31.3 C
Jakarta
Tuesday, Apr 7, 2020
Image default
Bisnis

GOJEK Resmi Mengaspal di Thailand dengan Nama GET

Semakin canggihnya teknologi pada era modernisasi kini telah memunculkan sejumlah unicorn atau perusahaan startup yang mulai menguasai pasar. Satu diantaranya GOJEK, perusahaan start up yang selama empat tahun terakhir telah berhasil mengembangkan bisnisnya melalui ekspansi ke beberapa negara di Asia. Sebelumnya, GOJEK telah sukses melakukan ekspansi ke Vietnam melalui GO VIET.

Kini, perusahaan tersebut kembali melebarkan sayap bisnisnya di Thailand, dengan menggandeng GET. GET merupakan sebuah platform on demand yang sedang merintis bisnis melalui layanan jasa berbasis aplikasi. Dalam konferensi pers jelang grand launching GET, Founder sekaligus CEO GOJEK, Nadiem Makarim mengaku sangat senang karena GET kini telah membuktikan bisa merealisasikan apa yang selama ini menjadi keinginan GOJEK.

"Kami sangat bangga menyaksikan tim GET merealisasikan visi kami di Thailand," ujar Nadiem, di Siam Square One, Bangkok, Thailand, Rabu (27/2/2019). Ia pun menjelaskan selama ini perusahaan yang dipimpinnya itu memang sengaja didirikan untuk mengembangkan bisnis melalui penggunaan teknologi. Nadiem optimis ekspansi kali ini juga akan memberikan dampak positif bagi negara yang dituju, dalam hal ini Thailand.

"Ekspansi internasional GOJEK bertujuan untuk mencari cara bagaimana teknologi kami yang telah membawa dampak positif dan signifikan bagi masyarakat Indonesia, juga dapat membawa manfaat lebih luas bagi masyarakat di negara negara luar Indonesia," jelas Nadiem. Dalam kesempatan yang sama, Co Founder sekaligus CEO GET Pinya Nittayakasetwat mengatakan pihaknya tidak mengira masyarakat Thailand, khususnya Bangkok, sangat antusias dalam menyambut kehadiran GET. Tidak hanya itu, keberadaan mitra driver GET juga menurutnya memberikan hal yang positif bagi bisnis platform tersebut.

"Kami terkejut sekaligus sangat gembira atas respon yang begitu positif dari mitra driver maupun pelanggan," kata laki laki yang akrab disapa Kun Pan itu. Dalam pengembangan bisnis layanan jasa berbasis aplikasi itu, GET telah memperluas jangkauan layanannya hingga mencapai 80 persen. Perluasan tersebut dilakukan setelah memasuki fase beta yang dimulai pada Desember 2018 lalu.

Untuk saat ini ada tiga layanan yang ditawarkan GET, meliputi layanan jasa ojek (GET WIN), layanan antar makanan (GET FOOD) dan antar barang (GET DELIVERY). "Saat ini ada tiga layanan yang kami tawarkan kepada masyarakat Bangkok, yaitu GET WIN, GET DELIVERY, dan GET FOOD," jelas Kun Pan. Menurutnya, GET memiliki keunggulan dibanding kompetitor lainnya, yakni tarif yang kompetitif serta layanan yang memuaskan.

Kun Pan pun menegaskan bersama GOJEK, GET akan terus meningkatkan inovasi dalam memberikan pelayanan terbaik bagi warga Thailand, khususnya Bangkok. "Sebagai layanan terbaru, layanan pesan antar makanan kami akan menawarkan harga yang kompetitif, personalisasi dan layanan yang memuaskan, sambil terus berinovasi untuk meningkatkan pengalaman pelanggan," tegas Kun Pan. Perlu diketahui, GET kali pertama diluncurkan pada Desember 2018 di tiga distrik di kota Bangkok.

Kemudian hanya membutuhkan waktu kurang dari tiga bulan, platform ini telah berhasil meningkatkan layanannya hingga menyasar 41 distrik di ibukota Thailand itu. Aplikasi GET kini telah diunduh lebih dari 200.000 kali sejak diluncurkan. Hingga saat ini mitra driver GET pun telah melakukan perjalanan hingga mencapai jarak tempuh 3.000.000 km.

Tidak hanya itu, transaksi layanannya pun kini telah mencapai angka 2.000.000, bahkan GET saat ini telah memiliki 10.000 driver. Menariknya, para mitra driver untuk layanan 'GET WIN', tentunya telah memiliki lisensi dalam menjalankan layanan transportasi roda dua. Sehingga warga Bangkok tidak perlu khawatir terkait keselamatan mereka saat diantar oleh mitra driver 'GET WIN'.

Setelah melakukan konferensi pers, GET pun langsung melakukan grand launching yang dihelat pada lokasi yang sama, Siam Square One. Konferensi pers tersebut dihadiri pula oleh Co Founder GOJEK Kevin Aluwi serta Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara dan Duta Besar Indonesia untuk Thailand Ahmad Rusdi.

Baca Lainnya

Termasuk Gusur ‘Anak Emas’ 5 Mimpi Besar Rini Soemarno ‘Dibabat Habis’ Menteri BUMN Erick Thohir

Ristia Afifah

Waskita Karya Garap Proyek Renovasi Bandara Juanda Senilai Rp 685,5 Miliar

Ristia Afifah

Wacana Penggabungan Produksi SKM dan SPM Dinilai Beratkan Industri Kecil

Ristia Afifah

Menhub Pindahkan Pelabuhan Logistik menuju Wae Kelambu Agar Wisatawan Nyaman di Labuan Bajo

Ristia Afifah

Kemenristek Dikti Sambut Baik GOJEK Berikan Beasiswa menuju Mitra Driver

Ristia Afifah

Tujuh Rute Baru Dibuka Di Bandara Bandara AP II, Berikut Daftar Lengkapnya

Ristia Afifah

Chitose Incar Laba Bersih Naik 55 Persen Jadi Rp 21 Miliar

Ristia Afifah

Pemerintah wajib LIbatkan UMKM Produksi Masker Sebanyak-banyaknya DPR

Ristia Afifah

Lion Air Tujuan Banjarmasin wajib Mendarat Darurat di Semarang

Ristia Afifah

Penerimaan dari Cukai Kantong Plastik Bakal Dialokasikan untuk Pengelolaan Limbah Sampah

Ristia Afifah

Harga Jual Rokok Hari Ini Juga Resmi Naik Tarif Cukai DIkerek

Ristia Afifah

Pemerintah Naikkan Lagi Tarif Tol Jagorawi Pekan Depan

Ristia Afifah

Leave a Comment