25.8 C
Jakarta
Saturday, Jan 18, 2020
Image default
Nasional

Bagi-bagi sama Wapres Tak Penuhi Undangan Hari Antikorupsi Sedunia KPK Jokowi Pilih Datangi SMK 57

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan alasanya tidak dapat memenuhi undangan peringatan Hari Antikorupsi Sedunia, yang digelar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Jokowi menyebut untuk tahun ini ia ingin memberikan kesempatan kepada Wakil Presiden, Ma'ruf Amin. "Hanya ini kan Pak Ma'ruf belum pernah kesana," ujar Jokowi yang dilansir dari kanal YouTube Sekretariat Presiden , Senin (9/12/2019).

"Ya bagi bagi," imbuh Jokowi. Jokowi mengaku dalam lima tahun terakhir, dirinya selalu datang ke acara yang diselenggarakan oleh lembaga antirausah. "Setiap tahun saya hadir, tahun ini Pak Ma'ruf, saya ketempat lain," ungkapnya.

Diketahui, dalam memperingati Hari Antikorupsi Sedunia, Jokowi memilih mengikuti kegiatan dari Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 57, Pasar Minggu, Jakarta. Jokowi memberikan alasan terkait dipilihnya sekolah sebagai tempat untuk memperingati Hari Antikorupsi Sedunia yang jatuh pada Senin, (9/12/2019). Hal ini sesuai dengan target Jokowi yakni para anak muda, Jokowi ingin adanya sebuah kesadaran terkait antikorupsi sejak dini.

Diharapkan, para generasi penerus bangsa ini dapat memiliki kesadaran antikorupsi. "Ini lah yang harus menjadi target," ujar Jokowi. "Bagaimanapun, demograsi kedepan, anak anak inilah yang akan mengisi negara ini. Dititik titik jabatan apapun," imbuhnya.

"Oleh sebab itu, kesadaran terkait anti korupsi harus diberikan sejak dini," tambahnya. Jokowi menilai kesadaran anti korupsi penting dilakukan secara besar besaran dan masif. Sehingga sekolah dinilai cocok dalam menjangkau tujuan tersebut.

"Kenapa disekolah? saya kira di Mendikbud, memiliki 300 ribuan sekolah 3,5 juta guru dengan 50 juta murid atau pelajar," ujar Jokowi. "Sehingga semuanya sadar bahwa korupsi merupakan tindakan yang tidak benar," imbuhnya. "Jadi penekanan itu yang ingin kami berikan," tambahnya.

Diketahui, dalam acara tersebut Jokowi turut didampingi oleh sejumlah Menteri Indonesia Maju. Seperti Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama, Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly. Dikutip dari , para menteri ikut serta dalam pentas di SMK Negeri 57.

'Prestasi Tanpa Korupsi' menjadi tema pementasan itu. Adapun pemeran dalam drama tersebut, yakni Nadiem Makarim, Erick Thohir, dan Wishnutama. Tampak juga komedian tanah air yakni Sogi Indra Dhuaja dan Bedu.

Pentas tersebut bercerita terkait hal hal kecil dari tindakan korupsi dan nepotisme. (*)

Baca Lainnya

5 Pembunuhan Tersadis di Indonesia Lewat Algojo Bayaran, Korban dari Direktur Hingga Istri Pejabat

Ristia Afifah

Jabat Komisaris penting hingga Menanti Kelahiran Anak 2019 Jadi Tahun Keberuntungan Ahok

Ristia Afifah

Kemenhub Undang Swasta Kembangkan Pelabuhan Tanah Ampo

Ristia Afifah

Sebaiknya Sosok yang Dekat Ulama Kapolri Idham Azis akan Tunjuk Kabareskrim PP Muhammadiyah

Ristia Afifah

Mardani Ali Sera Komentari Sosok yang Masuk Kakbah Demi Elektabilitas, Cak Lontong: Kebacut

Ristia Afifah

Sampai 16 Oktober Pendidikan Minimal Diploma Pendaftaran Lowongan Kerja Non PNS RSUP Persahabatan

Ristia Afifah

Ditjen Hubud Gagalkan Pengiriman Paket Kargo Narkoba di Bandara Juwata Tarakan

Ristia Afifah

Jokowi & Ahok Teman Sejati Tanggapi Pengangkatan Ahok Jadi Bos BUMN Fadli Zon

Ristia Afifah

Prakiraan Cuaca BMKG 33 Kota Besok Sabtu 30 Maret 2019, Waspada Hujan Petir di Sejumlah Wilayah

Ristia Afifah

Pemohon Beberkan Formulir C1 Berbeda dengan Milik Penyelenggara Pemilu

Ristia Afifah

Diduga Selama 2 Jam Setnov ‘Mengadali’ Petugas Pengawal di Rumah Sakit

Ristia Afifah

Darurat Narkoba Jangan Hanya Retorika

Ristia Afifah

Leave a Comment