29 C
Jakarta
Tuesday, Jul 14, 2020
Image default
Nasional

Bagi-bagi sama Wapres Tak Penuhi Undangan Hari Antikorupsi Sedunia KPK Jokowi Pilih Datangi SMK 57

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan alasanya tidak dapat memenuhi undangan peringatan Hari Antikorupsi Sedunia, yang digelar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Jokowi menyebut untuk tahun ini ia ingin memberikan kesempatan kepada Wakil Presiden, Ma'ruf Amin. "Hanya ini kan Pak Ma'ruf belum pernah kesana," ujar Jokowi yang dilansir dari kanal YouTube Sekretariat Presiden , Senin (9/12/2019).

"Ya bagi bagi," imbuh Jokowi. Jokowi mengaku dalam lima tahun terakhir, dirinya selalu datang ke acara yang diselenggarakan oleh lembaga antirausah. "Setiap tahun saya hadir, tahun ini Pak Ma'ruf, saya ketempat lain," ungkapnya.

Diketahui, dalam memperingati Hari Antikorupsi Sedunia, Jokowi memilih mengikuti kegiatan dari Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 57, Pasar Minggu, Jakarta. Jokowi memberikan alasan terkait dipilihnya sekolah sebagai tempat untuk memperingati Hari Antikorupsi Sedunia yang jatuh pada Senin, (9/12/2019). Hal ini sesuai dengan target Jokowi yakni para anak muda, Jokowi ingin adanya sebuah kesadaran terkait antikorupsi sejak dini.

Diharapkan, para generasi penerus bangsa ini dapat memiliki kesadaran antikorupsi. "Ini lah yang harus menjadi target," ujar Jokowi. "Bagaimanapun, demograsi kedepan, anak anak inilah yang akan mengisi negara ini. Dititik titik jabatan apapun," imbuhnya.

"Oleh sebab itu, kesadaran terkait anti korupsi harus diberikan sejak dini," tambahnya. Jokowi menilai kesadaran anti korupsi penting dilakukan secara besar besaran dan masif. Sehingga sekolah dinilai cocok dalam menjangkau tujuan tersebut.

"Kenapa disekolah? saya kira di Mendikbud, memiliki 300 ribuan sekolah 3,5 juta guru dengan 50 juta murid atau pelajar," ujar Jokowi. "Sehingga semuanya sadar bahwa korupsi merupakan tindakan yang tidak benar," imbuhnya. "Jadi penekanan itu yang ingin kami berikan," tambahnya.

Diketahui, dalam acara tersebut Jokowi turut didampingi oleh sejumlah Menteri Indonesia Maju. Seperti Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama, Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly. Dikutip dari , para menteri ikut serta dalam pentas di SMK Negeri 57.

'Prestasi Tanpa Korupsi' menjadi tema pementasan itu. Adapun pemeran dalam drama tersebut, yakni Nadiem Makarim, Erick Thohir, dan Wishnutama. Tampak juga komedian tanah air yakni Sogi Indra Dhuaja dan Bedu.

Pentas tersebut bercerita terkait hal hal kecil dari tindakan korupsi dan nepotisme. (*)

Baca Lainnya

Wakil Ketua Komisi X DPR RI Berharap Masyarakat Tingkatkan Literasi Digital

Ristia Afifah

Waspadai 8 Ciri Predator Seksual Kasus Reynhard Sinaga Jadi Sorotan

Ristia Afifah

Umat di Area Rawan Corona Boleh Tinggalkan Salat Jumat & Mengganti Dengan Salat Dzuhur Fatwa MUI

Ristia Afifah

Peringatan Dini Besok Selasa 17 Maret 2020 Waspada Cuaca Ekstrem di Sejumlah Wilayah BMKG

Ristia Afifah

PDIP Bantul & Kota Yogyakarta Gelar Aksi Konsolidasi Protes Pembakaran Bendera Partai

Ristia Afifah

#Gubernurbodoh Jadi Trending Viral Video & Foto Antrean Panjang Penumpang TransJakarta & MRT

Ristia Afifah

Anggota DPD yang Tampil Sederhana Saat Pelantikan Bukan Orang Sembarangan Siapa Angelo Wake Kako

Ristia Afifah

Paling Banyak Gorila & Sabu Transaksi Narkoba via Online Meningkat Selama Pandemi Covid-19

Ristia Afifah

3 Alasan Prabowo Subianto Dipertahankan Sebagai Ketua Umum Gerindra Menurut Pengamat

Ristia Afifah

Itu Hanya Ramai di Media Sosial Mahfud MD Tentang Dugaan Diskriminasi Perayaan Natal

Ristia Afifah

Suami Dewi Sandra Merupakan Bos Besar di Pusat Perbelanjaan Jakarta Profil Agus Rahman

Ristia Afifah

Batasi Satu Kereta 60 Penumpang MRT Jakarta Kembali Beroperasi Normal

Ristia Afifah

Leave a Comment