27.4 C
Jakarta
Thursday, Jul 16, 2020
Image default
Sains

2 Oktober 1852 Pecapai Nobel Kimia 1904 Lahir William Ramsay Hari Ini dalam Sejarah

<div id='Informasiawal'><ul ><li style='border bottom : 1px solid #a2a9b1;'><h2> </h2></li></ul> </div> William Ramsay adalah seorang kimiawan Skotlandia yang memenangkan Nobel Kimia pada 1904. William Ramsay menemukan gas neon, argon, krypton, dan xenon serta menunjukkan bahwa gas gas tersebut (ditambah helium dan radon) membentuk keluarga elemen baru yang disebut gas gas mulia

Pada 1902, William Ramsay diangkat menjadi Knight Commander of theOrder of the Bath(KCB). Dia menjadi presiden Chemical Society pada 1907 1909 dan British Association for the Advancement of Science pada 1911.[ ] <div id='Kehidupandankarierawal'><ul ><li style='border bottom : 1px solid #a2a9b1;'><h2> </h2></li></ul> </div>

William Ramsay lahir pada 2 Oktober 1852 di Glasgow, Skotlandia. Ayahnya bernama William C. Ramsay, seorang teknisi sipil dan ibunya bernama Catherine Robertson, seorang pengasuh. William adalah anak tunggal dari kedua pasangan.

Orangtuanya termasuk berpendidikan baik dan berlatar berlakang keluarga menengah. Keluarga William juga mempunyai latar belakang ilmuwan, kakeknya mendiirkan Glasgows Chemical Society, pamannya adalah Sir Andrew Ramsay, seorang geologis, dan keluarga ibunya berprofesi menjadi dokter selama beberapa generasi. William mulai bersekolah pada umur lima tahun di Mr. Stark’s Preparatory School.

Dia suka bermain menggunakan lumpur, melayarkan kapal mainan, dan membaca cerita cerita Hans Christian Anderson dan R.M. Ballantyne. Selain itu, William juga menyukai anjing dan melatihnya. Pada umur sepuluh tahun, William masuk ke Glasgow Academy, mendapat kurikulum klasik dengan konsentrasi bahasa Latin.

Tiga tahun kemudian dia melanjutkan pendidikan di University of Glasgow, masih berumur 14 tahun. Dia mendapat kurikulum liberal arts dan ketika sedang luang, dia dan temannya, Henry Fyfye, membuat eksperimen kimia. Pada Mei 1869, William menyelesaikan junior course dan segera belajar kimia di laboratorium universitasnya.

Ketika masuk kuliah lagi pada October tahun yang sama, dia mengambil kuliah kimia dan fisika, diberikan oleh Lord Kelvin. William menyelesaikan pendidikan sainsnya pada 1871, pada umur 18 tahun, kemudian pergi ke Jerman untuk riset postgraduate di laboratoriumnya Wilhelm Fittig, seorang kimiawan terkenal di University of Tubbingen. Pada August 1872, William meraih PhD ketika masih berumur 19 tahun.

Tesisnya berjudul Investigations in the Toluic and Nitrotoluic Acids. William menikahi Margareth Buchanan yang juga berasal dari Glasgow pada 1881. Mereka mempunya seorang anak perempuan dan seorang anak laki laki, yakni Elizabeth dan William George.[ ]

<div id='Menjadikimiawan'><ul ><li style='border bottom : 1px solid #a2a9b1;'><h2> </h2></li></ul> </div> Setelah lulus dari Tubingen, dia kembali ke Glasgow untuk bekerja di Anderson College (1872 1874) kemudian University of Glasgow (1874 1880). Selama periode ini, penelitian dia berfokus pada alkaloids (senyawa kimia yang didapatkan dari tanaman).

Pada 1879, dia mengambil kimia fisik untuk mempelajari volume molekular dari elemen elemen ketika sampai pada titik didihnya. William mengajar kimia di University College Bristol pada 1880 1887) dan meneruskan risetnya dengan Sydney Young, kimiawan Inggris. Mereka menerbitkan lebih dari 30 tulisan mengenai karakteristik fisik cairan dan uap.

Pekerjaan ini akan mengantarnya menemukan gas gas mulia. Pada 1887, William menjadi profesor di bidang kimia umum di University of College sampai di pensiun pada 1913. Dia tetap meneruskan kerjanya mengenai karakteristik cairan dan uap, dan pada 1893, dia dan John Shields berhasil memverifikasi Hukum Roland Eotvos. [ ]

<div id='Menemukangas gasmuliadanmeraihNobel'><ul ><li style='border bottom : 1px solid #a2a9b1;'><h2> </h2></li></ul> </div> Pada 1892, Willam penasaran dengan hasil observasi Lord Rayleigh bahwa kepadatan nitrogen yang diekstrak dari udara selalu lebih besar dari nitrogen yang dikeluarkan dari beberapa senyawa kimia. William kemudian mencari gas yang tidak diketahui di udara dengan kepadatan lebih tinggi.

Dia menemukan dan menamakannya argon. Ketika menginvestigasi kemunculan argon di mineral yang mengandung uranium, dia menemukan helium. Penemuan keduanya ini membuatnya curiga akan keberadaan grup elemen baru di tabel periodik.

Dia dan temannya segera mengisolasi neon, krypton, dan xenon dari atmosfer bumi. Pada 1904, William mendapat Nobel Kimia karena “menemukan elemen gas inert di udara dan mendeterminasi tempatnya di sistem periodik”. [ ] <div id='Kematian'><ul ><li style='border bottom : 1px solid #a2a9b1;'><h2> </h2></li></ul> </div>

William pensiun dari jabatannya di UCL pada umur 60 tahun dan menghabiskan sisa hidupnya di Hazlemere, sekitar 50 km dari pusat Kota London. Dia juga membangun laboratorium di sana. William Ramsay meninggal pada 23 Juli 1916 di High Wycombe, Inggris karena kanker.

Dia dikuburkan di Holy Trinity Churchyard di Hazlemere.[ ]

Baca Lainnya

6 Ton Ini 5 Fakta Hiu Paus Beratnya Bisa Capai 20 Viral Video Hiu Paus Minta Tolong menuju Nelayan

Ristia Afifah

Tiga Peneliti Terpilih IRN Diajak Scientific Tour menuju Singapura

Ristia Afifah

Harus Pakai Kacamata Khusus Penjelasan BMKG Terkait Gerhana Matahari Cincin pada 26 Desember 2019

Ristia Afifah

BPPT Modifikasi Cuaca Intensitas Curah Hujan 2020 Tertinggi Sepanjang 2 Dekade Ini

Ristia Afifah

Operasi Hujan Buatan Dirancang buat Pindahkan Potensi Hujan di Jabodetabek

Ristia Afifah

Ilmuwan China Klaim Temukan Antibodi yang Efektif buat Bentengi Badan dari Covid-19

Ristia Afifah

Berikut Perbedaan Ular Kobra & King Cobra Sama-sama Punya Bisa Mematikan

Ristia Afifah

Waspada Cuaca Ekstrem & Gelombang Tinggi Prakiraan Cuaca BMKG 5 – 12 Januari 2019 di Indonesia

Ristia Afifah

Ini Penjelasan Ilmiahnya Renggut Nyawa Warga Klaten Seganas Apa Tawon Ndas

Ristia Afifah

Peneliti Ini Justru Sebut Trenggiling yang Paling Berpotensi jadi Perantara Virus Corona

Ristia Afifah

Ini Tahapan & Gejala Infeksinya Penyakit Menular Seksual Sifilis

Ristia Afifah

Inilah Penjelasan Ilmiah Melahirkan Dalam Kubur Dapatkah Janin Keluar pada Jenazah Perempuan Hamil

Ristia Afifah

Leave a Comment