32 C
Jakarta
Saturday, Jul 11, 2020
Image default
Bisnis

BCA Donasikan Alat Operasi Katarak & Donor Darah Demi Tingkatkan Layanan Kesehatan

PT Bank Central Asia (BCA) Tbk baru saja menyalurkan donasi dalam bentuk alat operasi katarak dan sarana pengambilan donor darah melalui CSR Bakti BCA. Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja bersama Executive Vice President Corporate Social Responsibility (CSR) BCA Inge Setiawati pun menyerahkan secara simbolis alat alat itu. Donasi 1 buah mikroskop dan instrumen katarak diserahkan kepada Ketua SPBK Perdami Pengurus Pusat Umar Mardianto.

Sementara donasi 1 buah mikroskop diterima oleh Ketua Perdami Cabang DKI Jakarta Elvioza Lalu dukungan pembelian donasi 1 mesin phacoemulsifikasi diberikan kepada perwakilan Perdami Cabang Riau Isfiyanto. Kemudian donasi berupa 6 set Blood Scale & Mixer diterima oleh Wakil Kepala UTD PMI DKI Jakarta Niken Ritchie.

Jahja menjelaskan bahwa keseluruhan donasi diperuntukkan untuk mendorong peningkatan terhadap pelayanan kesehatan bagi masyarakat. "Donasi tersebut ditujukan untuk mendukung peningkatan kualitas layanan kesehatan di Indonesia," ujar Jahja, dalam acara yang digelar di Menara BCA, Jakarta Pusat, Selasa (3/11/2019). Ia menyadari, kebutuhan terkait pengobatan katarak dan donor darah memang sangat tinggi namun tidak sebanding dengan ketersediaan alat yang ada.

"Ini yang menyadarkan kami bahwa katarak dan kebutuhan darah di Indonesia masih menjadi salah satu masalah penting di bidang kesehatan yang dihadapi oleh masyarakat," jelas Jahja. Menurutnya, inisiatif perlu dilakukan oleh berbagai pihak, termasuk sektor swasta dalam mendorong ketersediaan alat yang mumpuni. Sebagai salah satu bank yang berpengaruh dalam industri perbankan tanah air, pihaknya pun terus berkomitmen untuk memberikan perhatian khusus kepada masyarakat.

"BCA, sebagai salah satu institusi perbankan yang dekat dengan masyarakat, ingin memberikan perhatian lebih untuk peningkatan kualitas kesehatan masyarakat," kata Jahja. Jahja menegaskan, ada banyak wujud komitmen yang telah didonasikan BCA untuk kepentingan masyarakat, "Tak hanya melalui pelaksanaan operasi katarak gratis dan kegiatan donor darah saja,". Sehingga ia berharap melalui donasi yang diberikan BCA, pesan yang ingin dicapai itu bisa tersampaikan secara baik untuk terus konsisten bersinergi mengembangkan program program berdasar pada tiga pilar yangvdipegang teguh BCA.

Ketiga pilar itu meliputi Solusi Cerdas BCA di bidang pendidikan, lalu Solusi Sinergi BCA di bidang budaya, kesehatan, budaya, lingkungan, olahraga maupun empati, serta Solusi Bisnis Unggul di bidang pembinaan UMKM, komunitas dan desa wisata. "Oleh karena itu, dukungan ini menjadi bentuk wujud nyata kami untuk menjamin kesejahteraan masyarakat yang lebih baik," pungkas Jahja. Perlu diketahui, berdasar pada data yang dimiliki Organisasi Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO), terdapat sekitar 3,5 juta penduduk Indonesia yang mengalami kebutaan pada kedua belah mata, di mana 50 % atau sekitar 1,5 juta diantaranya mengalami kebutaan akibat katarak.

Sementara dari catatan Kementerian Kesehatan (Kemenkes), per 30 Agustus 2018, katarak masuk dalam kategori penyumbang terbesar kebutaan di Indonesia yang hampir mencapai 60 persen. Kemudian terkait kebutuhan darah, berdasarkan catatan WHO di situs Kemenkes pada Juli 2017 lalu, jumlah kebutuhan minimal darah di Indonesia sekitar 5,1 juta kantong darah per tahun atau sebesar 2 % dari jumlah penduduk Indonesia.

Baca Lainnya

Pengumuman Tata Cara Diskon Tiket Maskapai Biaya Rendah Ditunda

Ristia Afifah

Ini Rincian Besarannya Tarif Listrik Tidak Naik Sampai Maret

Ristia Afifah

Bukan Pemblokiran Rekening Perusahaan Asuransi Gagal Bayar karena Saham Gorengan Pengamat

Ristia Afifah

Pertamina Percepat Progres Persiapan Rumah Sakit Darurat & Rujukan Covid-19

Ristia Afifah

Ratusan Pemesanan Kamar Hotel Milik BUMN di Bali Batal Imbas Corona

Ristia Afifah

Bukan Waralaba Goro Tawarkan Kerjasama Minimarket Berkonsep Bagi Hasil

Ristia Afifah

Beli Rumah Bukanlah Impian UMK Baru di Tahun 2020

Ristia Afifah

Perusahaan Ekspedisi SiCepat Berlakukan Prosedur Ini Terapkan Protokol Cegah Corona

Ristia Afifah

BNI Konfirmasi Seorang Pegawainya Positif Corona

Ristia Afifah

Ditjen Bea Cukai Pastikan Tarif Cukai Rokok Naik Mulai 1 Januari Tahun Depan

Ristia Afifah

DVD Tayo Ayo Berpetualang Baru Dilaunching Terjual 500.000 Keping

Ristia Afifah

Karyawan Bekerja dari Rumah Grab Tutup Sementara Kantornya di Jakarta Cegah Penyebaran Virus Corona

Ristia Afifah

Leave a Comment