27.5 C
Jakarta
Monday, Dec 9, 2019
Image default
Nasional

Diduga Selama 2 Jam Setnov ‘Mengadali’ Petugas Pengawal di Rumah Sakit

Nama terpidana kasuskorupsi KTP el, Setya Novanto kembali ramai diperbincangkan Sebab, Setya Novanto diduga plesiran ke sebuah tempat penjualan bahan bangunan di kawasan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. Informasi tersebur tersiar dari foto pria diduga Setya Novanto, Jumat (14/6/2019).

Sementara itu, berdasarkan izin yang diajukan ke pihak Lapas Sukamiskin, Setya Novanto pamit keluar untuk menjalani pemeriksaan di RS Santosa Bandung lengkap dengan pengawalan dari petugas kepolisian dan lapas. Begitu foto foto Setya Novanto beredar, Kepala Kanwil Kemenkum HAM Jabar Liberti Sitinjak langsung memerintahkan Kalapas Sukamiskin Tejo Herwanto untuk memeriksa Setya Novanto dan petugas pengawal yang pada jam itu bertugas mengawalnya berobat. "Setelah tahu itu, saya sambil on the way ke Lapas Sukamiskin, perintahkan lakukan pemeriksaan terhadap petugas pengawalnya sekaligus juga kepada Setnovnya," kata Liberti yang dihubungi Kompas.com, Sabtu (15/6/2019).

Sesampainya di Lapas Sukamiskin, Liberti menemui petugas yang tengah memeriksa petugas pengawal dan Setya Novanto. Meski hanya keterangan sementara, sedikit keterangan itu sudah memperlihatkan indikasi adanya dugaan penyalahgunaan izin berobat yang dilakukan Setya Novanto. "Hanya sedikit saja indikasi yang saya katakan itu dengan pengawalnya itu," kata Liberti.

Liberti menjelaskan, berdasarkan keterangan sementara dari petugas pengawal tersebut, pada Jumat (15/6/2019) sekitar pukul 13.45 WIB, setelah menjalani pemeriksaan di RS, Novanto meminta izin kepada petugas pengawal tersebut hendak membereskan administrasi rumah sakit bersama istrinya. Pasalnya, setelah diperiksa, Novanto sudah langsung diperkenankan pulang dari rumah sakit yang merawatnya. "Jadi pengawal ini telepon ke kantor kalau Setnov ini mau pulang. Nah dengan dalih itu, 13.45 WIB itu Setnov dan istrinya turun dari lantai 8. Katanya mau ke bawah membayar, pakai kursi roda," tuturnya.

Liberti mengakui adanya kelalaian petugas tersebut yang terlalu percaya dan tidak melakukan pengawalan terhadap Setnov hingga pembayaran administrasi di RS. "Nah di sini ini yang belum pasti, kan masih didalami sampai sekarang. Memang pengawalnya terlalu percaya itu. Dia tak ikutin (Setnov) sampai ke lantai 1 ke kasir," ucapnya. Setelah ditunggu petugas berjam jam, Setya Novanto tak kunjung datang dan memperlihatkan batang hidungnya.

Petugas pun kemudian turun ke lantai 1 untuk mengecek Setnov yang sedang dikawalnya tersebut. "Dia (petugas) tunggu tunggu enggak datang datang akhirnya dia turun ke lantai 1. Ditunggu tunggu begitu, enggak datang itu. Baru sekitar jam 17.45 WIb, Setnov nya sudah berada lagi di kasir. Di kasir sudah bayar dan pulanglah ke Lapas kan begitu," katanya. "Jadi antara 14.45 17.45 WIB ini mungkin itu peluang dia (Setnov) disempatkan keluar RS seperti gambar di medsos," tutur Liberti.

Adanya indikasi pelanggaran tersebut menjadi dasar Liberti segera memindahkan Setnov ke Rutan Gunung Sindur, Kabupaten Bogor, Jumat (14/6/2019). Setya Novanto dibawa keluar dari Lapas Sukamiskin pada pukul 22.30 WIB. "Dengan saya tahu seperti itu, ini kan termasuk pelanggaran. Dengan dasar pelanggaran itulah saya ambil keputusan tadi malam pindahkan Setnov ke Rutan Gunung Sindur," katanya.

Setya Novanto sempat menempati sel palsu. Ulahnya itu terungkap berkat tayangan Najwa Shihab yang mengunjunginya bersama Direktur Jenderal Pemasyarakatan atau Dirjen PAS tahun lalu. Najwa Shihab melakukan kunjungan tersebut pascaoperasi tangkap tangan atau OTT KPK terhadap Wahid Husen.

Dalam tayangan Najwa Shihab itu, kamar yang Setnov jauh dari kesan mewah, temboknya tampak berlumut. Tak hanya itu, di dalam kamar juga terdapat parfum perempuan. Akhirnya, terungkap jika itu adalah sel palsu.

Beberapa waktu kemudian, Ombudsman RI saat inspeksi mendapati kamar Setya Novanto yang asli. Kamar Setnov mewah. Dindingnya dilapisi wallpaper, ada kasur busa ukuran cukup besar, meja kerja, hingga toilet duduk. Tahun lalu, sempat beredar foto yang menunjukkan pria diduga Setya Novanto sedang berada di rest area kilometer 97 Tol Purbaleunyi arah Jakarta.

Media sosial dibikin heboh lantaran kemunculan foto Setnov tanpa rompi tahanan tersebut. Pada Senin 24 September 2018, Jubir KPK Febri Diansyah mengatakan, sekitar tanggal 18 September 2018 memang ada jadwal persidangan kasus e KTP di Pengadilan Tipikor Jakarta dengan terdakwa Irvanto dan Made Oka. Kala itu, Setnov memang dipanggil jaksa untuk dimintai keterangan.

Febri kemudian menjelaskan, Setnov memang tak memerlukan rompi tahanan lagi lantaran ia tak lagi menjadi tahanan KPK dan sudah dieksekusi ke Lapas Sukamiskin kala itu. Terpisah, kuasa hukum Setnov saat itu, Maqdir Ismail juga sempat mengatakan, kemungkinan pria di foto itu memang kliennya. Setya Novanto juga pernah tepergok sedang berada di sebuah rumah makan Padang di sekitar Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto, Jakarta Pusat, Senin (29/4/2019).

Saat itu, Dirjen PAS Kemenkumham, Sri Puguh Budi Utami mengatakan, Setnov memang mendatangi RSPAD untuk kontrol kondisi kesehatannya. Berdasarkan pemeriksaan akhir, Setnov bahkan disebut harus rawat inap. Setelah Dirjen PAS mendalami, ternyata Setnov memang ingin makan bubur dan 'cari angin'.

KPK juga turut menanggapi ulah Setnov saat itu. Wakil Ketua KPK Laode M Syarif mengatakan, sebaiknya Setnov menjalani hukuman dengan tertib.

Baca Lainnya

TPS di Tangerang dan Tangsel Bakal Dijaga 2.132 Prajurit TNI saat Pemungutan Suara

Ristia Afifah

Tiga Saksi Pastikan Ratna Sarumpaet Operasi Facelift di RS Khusus Bedah Bina Estetika

Ristia Afifah

Daftar Instansi yang Masih Membuka Pendaftaran CPNS 2019 hingga 30 Desember Mendatang

Ristia Afifah

Jokowi Ingin PKH Bermanfaat untuk Peningkatan Gizi Anak

Ristia Afifah

Saraswati Rahayu Komentari Larangan Ibu Hamil Ikut CPNS di Kemenhan & Kejagung

Ristia Afifah

Dukung Usulan Kapolri, Komisi III: Sejak Awal Berdiri KPK Ada Unsur Polri dan Kejaksaan

Ristia Afifah

Sebaiknya Sosok yang Dekat Ulama Kapolri Idham Azis akan Tunjuk Kabareskrim PP Muhammadiyah

Ristia Afifah

Pembatas Merah VIP Masih Terpasang di RS PKU Muhammadiyah Solo Hari ke-3 Kelahiran La Lembah Manah

Ristia Afifah

Prabowo Soroti Negara Asing di Bumi Pertiwi yang Bikin Negara Rapuh

Ristia Afifah

ICMI Berkomitmen Jaga Keutuhan NKRI Pasca Pilpres

Ristia Afifah

FOTO TERBARU Ani Yudhoyono Ranjang Rumah Sakit, SBY dan AHY Berdoa, Annisa Pohan Ungkap Situasinya

Ristia Afifah

Merasa Ditipu, Massa Pengunjuk Rasa di Jayapura Tidak Mau Lagi Ikut Aksi Demonstrasi

Ristia Afifah

Leave a Comment