32.3 C
Jakarta
Wednesday, Dec 11, 2019
Image default
Metropolitan

Awal Kecelakaan Maut Tangerang: Sopir Truk Hindari Razia Polisi hingga As Roda Patah

Sebuah kecelakaan maut terjadi antara truk pengangkut tanah dengan mobil Daihatsu Sigra di Karawaci, Tangerang, Kamis (1/8/2019). Kecelakaan tersebut menyebabkan empat penumpang mobil Sigra tewas, dan satu penumpang balita berusia 11 bulan selamat. Kecelakaan terjadi pada pukul 05.30 WIB.

Dikutip dari Kompas.com, Kasat Lantas Kota Tangerang AKBP Juang Andi Priyanto menerangkan bahwa kecelakaan berawal saat truk bermuatan tanah tersebut melaju dari arah Pinangsia menuju kota Tangerang. Supir truk dengan inisial SEJ tersebut awalnya menghindari razia dari aparat kepolisian. SEJ menghindari razia dari kepolisian karena melaju di ruas jalan protokol pada waktu larangan kendaraan melintas.

Menurut aturan yang berlaku, truk berukuran besar dilarang milintas di jalan protokol Kota Tangerang pada pukul 05.00 21.00 WIB. Supir truk menghentikan truknya untuk menghindari razia polisi karena mengetahui ada petugas yang bersiaga. "Jam 05.00 WIB 21.00 WIB, (truk berukuran besar) enggak boleh lewat. Nah dia berhenti (untuk menghindari razia) saat mengetahui ada petugas (bersiaga)," kata Juang saat dikonfirmasi Kompas.com.

Setelah merasa situasi aman, SEJ pun kembali melanjutkan perjalanan, namun as roda truk patah dan menyebabkan truk oleng hingga tak dapat dikendalikan. Karena oleng dan tak dapat dikendalikan, truk akhirnya terguling ke arah kanan. Nahas, dari arah kanan sedang melaju mobil Daihatsu Sigra dari arah berlawanan.

Truk bermuatan tanah tersebut pun terguling dan menimpa mobil Daihatsu Sigra hingga remuk. Daihatsu Sigra tersebut pun terkubur beberapa inci ke dalam tanah karena tertimpa truk. Juang pun menduga bahwa truk bermuatan tanah tersebut dalam kondisi tak layak jalan.

"Itu kendaraannya (truk tanah) sebenarnya enggak layak jalan kayaknya, terus dipaksa jalan. Akibatnya as roda truk patah dan menabrak mobil," kata Juang. Atas kejadian nahas tersebut, empat penumpang dari mobil Daihatsu Sigra meninggal dunia dan seorang balita berusia 11 bulan selamat. Dikutip dari Kompas.com, korban tewas adalah Fatmawati (40), Wandi (22) dan Nanda Saputra (24) yang merupakan dua adik Fatmawati, dan pengemudi Daihatsu Sigra yang merupakan mitra Grab, Edy.

Aisyah, anak Fatmawati yang berusia 11 tahun selamat dari kejadian nahas tersebut. Tak hanya itu, para warga juga ingin mengabadikan momen di lokasi kejadian. Hal ini membuat proses evakuasi yang dilakukan oleh tim gabungan BPBP Kota Tangerang, polisim dan Dishub Kota Tangerang mengalami kesulitan.

Warga sekitar bahkan nekat memanjat alat berat pengangkut truk. "Banyak warga yang berkerumum cuma buat foto foto bikin petugas kesulitan evakuasi. Padahal bisa cepat tapi warga bikin bahaya juga," kata Rendy petugas Satpol PP Kota Tangerang, Kamis (1/8/2019). Mobil ambulans yang digunakan untuk mengevakuasi korban juga kesulitan mengurai kerumunan warga.

Butuh waktu setidaknya 15 menit dalam jarak lima meter lantaran jalan dipenuhi oleh warga. Salah seorang saksi mata bernama Ade mengatakan bahwa balita yang merupakan anak dari Fatmawati selamat di dekapan ibunya. Fatmawati saat itu duduk di belakan kursi supir dan melindungi anaknya dengan cara mendekap tubuh balita tersebut.

Ade juga menuturkan bahwa Fatmawati masih bernapas ketika dihampiri warga. Mengetahui kejadian tersebut, warga lantas berbegas menyelamatkan sang balita. Warga menyelamatkan korban kecelakaan dengan menggunakan pacul dan alat seadanya.

"Waktu sekitar jam 6 pagi, itu ibunya masih bergerak, masih hidup. Soalnya dia (Fatmawati) nyerahin anaknya ke warga lewat jendela mobil sebelah kiri," ujar Ade. Seorang saksi bernama Ferry (49) yang tengah berada di lokasi kejadian. Ferry menuturkan bahwa saat itu truk oleng dan langsung menimpa mobil Daihatsu Sigra.

Melihat peristiwa tersebut, Ferry lalu bergegas ke Polsek Palem Semi untuk melaporkan kejadian. "Saya pas kejadian itu langsung ke Polsek Palem Semi, lapor. Di sini sudah rame orang orang," tutur Ferry saat ditemui di sekitar lokasi kejadian oleh Kompas.com. Untuk menghindari amukan warga, sopir truk sempat melarikan diri saat proses evakuasi berlangsung.

Hal tersebut diungkapkan oleh Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Muhammad Nasir, pada Kamis (1/8/2019) kemarin. Video detik detik penyelamatannya banyak tersebar di media sosial. Sang ibu dikabarkan tewas di tempat kejadian.

Seorang balita bernama Aisyah selamat dari kecelakaan maut yang menimpa ia dan ibunya bersama tiga orang lain. Aisyah berhasil diselamatkan oleh warga di sekitar lokasi kejadian. Dalam video yang beredar, warga tampak mencoba untuk menyelamatkan balita yang terjebak dalam mobil warna putih tersebut.

Setelah berhasil diselamatkan, bayi tersebut, terus menangis. Warga kemudian berusaha menggendong dan menenangkannya. Seorang ibu ibu juga tampak menggendong dan memberinya selimut serta susu.

Baca Lainnya

Masih Berstatus Saksi, Kivlan Zen : Saya akan Terima Keputusan Penyidik Apa Adanya

Ristia Afifah

Polisi Berencana Tertibkan Lapak Tukang Pembuat Pelat Nomor Pinggir Jalan

Ristia Afifah

Polisi Tetapkan Pengendara yang Tabrak Anggota PPSU Sellha Purba Sebagai Tersangka

Ristia Afifah

Ditjen PAS Akan Beri Perlakuan Khusus kepada Napi yang Positif Hepatitis C

Ristia Afifah

Di DKI Jakarta, Jokowi Ma’ruf Unggul Di 4 Wilayah Ini

Ristia Afifah

Menurut Polisi, Ucapan ‘Ikan Asin’ Galih Ginanjar untuk Permalukan Fairuz

Ristia Afifah

Senggol Bus Primajasa di Ciputat, Pemotor Terjatuh dan Penumpangnya Tewas Terlindas

Ristia Afifah

Gagal Lolos Ujian SIM, Biaya yang Disetor Bisa Ditarik Lagi? Ini Kata Polisi

Ristia Afifah

Diperkosa dan Kerap Dicekoki Narkoba, Remaja 17 Tahun Loncat dari JPO di Terminal Depok

Ristia Afifah

Festival Perikanan Nusantara Meriahkan Rangkaian Hari Ikan Nasional

Ristia Afifah

Tingkatkan Kualitas Berpolitik Melalui Orlentama Angkatan II Kosgoro 1957 Provinsi DKI Jakarta

Ristia Afifah

Dua Kelurahan di Cipayung Alami Kelangkaan Air Bersih

Ristia Afifah

Leave a Comment