31 C
Jakarta
Thursday, Apr 9, 2020
Image default
Otomotif

Adira Finance Prediksi Pertumbuhan Pembiayaan Tahun Ini Stagnan Industri Otomotif Lesu

PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (Adira Finance) memprediksi pertumbuhan pembiayaan tahun 2019 stagnan, sekitar Rp 38 triliun atau sama seperti tahun sebelumnya. Tahun 2018, Adira Finance membukukan penyaluran pembiayaan sebesar Rp 38,2 triliun. Direktur Keuangan Adira Finance I Dewa Made Susila menyebut hal tersebut dipicu lesunya industri otomotif, yang pada semester 1 2019 penjualan turun 12 persen.

"Waktu kita plan, akhir 2018 kemarin, kita berpikir industrinya tumbuh 5 persen. Makanya waktu itu kita berpikir bisa 5 10 persen. Tetapi dalam perkembangannya kan industri otomotif turun. Jadi kita mungkin stagnan tahun ini. Mungkin sekitar Rp 38 triliun atau Rp 39 triliun," tutur Made di jumpa pers HUT Adira Finance ke 29 di Jakarta, Jumat (15/11/2019). Menurutnya, angka tersebut sudah cukup bagus jika dibandingkan dengan industri otomotif yang tengah lesu. "Itu sudah bagus, karena industrinya turun. Jadi kelihatannya kita tidak bisa mencapai target awal," kata dia.

Mengenai target pembiayaan tahun 2020, Adira Finance masih belum memutuskan katena masih menunggu pembahasan internal lebih lanjut. Namun Made memprediksi industri otomotif tahun depan belum bisa pulih total. "Ini kita lagi proses budget dan belum finalisasi target 2020. Tetapi informasi terakhir kelihatannya industrinya juga belum bisa pulih. Pertumbuhan penjualan industri otomotif bisa flat atau tumbuh sedikit sekali. Kemungkinan kita target di low single digit," ungkap Made.

Guna menjaga pertumbuhan pembiayaan tahun depan, Adira Finance akan mengembangkan tiga strategi. Strategi pertama, memperbaiki servis dengan berharap jika servis bagus ke diler dan konsumen, mereka akan memilih Adira.Kedua, bekerjasama dengan lebih banyak merek dan diler atau ekspansi, dengan harapan mendapat bisnis lebih banyak. Ketiga, mengembangkan bisnis bisnis non otomotif, hal ini dilihat dari kebutuhan konsumen yang mulai berkembang.

"Dari riset internal kita pertumbuhan di sektor kebutuhan di luar pembiayaan kendaraan sudah mulai berkembang. Sesuai dengan perkembangan konsumen kita, kita juga menyediakan banyak produk termasuk misalnya multiguna, durable seperti alat elektronik, umroh, asuransi," jelas Made.

Baca Lainnya

Catat Dulu Biaya Rentalnya di Sini Niat Liburan Naik Toyota Alphard

Ristia Afifah

IIMS Motobike Expo 2019 Berhasil Menorehkan Catatan Positif

Ristia Afifah

Suzuki Belum Bisa Pastikan Kerjasama dengan Toyota Soal Mobil Model Baru

Ristia Afifah

Pelat Nomor Kendaraan Listrik Sengaja Beda Warna Biar Dapat Benefit di Jalan

Ristia Afifah

Harga Terbaru Motor Honda Matic 2019 Bulan Juli, Dibandingkan Yamaha, Kymco, Vespa Piaggio, Benelli

Ristia Afifah

Ketahui Empat Pangkal Pemicu Radiator Mobil Alami Kebocoran

Ristia Afifah

5 Continents Drive Buka Dialog dengan Konsumen Toyota Punya Misi Ciptakan Mobil Terbaik

Ristia Afifah

Ini Ngeceknya Pasar Mobil Bekas akan Diramaikan Mobil yang Pernah Terendam Banjir

Ristia Afifah

Air Radiator Tak Hanya Dinginkan Mesin tapi Juga Berfungsi sebagai Pelumas Water Pump

Ristia Afifah

Suzuki All New Ertiga Didiskon Rp 28 Juta, Wagon R Sampai Rp 15 Juta

Ristia Afifah

Gosipnya Lebih Murah dari Honda HR-V Bulan Depan KIA Seltos Dipasarkan di Indonesia

Ristia Afifah

Ford Everest Club Indonesia Gelar Touring Keluarga ke Batu Tapak, Sukabumi

Ristia Afifah

Leave a Comment