27.9 C
Jakarta
Wednesday, Jun 3, 2020
Image default
Bisnis

Alasannya Belum Ada Kajian Dampak Ekonomi Pelarangan Bus AKAP di Jabodetabek Ditunda

Senin kemarinPemerintah Provinsi DKI Jakarta resmi melarang beroperasi bus antar kota antar provinsi (AKAP), bus antar jemput antar provinsi (AJAP), dan bus pariwisata dari Jabodetabek. Kepala Dishub DKI Syafrin Liputo saat dikonfirmasi siang tadi mengatakan penghentian operasional berlaku Senin, 30 Maret 2020 mulai pukul 18.00 WIB. Pelarangan ini bertujuan untuk mencegah meluasnya penyebaran virus corona dari Jabodetabek ke daerah, dan sebaliknya.

Namun, beberapa saat kemudian, aturan ini dibatalkan oleh Pemerintah Pusat melalui Kementerian Perhubungan RI. Pelarangan operasional bus bus tersebut kemudian diputuskan ditunda. Staf Khusus Kemenhub Bidang Komunikasi, Adita Irawati beralasan, penundaan ini karena belum adanya kajian mengenai dampak ekonomi yang ditimbulkan.

"Seperti arahan Presiden Joko Widodo pada rapat terbatas pagi tadi, pelarangan mengenai operasional bus ini harus dikaji lebih dulu," kata Adita saat dikonfirmasi, Senin (30/3/2020) Dia mengatakan, pemerintah akan melakukan kajian terlebih dahulu mengenai dampak ekonomi yang terjadi akibat rencana tersebut. "Kajian ini juga nantinya akan melibatkan, berbagai elemen termasuk Kementerian Keunganan dalam prosesnya," kata dia.

"Pengkajian ini juga sesuai dengan arahan dari Menteri Kordinitor Maritim dan Investasi, yang juga selaku Ad Interim Menteri Perhubungan," ujarnya. Sebelumnya, Dinas Perhubungan DKI Jakarta berencana menyetop layanan bus AKAP, AJAP dan pariwisata. Kepala Dishub DKI Syafrin Liputo saat dikonfirmasi, Senin (30/3/2020) mengatakan, kebijakan penghentian operasional ini disebut tindak lanjut Keputusan Kepala BNPB Nomor 13.A Tahun 2020 tentang Perpanjangan Status Keadaan Tertentu Darurat Bencana Wabah Penyakit Virus Corona.

Serta, dalam rangka upaya pencegahan semakin meluasnya wabah COVID 19 ke daerah lain. Surat Keputusan Dishub DKI soal penyetopan operasional bus AKAP, AJAP dan pariwisata meliputi: 1. Menghentikan operasional layanan semua bus AKAP dan AJAP yang punya trayek asal tujuannya Provinsi DKI Jakarta. Serta menghentikan operasional bus pariwisata yang berdomisili di Jakarta.

2. Peghentian operasional layanan bus sebagaimana butir 1, di dalam terminal maupun lokasi lainnya di wilayah kota Jakarta. 3. Pelaksanaan butir 1 dan butir 2 dimulai sejak tanggal 30 Maret 2020, pukul 18.00 WIB. 4. Pelanggaran atas ketentuan tersebut akan dikenakan sanksi sesuai ketentuan yang berlaku.

Baca Lainnya

Multifinance Tunggu Komando Perbankan Suku Bunga Acuan Turun

Ristia Afifah

88 Triliun Bank DKI Terbitkan Surat Utang Jangka Pendek Senilai Rp 1 Perkuat Pendanaan

Ristia Afifah

Apersi Banten Tetap Apresiasi Penambahan Kuota FLPP Meski Kecewa

Ristia Afifah

Harga Emas Antam Naik Rp 2.000 Jadi Rp 743.000 Per Gram

Ristia Afifah

30 Pengemudi Blue Bird Dinobatkan Sebagai Pahlawan Kemanusiaan

Ristia Afifah

Lion Air Tujuan Banjarmasin wajib Mendarat Darurat di Semarang

Ristia Afifah

Ketahuilah Pengelolaan dan Perhitungan Suku Bunga Deposito Bank Agar Jadi Nasabah yang Cermat

Ristia Afifah

Singapore Airlines-Silk Air Tidak Terbangi Beberapa Kota di Indonesia Virus Corona Meluas

Ristia Afifah

Tunjang Kenyamanan Mudik Nasabah dengan Sompo Mudik Program

Ristia Afifah

TKI di Taiwan Diminta Pulang ke Indonesia, Bangun Usaha Waralaba

Ristia Afifah

Ombudsman: Blokir Ponsel Ilegal Hanya Selesaikan Masalah di Sektor Hilir, Tidak di Sektor Hulu

Ristia Afifah

Tak Lagi Gunakan Boeing 747 400, Lion Air Siap Datangkan Airbus 330 900NEO

Ristia Afifah

Leave a Comment