25.5 C
Jakarta
Tuesday, Apr 7, 2020
Image default
Kesehatan

Ikan Buntal 1.200 Kali Lebih Beracun dari Sianida Satu Keluarga Tewas Keracunan Ikan Buntal Dokter

Satu keluarga di Desa Alasbuluh, Kecamatan Wongsorejo, Banyuwangi, Jawa Timur meninggal dunia setelah mengonsumsi ikan buntal hasil pancingan, Selasa (10/3/2020). Diberitakan sebelumnya,Kapolresta Banyuwangi Kombes Arman Asmara Syarifudin memastikan pihaknya sudah melakukan uji laboratorium terkait masakanikan buntal yang dikonsumsi keluarga tersebut. "Mereka meninggal lantaran keracunan," terangnya,Selasa.

Dokter dari RSUD Pandanaran Boyolali, dr. M. Fiarry Fikaris menyebutkan ikan buntal memang bahaya untuk dikonsumsi. Pasalnya, menurut Fiarry, racun tetrodoxin yang terkandung dalam ikan buntal jauh lebih kuat dari Sianida. Bahkan, tidak ada zat yang mampu menjadi penawar racun tersebut.

Fiarry mengatakan,organ dalam pada ikan buntal menjadi bagian yang paling banyak mengandung racun. "Ikan buntal ini mengandung racun terutama di organ dalamnya, seperti liver, ovarium, mata, maupun kulit," terangnya. Fiarry menuturkan, racun pada ikanbuntal bekerja dengan cara memblokir kanal natrium pada tubuh.

Sehingga, otot otot akan mengalami kelumpuhan yang menyebabkan orang tersebut tidak bisa bernapas. Seseorang pun dapat meninggal dunia karena kehabisan napas akibat racun ini. Kapolresta Banyuwangi Kombes Arman Asmara Syarifudin, satu keluarga yang tewas akibat keracunan ikan buntal ini terdiri dari empat orang.

Keluarga tersebut terdiri atas seorang ibu bernama Siti Habsah (80), yang tinggal bersama keluarga putrinya, Dewi Ambarwati (50). Dewi tinggal di rumahnya bersama sang suami, Muhlis Hartono (65), serta anaknya yang masih balita. Siti, Dewi, dan Muhlis meninggal duniadalam kejadian ini.

"Dalam rumah itu ada empat orang. Yang satu masih balita, kini dirawat kerabat sana," ujar Arman. Menurut Arman, kejadian itu bermula saat Muhlis mendapatkan ikan buntal hasil pancingan, Senin (9/3/2020).

Ikan itu kemudian dimasak bumbu santan dan dihidangkan sebagai menu makan. Berdasarkan keterangan kerabat, para korban mengeluh pusing setelah mengonsumsi masakan ikan buntal itu. Namun, ketigakorban masih tetap memakannya.

"Hari selanjutnya, Selasa, mereka masih makan ikan itu, lalu mereka mengeluh mulas dan muntah muntah," ujar Arman. Ketigakorban tersebutakhirnya dilarikan ke puskesmas setempat. Namun nahas, nyawa mereka sudah tidak tertolong lagi.

Baca Lainnya

Jangan Disepelekan Aida Saskia Prank Bunuh Diri Kenali 4 Hal Penting buat Cegah Upaya Bunuh Diri

Ristia Afifah

Makanan yang Diyakini Mampu Menghambat Efek Penuaan di umur 40-an Tahun

Ristia Afifah

Pentingnya Kolaborasi Sido Muncul Operasi 116 Penderita Katarak di Bandung Nila Moeloek

Ristia Afifah

Cegah Kanker Hingga Penuaan Dini Tingkatkan Fungsi Otak 5 Manfaat Tak Terduga dari Teh Hijau

Ristia Afifah

Konsumsi 6 Makanan Ini Sebelum Tidur untuk Atasi Insomnia, dari Pisang, Oatmeal hingga Kangkung

Ristia Afifah

Pencernaan Bermasalah & Jerawat Tak Terkontrol 9 Tanda Kamu wajib Berhenti Minum Susu

Ristia Afifah

dari Kayu Manis hingga Apel 5 Makanan yang Ampuh buat Meningkatkan Metabolisme Tubuh

Ristia Afifah

Bisa Timbulkan Bahaya buat Kesehatan 4 Minyak Ini Sebaiknya Tidak Digunakan buat Memasak

Ristia Afifah

Sekitar 120 Ribu Anak Perempuan Terancam Tidak Mendapat Vaksinasi HPV Lanjutan

Ristia Afifah

Boleh Minum Dingin Saat Buka Puasa, Tapi Sebaiknya Awali dengan Air Bersuhu Netral Terlebih Dulu

Ristia Afifah

Hindari Stres Hingga Merawat Kesehatan Usus Menjaga Sistem Imun

Ristia Afifah

Perangkat Unik yang Hadirkan Sensasi Unik Kurangi Rasa Nyeri Mengenal TENS HV-F013

Ristia Afifah

Leave a Comment