31.2 C
Jakarta
Friday, Aug 14, 2020
Image default
Otomotif

Adira Finance Prediksi Pertumbuhan Pembiayaan Tahun Ini Stagnan Industri Otomotif Lesu

PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (Adira Finance) memprediksi pertumbuhan pembiayaan tahun 2019 stagnan, sekitar Rp 38 triliun atau sama seperti tahun sebelumnya. Tahun 2018, Adira Finance membukukan penyaluran pembiayaan sebesar Rp 38,2 triliun. Direktur Keuangan Adira Finance I Dewa Made Susila menyebut hal tersebut dipicu lesunya industri otomotif, yang pada semester 1 2019 penjualan turun 12 persen.

"Waktu kita plan, akhir 2018 kemarin, kita berpikir industrinya tumbuh 5 persen. Makanya waktu itu kita berpikir bisa 5 10 persen. Tetapi dalam perkembangannya kan industri otomotif turun. Jadi kita mungkin stagnan tahun ini. Mungkin sekitar Rp 38 triliun atau Rp 39 triliun," tutur Made di jumpa pers HUT Adira Finance ke 29 di Jakarta, Jumat (15/11/2019). Menurutnya, angka tersebut sudah cukup bagus jika dibandingkan dengan industri otomotif yang tengah lesu. "Itu sudah bagus, karena industrinya turun. Jadi kelihatannya kita tidak bisa mencapai target awal," kata dia.

Mengenai target pembiayaan tahun 2020, Adira Finance masih belum memutuskan katena masih menunggu pembahasan internal lebih lanjut. Namun Made memprediksi industri otomotif tahun depan belum bisa pulih total. "Ini kita lagi proses budget dan belum finalisasi target 2020. Tetapi informasi terakhir kelihatannya industrinya juga belum bisa pulih. Pertumbuhan penjualan industri otomotif bisa flat atau tumbuh sedikit sekali. Kemungkinan kita target di low single digit," ungkap Made.

Guna menjaga pertumbuhan pembiayaan tahun depan, Adira Finance akan mengembangkan tiga strategi. Strategi pertama, memperbaiki servis dengan berharap jika servis bagus ke diler dan konsumen, mereka akan memilih Adira.Kedua, bekerjasama dengan lebih banyak merek dan diler atau ekspansi, dengan harapan mendapat bisnis lebih banyak. Ketiga, mengembangkan bisnis bisnis non otomotif, hal ini dilihat dari kebutuhan konsumen yang mulai berkembang.

"Dari riset internal kita pertumbuhan di sektor kebutuhan di luar pembiayaan kendaraan sudah mulai berkembang. Sesuai dengan perkembangan konsumen kita, kita juga menyediakan banyak produk termasuk misalnya multiguna, durable seperti alat elektronik, umroh, asuransi," jelas Made.

Baca Lainnya

iCar Asia capai Titik Impas EBITDA Sebulan Lebih Cepat Tuntaskan Akuisisi Carmudi

Ristia Afifah

Gigi Ompong Tak Halangi Gadis Cantik Berhijab Ini Tekuni Hobi Balap Liar Pakai Motor RX King

Ristia Afifah

Komunitas Kijang Retro Salurkan Bantuan menuju Korban Banjir & Longsor di Jakarta & Bogor

Ristia Afifah

The New Range Rover Evoque Meluncur, Indonesia Hanya Dapat Jatah 15 Unit

Ristia Afifah

Small Crossover Hyundai Venue Flux Mendebut dengan Gril Depan Gagah Pesaing Renault Climber Nih

Ristia Afifah

Lamborghini Hentikan Produksi di Italia Akibat Virus Corona

Ristia Afifah

Pilih Mana buat Dicustom Kawasaki W175 VS Yamaha XSR155

Ristia Afifah

Perebutan Runner Up Bakal Panaskan Putaran Terakhir Daytona Indoclub Championship 2019

Ristia Afifah

Bikin Mobilnya Makin Kinclong HD Car Care Bekasi Rangkul Member Jakarta Golf Club

Ristia Afifah

Ini Hitung-hitungannya Biaya Perawatan Suzuki XL7 5 Tahun Pertama Ternyata Rp 3.800 Per Hari

Ristia Afifah

Harley Owners Group Anak Elang Jakarta Chapter Berbagi ke Sesama Lewat We Care We Share

Ristia Afifah

Cek Harga Toyota Fortuner 2012 dari Tipe G Hingga TRD Sportivo

Ristia Afifah

Leave a Comment