27.5 C
Jakarta
Monday, Dec 9, 2019
Image default
Bisnis

Faisal Basri Khawatirkan Pemberantasan Korupsi Didominasi Politisi di Kursi BPK

Ekonom senior Indef mengkritisi komposisi anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) periode 2019 2024 yang disahkan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Alasannya, dari lima kursi pimpinan yang ada, empat di antaranya berasal dari kalangan politisi. Menurut Faisal, kondisi tersebut bisa menghambat upaya upaya pemberantasan korupsi dari BPK dan stakeholder lainnya. "Saya rasa ini cukup ya cukup, saya rasa tidak bisa lagi begitu. Saya tidak mengatakan maling ya, tapi Anda bisa lihat partai ini solider untuk satu hal, terkait dengan upaya melawan (pemberantasan) korupsi," kata Faisal saat ditemui di kawasan Bendungan Hilir, Jakarta, Jumat (4/10/2019).

Faisal menilai sebagai lembaga pemeriksa keuangan, para calon pimpinan BPK seharusnya dipilih langsung oleh Presiden. Setelah presiden menggunakan hak prerogatifnya, maka DPR bisa menyeleksi para calon tersebut melalui fit and proper test. "Kalau DPR tidak sepakat, maka dikembalikan ke Presiden (agar) mengajukan lagi, bukan DPR yang mengajukan. Tidak ada di dunia ini DPR seperti itu. Ini sudah kuasa eksekutif, mereka memilih dirinya sendiri," kata Faisal.

Seperti diketahui, Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) telah mengesahkan lima anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) periode 2019 2024 melalui rapat paripurna DPR pada Kamis (26/9/2019) lalu. Empat dari lima anggota BPK yang dipilih berasal kalangan politisi. Misalnya, Pius Lustrilanang dari Partai Gerindra, Daniel L Tobing dari PDIP Perjuangan, Achsanul Qosasih dari Partai Demokrat, serta Harry Azhar Aziz dari Partai Golkar. Sementara, Hendra Susanto merupakan orang lama yang berkarir di BPK.

Baca Lainnya

Merintis Bisnis Batik Cirebon dari Bawah, Taty Sugiarti Punya Pelanggan Tetap Sampai Mancanegara

Ristia Afifah

TKI di Taiwan Diminta Pulang ke Indonesia, Bangun Usaha Waralaba

Ristia Afifah

Polisi Dalami Dugaan Pelanggaran Pidana Oleh Perusahaan Fintech Pinjaman Online

Ristia Afifah

Ditjen Bea Cukai Pastikan Tarif Cukai Rokok Naik Mulai 1 Januari Tahun Depan

Ristia Afifah

GOJEK Resmi Mengaspal di Thailand dengan Nama GET

Ristia Afifah

Kepala BPPT Ajak Pemda Aceh dan Unsyiah Dirikan Pusat Pengembangan SDM Berbasis Iptek

Ristia Afifah

Ombudsman: Blokir Ponsel Ilegal Hanya Selesaikan Masalah di Sektor Hilir, Tidak di Sektor Hulu

Ristia Afifah

Grab Tanggapi Positif Rencana Regulasi Alat Mobilitas Pribadi di Jakarta

Ristia Afifah

SMF Bakal Salurkan KPR buat Karyawan PNM

Ristia Afifah

Perhutani Sabet Penghargaan BUMN Branding and Marketing Award 2019

Ristia Afifah

Apresiasi Pengamen Kini Bisa Lewat GO PAY

Ristia Afifah

75 Persen KPR Umum Fix 3 Tahun Suku Bunga 6 Promo di Ajang BCA Expo 2019

Ristia Afifah

Leave a Comment