27.5 C
Jakarta
Monday, Dec 9, 2019
Image default
Nasional

Ditjen Hubud Gagalkan Pengiriman Paket Kargo Narkoba di Bandara Juwata Tarakan

Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan, memastikan penerbangan di Indonesia bebas dari penggunaan narkotika dan obat obatan terlarang, narkoba. Salah satunya konsisten melakukan pengecekan intensif pada calon pengguna jasa angkutan udara maupun barang yang dikirim melalui kargo. Salah satu keberhasilan yang dilakukan dalam pengecekan intesif tersebut adalah petugas AVSEC di Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Juwata Tarakan, Kalimantan Utara, berhasil mengagalkan penyeludupan paket narkoba. Petuga AVSEC berhasil mengidentifikasi adanya barang yang diduga sebagai narkoba, yang disusupkan melalui paket kargo. “Saya mengapresiasi keberhasilan petugas AVSEC di Bandar Udara Juwata yang berhasil mengagalkan penyeludupan narkoba melalui cargo. Ini penting dilakukan untuk memastikan penerbangan bebas dari penggunaan dan penyeludupan narkoba,” kata Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Polana B Pramesti di Jakarta.

Untuk itu, Polana mengimbau kepada calon pengguna jasa angkutan udara, untuk tidak lagi coba coba menyeludupan narkoba menggunakan angkutan udara, sebab penerbangan di Indonesia bersih dan melarang pengiriman narkoba dan benda benda yang dapat membayakan keselamatan, keamanan penerbangan. Sementera itu, Kepala Bandar Udara UPBU Juwata, Fadrinsyah Anwar menjelaskan terkait narkoba yang akan diselundupkan menuju Makassar. "Kami menduga narkoba yang disusupkan melalui paket barang kargo dari sebuah jasa pengiriman barang atau ekspedisi Tarakan dengan tujuan Makassar yang akan diangkut dengan pesawat Lion Air JT 739 dengan rute Tarakan Makasar," jelas Fadrinsyah pada hari Jum'at 26 Juli 2019. Fadrinsyah menambahkan bahwa setelah penemuan barang mencurigakan yang diduga narkoba, pihaknya bersama sama dengan pejabat/personil dari Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP), Lanud, Polres Tarakan dan BIN Daerah membuka paket tersebut di Gedung Keamanan Bandara.

"Setelah dibuka paket tersebut, terdapat 2 bal yang berisi celana jeans dan sabu sabu amphetamin dengan berat masing masing 1039 gr dan 1641 gr dengan jumlah total 2680 gr sabu dan selanjutnya barang temuan tersebut telah diserahterimakan dari pihak UPBU Juwata Tarakan kepada BNN Prop. Kaltara, untuk proses lebih lanjut," ujar Fadrinsyah.

Baca Lainnya

PT Cogindo DayaBersama (PLN Group) Buka Lowongan Kerja untuk Lulusan SMK, Buka hingga 29 Agustus

Ristia Afifah

Tanggapan Perum PPD Terkait Tayangan Video Di Bus Transjakarta

Ristia Afifah

Wilayah Manado Berawan Sepanjang Hari Prakiraan Cuaca BMKG 33 Kota Indonesia Rabu 20 November 2019

Ristia Afifah

Sebaiknya Sosok yang Dekat Ulama Kapolri Idham Azis akan Tunjuk Kabareskrim PP Muhammadiyah

Ristia Afifah

FOTO TERBARU Ani Yudhoyono Ranjang Rumah Sakit, SBY dan AHY Berdoa, Annisa Pohan Ungkap Situasinya

Ristia Afifah

Prabowo Soroti Negara Asing di Bumi Pertiwi yang Bikin Negara Rapuh

Ristia Afifah

Merasa Ditipu, Massa Pengunjuk Rasa di Jayapura Tidak Mau Lagi Ikut Aksi Demonstrasi

Ristia Afifah

Ketua DPR Dukung Pemindahan Ibu Kota Negara

Ristia Afifah

Hari Ini dalam Sejarah: 23 Agustus 1949, Dimulainya Konferensi Meja Bundar (KMB) di Den Haag Belanda

Ristia Afifah

Saraswati Rahayu Komentari Larangan Ibu Hamil Ikut CPNS di Kemenhan & Kejagung

Ristia Afifah

Siapa Pemenang Debat Cawapres Menurut Sujiwo Tejo? Jawabannya Tergantung

Ristia Afifah

Pemulihan Psikologis Pelaku dan Korban Perundungan, LPKA dan KPAI Bisa Berikan Rekomendasi

Ristia Afifah

Leave a Comment