31.9 C
Jakarta
Sunday, Feb 23, 2020
Image default
Sains

BPPT Modifikasi Cuaca Intensitas Curah Hujan 2020 Tertinggi Sepanjang 2 Dekade Ini

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo menyebut curah hujan saat ini merupakan yang terparah selama lebih dari dua dekade. Tingginya curah hujan sejak malam pergantian tahun 2019 menuju 2020 di wilayah Jabodetabek memang menyebabkan banjir di Jakarta dan kota penyangga di sekitarnya. "Kalau kita lihat dari data data sebelumnya, mungkin ini termasuk (curah hujan) yang tertinggi (selama) 24 tahun terakhir," ujar Doni, di Gedung BPPT 2, Jakarta Pusat, Jumat (3/1/2020) sore.

Menurutnya, saat ini Indonesia tengah menghadapi fenomena yang cukup besar, yakni akan munculnya cold surge atau seruak dingin dari Laut Cina Selatan. Kemunculan cold surge ini akan berdampak pada tingginya intensitas curah hujan pada sejumlah daerah di tanah air. "Betapa kita menghadapi sebuah fenomena yang luar biasa," jelas Doni.

Saat ini, pemerintah melalui BNPB, Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) serta TNI Angkatan Udara (AU) tengah melakukan operasi Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) atau hujan buatan. Operasi tersebut dilaksanakan oleh Balai Besar Teknologi Modifikasi Cuaca (BBTMC) di bawah kendali BPPT. Sebanyak 22 ton garam atau Natrium Klorida (NaCl) digunakan sebagai bahan semai pada potensi awan hujan yang ada agar hujan jatuh di wilayah lain sebelum sampai ke wilayah Jabodetabek.

Seperti yang disampaikan Kepala BPPT Hammam Riza pada kesempatan yang sama. "Kami sudah siapkan 22 ton bahan semai dan segera ditambah lagi stoknya," ujar Hammam. Dalam upaya untuk melakukan penyemaian garam pada potensi awan hujan, ada empat sorti penerbangan yang dilakukan setiap harinya.

Langkah ini dilakukan agar penyemaian awan bisa dilakukan secara optimal, sehingga air hujan nantinya jatuh sebelum mencapai wilayah Jakarta dan kota penyangga di sekitarnya. Sementara itu, TNI AU telah menyediakan armadanya untuk kembali dipinjamkan pada operasi TMC. Sebelumnya, TNI AU juga berkontribusi pada operasi TMC terkait penanganan bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda sejumlah daerah di Indonesia beberapa waktu lalu.

Untuk kali ini, TNI AU mengerahkan dua jenis pesawatnya yakni CN295 dan Casa. Sedangkan satu unit Hercules disiagakan sebagai armada opsional. Operasi hujan buatan dilakukan mulai 3 Januari 2020 dan diawali dengan kegiatan monitoring pertumbuhan dan pergerakan awan.

Rencananya, hujan buatan ini akan diturunkan di kawasan Selat Sunda atau Lampung, hal ini tergantung dari arah angin. Terkait tim yang dikerahkan untuk melakukan penyemaian garam pada potensi awan, BPPT menyiapkan 15 personelnya. Dalam operasi hujan buatan ini, kata Hammam, tentunya peran BMKG sangat penting dalam memberikan informasi akurat terkait cuaca hingga pergerakan angin.

"Kita perlu data data cuaca yang akurat dari BMKG, terkait awan hujan, pergerakan angin dan lain lain," jelas Hammam. Melalui informasi itulah, tim BBTMC BPPT nantinya bisa menentukan langkah yang tepat dalam melaksanakan operasinya. "Sehingga ahli TMC bisa simulasi dan antisipasi," kata Hammam.

Senada dengan apa yang disampaikan Hammam, Kepala BBTMC Tri Handoko Seto menjelaskan bahwa operasi ini memang ditargetkan untuk menjatuhkan air hujan di wilayah lainnya sebelum mencapai ibu kota dan kota di sekitarnya. "Semua awan yang bergerak ke Jabodetabek dan diperkirakan akan hujan di Jabodetabek akan disemai dengan pesawat menggunakan bahan semai NaCl. Diharapkan awan (hujan) akan jatuh sebelum memasuki Jabodetabek," kata Seto. Ia menyebut operasi ini mampu mengurangi sekitar 30 hingga 50 persen potensi hujan yang akan turun di wilayah Jabodetabek.

Baca Lainnya

Penggunaan Teknologi UHT Mampu Menjaga Nutrisi & Rasa Alami Santan Kelapa

Ristia Afifah

Menyebabkan Diabetes hingga Lupus Mengenali Penyakit Autoimun yang Diderita Ashanty

Ristia Afifah

Ini Lokasi Beserta Durasi Gerhana Matahari Cincin di Beberapa Wilayah Indonesia Catat

Ristia Afifah

Danau Terpencil di India Utara Dipenuhi Puluhan Kerangka Manusia, Seperti Apa Penjelasannya?

Ristia Afifah

Menjernihkan Kembali Teluk Jakarta dengan Kerang Hijau

Ristia Afifah

Pemerintah Segera Terbitkan Perpres Audit Teknologi, Ini Antisipasi Kemenristekdikti

Ristia Afifah

BESOK, Gerhana Matahari Total Terjadi, Ini Link Live Streaming Nonton Detik Detik Gerhana

Ristia Afifah

Ada Gerbang Neraka 12 Tempat Misterius di Bumi & Dianggap Sebagai Portal Menuju ‘Dunia Lain’

Ristia Afifah

Operasi Hujan Buatan Dirancang buat Pindahkan Potensi Hujan di Jabodetabek

Ristia Afifah

Ini 7 Fakta Lumba-lumba yang Jarang Diketahui kisah Selamatkan 12 Pemancing di Tengah Laut

Ristia Afifah

14 Spesies Anjing dan Kucing Langka di Dunia, Ada yang Mirip Rakun

Ristia Afifah

Mulai Waktu Datangnya hingga Tembat Sambarannya Mitos-mitos Tentang Petir & Faktanya

Ristia Afifah

Leave a Comment