31.2 C
Jakarta
Friday, Aug 14, 2020
Image default
Nasional

Hari Ini dalam Sejarah: 23 Agustus 1949, Dimulainya Konferensi Meja Bundar (KMB) di Den Haag Belanda

<div id='LatarBelakang'><ul ><li style='border bottom : 1px solid #a2a9b1;'><h2> </h2></li></ul> </div> Usaha Belanda menggagalkan kemerdekaan Indonesia melaluipendekatan militermendapatkan kecaman keras dari masyarakat internasional. Belanda dan Indonesia kemudian melakukan beberapa pertemuan untuk menyelesaikan masalahtersebut secara diplomatik.

Usaha diplomatik tersebut diantaranyaPerundinganLinggarjati, Perjanjian Renville, dan Perjanjian Roem Royen. Pada 28 Januari 1949, Dewan Keamanan (DK) Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) memberikan resolusi yang mengecam serangan militer Belanda terhadap Indonesia. DK PBB juga memberikan seruan agar diadakan perundingan untuk menemukan solusi damai antara Belanda dengan Indonesia.

Hingga pada 11 Agustus 1949, dibentuk perwakilan Republik Indonesia untuk menghadiri Konferensi Meja Bundar (KMB) di Den Haag, Belanda. KMB diadakan di kota Den Haag, Belanda pada 23 Agustus 2 November 1949. ( ) <div id='Delegasi'><ul ><li style='border bottom : 1px solid #a2a9b1;'><h2> </h2></li></ul> </div>

KMB dihadiri oleh para delegasi perwakilan Republik Indonesia, perwakilan Belanda, dan Bijeenkomst voor Federaal Overleg (BFO) atau perwakilan negara yang diciptakan Belanda di kepulauan Indonesia. Sultan Hamid II MrJohannes Henricus Van Marseveen

Thomas Kingston Critchley ( ) <div id='Tujuan'><ul ><li style='border bottom : 1px solid #a2a9b1;'><h2> </h2></li></ul> </div> KMB dilakukanuntuk mengakhiri perselisihan antara Indonesia dan Belanda, khususnya mengenai pengakuan kedaulatan Belanda atas pembentukan Negara Republik Indonesia Serikat (RIS). ( )

Selain itu juga menyelesaikan perbedaan pendapat anatara Indonesia dengan Belanda diantaraya: Terdapat perdebatan antara Indonesia dengan Belanda. Indonesia menginginkan Uni Indonesia Belandabersifathanya sebagai kerja sama bebas tanpa adanya organisasi permanen,

Sedangkan Belanda menginginkan kerja sama yang luas dengan organisasi permanen yang luas. Indonesia hanya mengakui hutang – hutang Hindia Belanda sampai menyerahnya Belanda kepada Jepang. Sebaliknya, Belanda berpendapat bahwa Indonesia harus mengambil alih semua kekayaan maupun hutang Hindia Belanda termasuk biaya perang kolonial terhadap Indonesia.( )

<div id='Hasil'><ul ><li style='border bottom : 1px solid #a2a9b1;'><h2> </h2></li></ul> </div> Hasil dariKMB diantaranya: <span>Penyerahan kekuasaan berlangsung di dua tempat yaitu Indonesia dan Belanda.</span>

<span>Penyerahan dan pengakuan kedaulatan tersebut diberikan Komisaris Tinggi KerajaanBelanda, Antonius Hermanus Johannes Lovink kepada wakil pemerintah RIS Sri Sultan Hamengkubuwono IX.</span> <span>Penandatanganan dilakukan oleh Ratu Kerajaan Belanda, Juliana Louise Marie Wilhelmina van Oranje Nassau.</span> Selain itu dihadiri pula olehPerdana Menteri Dr Willem Drees, Menteri Seberang Lautan, A M J A Sasseu, dan Drs Mohammad Hatta.( )

<div id='Dampak'><ul ><li style='border bottom : 1px solid #a2a9b1;'><h2> </h2></li></ul> </div> Satu hari setelah pengakuan kedaulatan, ibukota negara pindah dari Yogyakarta ke Jakarta. Kemudian dilangsungkan upacara penurunan bendera Belanda dan dilanjutkan dengan pengibaran bendera Indonesia.

Pada 15 Desember 1949 diadakan pemilihan presiden RIS dengan caIon tunggal Ir Sukarno yang kemudian dilantik dan diambil sumpahnya pada 17 Desember 1949. Drs Mohammad Hatta diangkat sebagai perdana menteri oleh presiden Soekarno pada 20 Desember 1949. Setelahnya pada 23 Desember 1949 perwakilan RIS berangkat ke negeri Belanda untuk menandatangani akta penyerahan kedaulatan pada 27 Desember 1949.

Penyerahan kedaulatan tersebut berarti Belanda telah mengakui berdirinya RIS dan mengakui kekuasaan Indonesia di seluruh bekas wilayah jajahan Hindia Belanda, kecuali Irian Barat. Irian barat diserahkan oleh Belandasatu tahun kemudian. RISyang berdaulat terdiri dari 16 negara bagian diantaranya:

Baca Lainnya

Persaingan Jokowi & Mega Makin Jelas Rocky Gerung Tak Terima Jokowi Lebih Populer dari Soekarno

Ristia Afifah

Yang Penting Bisa Mengurangi Tingkat Kerumunan Jokowi Singgung Soal Penyediaan Transportasi Publik

Ristia Afifah

Bamsoet Sesalkan Insiden Anggota TNI-Polri di Papua

Ristia Afifah

Video Jokowi Marahi Kinerja Menteri Baru Diunggah Setelah 10 Hari Fahri Hamzah Apa yang Terjadi

Ristia Afifah

Tanggapan Bappilu Partai Demokrat pada Uji Publik PKPU Pilkada 2020

Ristia Afifah

Publik Bilang A Prediksikan Peluang Ahok Jadi Bos Ibu Kota Baru Jokowi Pilihnya B Said Didu

Ristia Afifah

Sujiwo Tejo, Mantan Jurnalis yang Jadi Seniman Wayang

Ristia Afifah

KY Layani Publik Hanya Melalui Pelaporan Online Cegah Meluasnya Wabah Corona

Ristia Afifah

Gus Mis Jelaskan Jasa Bung Karno Bagi Umat Islam

Ristia Afifah

Wapres Menunggu Konfirmasi Presiden Sebelum Melayat menuju Solo

Ristia Afifah

Pemerintah Tak Sinergi Tangani Covid-19 Pengamat

Ristia Afifah

Harusnya di Awal Tutup Akses WNA Refly Harun Anggap Lockdown Terlalu Berat

Ristia Afifah

Leave a Comment