25.8 C
Jakarta
Saturday, Jan 18, 2020
Image default
Metropolitan

Anies Baswedan Enggan Komentari Masukan Jokowi soal Banjir di Jakarta POPULER

Banjir yang melanda sejumlah tempat di Jakarta pada Selasa (17/12/2019) lalu menjadi sorotan banyak pihak. Presiden Joko Widodo pun turut mengomentari banjir dan genangan yang muncul di 19 ruas jalan dan merendam delapan pemukiman warga di ibu kota. Jokowi memberi saran kepada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk terus melakukan pencegahan banjir dengan pembersihan saluran air, pengerukan waduk, dan pelebaran Sungai Ciliwung.

Menanggapi hal tersebut, GubernurAniesBaswedanenggan berkomentar. Ia bungkam saat awak media yang menemuinya di Gudang milik PT Food Station Tjipinang Jaya, Pulo Gadung, Jakarta Timur meminta tanggapannya atas saranPresidenJokowiitu. "Cukup ya," ucap Anies sambil membuka pintu mobilnya lalu masuk dan meninggalkan awak media, Jumat (20/12/2019).

Sebelumnya, anggota Fraksi Gerindra DPRD DKI Jakarta pun turut berkomentar soal usulan mantan Wali Kota Solo itu. Menurutnya, salah satu saran Jokowi untuk Anies, yaitu pembersihan saluran air dan pengerukan waduk telah dilakukan oleh Pemprov DKI sejak jauh jauh hari. "Saran saran itu sudah dilakukan oleh Pemprov DKI sejak bulan Juni, belum disuruh kita juga sudah mengerjakan," ucapnya, Kamis (19/12/2019).

Sementara itu, terkait dengan pelebaran Sungai Ciliwung atau normalisasi dalam istilah GubernurAniesBaswedan, Syarif menyebut, hal itu memang menjadi catatan khusus bagi Pemprov DKI. Pasalnya, normalisasi Sungai Ciliwung belum juga rampung lantaran masih terkendala pembebasan lahan di bantaran kali. "Pembebasan tanah warga yang digunakan untuk pelebaran DAS (Daerah Aliran Sungai) Ciliwung kita memang agak macet, itu yang perlu jadi atensi," ujarnya.

"Karena sudah ada loh bagian tanah warga yang digunakan pelebaran sungai tapi belum dibayar," tambahnya menjelaskan. Untuk mengatasi masalah itu, Syarif mengaku telah berkoordinasi dengan Dinas Sumber Daya Air (SDA). "Kita sudah rapat di Banggar (Badan Anggaran) supaya SDA melakukan validasi lagi soal data data pemilik (tanah) dan segera membayarnya," kata Syarif.

Baca Lainnya

Masih Berstatus Saksi, Kivlan Zen : Saya akan Terima Keputusan Penyidik Apa Adanya

Ristia Afifah

Jalan Budi Kemuliaan Padat Peserta Aksi Reuni 212 Membubarkan Diri

Ristia Afifah

GrabWheels Disarankan Beroperasi di Tempat Wisata Bukan Alat Transportasi

Ristia Afifah

Dihukum Hormat Bendera, Oknum Polisi Marahi Pedagang Nasi Bebek

Ristia Afifah

Pembunuhan Mayat dalam Karung di Bekasi Diduga Dipicu Cinta Segitiga dan Perebutan Anak

Ristia Afifah

Bocah Enam Tahun di Bekasi Tewas Lemas Terkunci Saat Sembunyi Dalam Mobil Tetangga

Ristia Afifah

Wali Kota Jakarta Barat Angkat Bicara terkait Video Viral Pegawai Honorer Masuk Got

Ristia Afifah

Awal Kecelakaan Maut Tangerang: Sopir Truk Hindari Razia Polisi hingga As Roda Patah

Ristia Afifah

Imbas Pembangunan Tol Becakayu, Tradisi Salat Id Warga 2 RW Cipinang Besar Utara akan Jadi Kenangan

Ristia Afifah

Ketua DPRD DKI Tolak Kebijakan Pemprov yang Menebangi Pohon Tua

Ristia Afifah

Tomy Winata Minta Maaf terkait Insiden Pengacaranya Serang Hakim PN Jakarta Pusat

Ristia Afifah

Kemendagri Sebut Alasannya Gubernur Anies Baswedan Terancam Tak Digaji Enam Bulan

Ristia Afifah

Leave a Comment