26.7 C
Jakarta
Wednesday, Feb 26, 2020
Image default
Kesehatan

Begini Hasilnya Pria Ini Konsumsi Cola Selama 30 Hari Buktikan Betapa Bahayanya Minuman Bersoda

Berita viral hari ini Pria ini buktikan betapa bahayanya konsumsi minuman bersoda secara berlebihan selama 30 hari, begini faktanya. Minuman bersoda atau yang biasa disebut cola. Minuman yang begitu terkenal karena begitu mudahnya ditemukan di berbagai belahan dunia manapun.

Seperti halnya air, cola memang sering menjadi rujukan untuk diminum untuk kembali segarkan badan karena gula dan rasanya yang dibilang enak. Namunbenar adanya bahwa meminum cola setiap hari maupun secara berturut turut akan berpengaruh pada keadaan tubuh Anda. Seperti yang dirasakan priaini yang coba rasakan perubahan tubuh jika meminum cola atau minuman bersoda lain secara reguler.

Pria bernama George Pior pada 2014 silam pernah membuat eksperimen aneh dengan mengonsumsi 10 kaleng cola dalam sehari. Kemudian kebiasaannya ini berlanjut sampai sebulan untuk merasakan efek yang diterimanya jika terlalu banyak minum minumansoda. Dilansir dari Daily Mirror dan Intisari,upaya yang dilakukan George ini adalah untuk menunjukkan efek kadar gula dalam minuman paling populer di dunia ini.

Hanya dalam waktu 30 hari, setidaknya George telah minum 300 kaleng cola. Akhirnya ia merasakan efek dariminuman bersodaitu. Menurut keterangannya, tubuhnya yang semula sehat dan berotot berubah menjadi gendut dan kendur.

Selain itu dia juga telah menambahberat badannya secara signifikan. Namun yang lebih dia khawatirkan adalah takut kecanduan dengan minuman tersebut. "Perubahan paling dramatis adalah berat badan saya yang naik 23 pon dalam 30 hari,"

"Juga tubuh yang mengembang akibat gula dari minuman soda," katanya. "Tekanan darah saya juga naik dari 129/77 di awal menjadi 145/96 di akhir," jelasnya. Padahal selama itu dia tetap mempertahankan pola makan daging dan buahnya supaya tetap seimbang.

Namun, dia merasa sulit untuk makan banyak karena cola membuatnya sangat kenyang saat makan siang dan makan malam. "Saya melakukan ini untuk membuat orang berpikir dan berbicara tentang berapa banyak gula yang akan mereka makan, dan seberapa tidak sehat itu," katanya. "Aku tidak suka melakukan hal itu lagi, aku tidak ingin menjadi seberat ini,".

"Minum 10 cola sebenarnya menjadi tugas yang tidak menyenangkan,". "Saya pikir banyak orang yang menderita masalah kesehatan seperti diabetes dan penyakit jantung, kemungkinan anak anak tidak boleh minum minuman semacam ini," sambungnya. Namun setelah George berhenti minum minuman bersoda, berat badannya turun lima kilogram hanya dalam empat hari.

Menurutnya, dia ingin orang orang memiliki kontrol terhadap konsumsi minuman seperti minuman bersoda lainnya. Dilansir dari Organisasi Kesehatan Dunia dan Medical News Today,(WHO) merekomendasikan untuk mengonsumsi tidak lebih dari 6 sendok teh gula tambahan setiap hari. Sedangkan ada sekitar 10 sendok teh gula dalam coca cola atau minuman bersoda.

Yang berarti minum hanya satu porsi cola sehari dapat membawa kita jauh di atas rekomendasi dari WHO. Dengan demikian, tidak mengherankan bahwa konsumsi minuman manis dikaitkan dengan berbagai kondisi kesehatan. Menurut Harvard School of Public Health, orang yang minum 1 2 kaleng minuman manis setiap hari 26% lebih mungkin terserang diabetes tipe 2.

Medical News Today melaporkan pada sebuah studi yang mengklaim 184.000 kematian global setiap tahun terjadi karena mengkonsumsi minuman manis. Kebiasaan yang berlebihan memang selalu tidak baik bagi seseorang. Apalagi jika sudah mengetahui apa yang akan terjadi namun masih saja<span ></span>ngeyeldan masih melakukan hal tersebut karena belum merasakan akibatnya.

Seperti yangdilakukan pria berumur 56 tahun asal Malaysia ini, iamengakusering mengkonsumsi minuman bersoda. Dan karena kebiasaan yang ia lakukan setiap hari ini, ia hampir kehilangan tangannya karena kondisi medis yang diidapnya. Dilansir dari<span ></span>Harian Metro<span ></span>via<span ></span>Suar.id<span ></span>pada (18/9/2019), pria ini bernama Mohd Razin Mohammed yang tinggal di Bukit Sentosa, Rawang,Malaysia, hampir mengalami kehilangan tangan.

Sejak ia masih berumur 40 tahun pria ini dengan rutin mengkonsumsi minuman bersoda tiap kali makan siang. Karena kebiasaannya, ia pun akhirnya terkena diabetes, penyakit yang umum diketahui oleh banyak orang ini. Ia bahkan mengakui bahwa dirinya paling tidak membeli dan mengkonsumsi dua kaleng minuman bersoda setiap harinya.

Dilansir dari Kompas.com, penelitian mengenai kandungan gula dalam softdrink ini dilakukan oleh Action on Sugar, kelompok yang meminta agar produsen minuman ringan mengurangi kandungan gula dalam produknya. Untuk sekaleng Coca Cola berukuran 330 ml misalnya, di Inggris kandungan gulanya 35 gram, di Thailand 32 gram, dan di Kanada 39 gram. Sementara itu untuk sekaleng minuman Sprite, di Thailand kandungan gulanya mencapai 47 gram (12 sendok teh), sementara yang terendah di Austria 19 gram.

Pria yang sebenarnya tahu akan permasalahannya dengan diabetes ini bahkan tak memperdulikan efeknya bagi kesehatannya karena telah mengkonsumsi terlalu banyak gula. "Paling tidak sehari beli dua kaleng soda," ujar Mohd Razin. "Saya tahu kalau saya terkena diabetes setelah banyak semut di tempat saya kencing."

"Saya pun segera memeriksakan ke klinik dan dokter menyarankan untuk mendapat pengobatan di rumah sakit," terusnya. Kondisi Mohd Razin ini semakin memburuk ketika ada bisul di punggungnya yang tidak kunjung sembuh selama berbulan bulan. Bisul di punggungnya ini makin tumbuh dan menyebar, yang pada awalnya berukuran ibu jari hingga berukuran setelapak tangan.

Untungnya, Razin segera mendapatkan perawatan dengan cepat di rumah sakit Sungai Buloh, Malaysia. Infeksi yang terjadi di punggungnya ini menjadi bertambah buruk bahkan hingga tulangnya hampir terlihat. Jika Mohd Razin gagal mendapatkan perawatan tepat waktubisa jadi iakehilangan seluruh lengannya, dan harus diamputasi karena kondisinya tersebut.

"Operasi itu dilakukan dua kali di mana kulit yang terinfeksidisingkirkan sementara nanahnya dikeringkan," katanya. "Dampak dari operasi ini membuat saya sulit untuk mengangkat lengan kanan saya dan rasa sakit di punggung saya disebabkan oleh kulit yang tidak rata," lanjutnya. Mohd Razinmengatakan untuk saat ini ia memerlukan perawatan lanjutan termasuk minum obat untuk mengontrol kadar gula darah di tubuhnya.

Meskipun kondisinya membaik, ia bertekad untuk fokus pada kebiasaannya dalam mengkonsumsi gula. Hal ini ia lakukan demi menghindari kenaikan kadar gula secara tiba tiba yang mungkin membahayakan nyawanya. "Karena kadar gula yang tinggi pada saat itu, saya pingsan tiga kali saat bekerja di dekat Masjid Jamek di Kuala Lumpur," ucapnya.

"Menyesal tak lagi berguna, ini adalah hasil karena terlalu banyak mengkonsumsi gula," tutupnya.

Baca Lainnya

Remaja Ini Tiba Tiba Tuli Setelah Tidur Dengan Earphone,Ternyata Ini Bahayanya

Ristia Afifah

Bisa Bikin Gampang Sakit Hingga Susah Fokus 6 Dampak Buruk Malas Mandi Bagi Kesehatan

Ristia Afifah

Selain Ani Yudhoyono, 4 Artis Ini Mengidap Kanker Darah, Ada yang Koma Serta Tak Sempat Kemoterapi

Ristia Afifah

Menyebabkan Bibir Gelap hingga Rambut Beruban 5 Efek Merokok buat Kulit & Rambut

Ristia Afifah

Hidangan Lebaran Bikin Kolesterol Meningkat? Konsumsi 10 Makanan Ini

Ristia Afifah

Berbagai Alasan Banyak Orang Memilih Santap Makanan Olahan

Ristia Afifah

Anti Kanker Hingga Diet Minuman yang Ashanty Wajibkan Diminum Aurel Hermansyah 6 Manfaat Saffron

Ristia Afifah

Tetap Bisa Sehat Tanpa Beranjak dari Kasur 5 Olahraga buat Kaum Malas Gerak & Hobi Rebahan

Ristia Afifah

Susah Tidurmu akan Hilang Cukup Hindari Ngemil Sebelum Tidur 8 Cara Mengatasi Insomnia Tanpa Obat

Ristia Afifah

Ternyata Tak Hanya buat Sembuhkan Diare 5 Manfaat Daun Jambu Biji

Ristia Afifah

Beberapa Manfaat Telur Puyuh, Mencegah Penyakit Kronis hingga Meningkatkan Kesehatan Jantung

Ristia Afifah

Suara Orangtua Ardi & Ardan Bergetar Terharu Usai Operasi Pemisahan Anak Kembarnya Berhasil

Ristia Afifah

Leave a Comment