26.9 C
Jakarta
Tuesday, Jul 7, 2020
Image default
Bisnis

Ini Tiga Dampak Negatif dari ‘Panic Buying’

Fenomena panic buying atau membeli barang dalam jumlah besar dapat berdampak kerugian terhadap masyarakat luas. Diketahui, fenomena panic buying terjadi menyusul masuknya Indonesia dalam peta sebaran virus corona atau Covid 19. Perusahaan multinasional Grant Thornton Indonesia menjelaskan panic buying tidak perlu terjadi, melihat potensi kerugian yang akan diakibatkan akan lebih bijak untuk menahan diri dan bersikap sewajarnya.

Audit & Assurance Partner Grant Thornton Indonesia, Alexander Adrianto Tjahyadi menjabarkan panic buying dapat menimbulkan kerugian secara keuangan tidak hanya secara personal namun juga secara luas, “Kami menyarankan untuk menahan diri dan membeli barang dalam jumlah sewajarnya, kita semua berharap virus Corona dapat ditangani dengan baik di Indonesia,” katanya dalam keterangan Kamis (5/3/2020). Alexander merinci ada tiga dampak negatif yang diamibatkan dari panic buying di antaranya meningkatkan inflasi. “Aksi panic buying yang hanya beberapa bulan sebelum Idul Fitri akan menyebabkan kenaikan inflasi yang lebih awal dan lebih lama,” jelasnya. Selanjutnya, hal kerugian yang akan terjadi adalah keuangan rumah tangga terganggu.

“Belanja dalam jumlah banyak ternyata otomatis langsung diikuti oleh kelompok lainnya (di sini juga terjadi efek latah). Dana yang seharusnya digunakan untuk kebutuhan reguler penting lainnya seperti uang sekolah anak atau cicilan rumah bisa saja tersedot,” tambahnya. Kemudian yang menjadi dampak negatif ketiga ialah pemborosan. “Bayangkan Anda membeli 50 kardus mie instan dan menimbun 100 kg beras sementara stok barang akan tetap cukup seperti apa yang dijanjikan pemerintah saat ini dan kondisi virus Corona tidak seburuk yang ditakutkan di tanah air,” urai Alexander. Pembelian berdasarkan panic buying tersebut dapat dikategorikan sebagai tindak pemborosan karena akan cukup sulit untuk menghabiskan bahan makanan tadi sebelum masa kadaluwarsanya.

Baca Lainnya

Lebih Dari 900 Unit Royal Sentul Park Terjual

Ristia Afifah

SMF Bakal Salurkan KPR buat Karyawan PNM

Ristia Afifah

Apersi Banten Tetap Apresiasi Penambahan Kuota FLPP Meski Kecewa

Ristia Afifah

Caketum HIPMI Jaya Indra Rukman Manfaatkan Instagram Jadi Sarana Sosialisasi

Ristia Afifah

Kami Dapat Tangani Kasus Jiwasraya Lebih Cepat dari KPK Stafsus Erick Thohir

Ristia Afifah

AAJI Minta Penyelamatan Jiwasraya Jangan Rugikan Nasabah

Ristia Afifah

Menhub Dijadwalkan Tinjau Dermaga Pelabuhan Muara, Ajibata dan Ambarita di Danau Toba

Ristia Afifah

Pernah Gabung di Kontraktor Listrik Rekam Jejak Ahok di Pertambangan

Ristia Afifah

IRDI Boyong Puluhan Investor Indonesia Ke Indonesia China Businees Forum

Ristia Afifah

Tiga Ciri Rentenir Online Berkedok Fintech yang Harus Diwaspadai

Ristia Afifah

Bangladesh Berminat Impor Embrio Ternak Indonesia Punya Kualitas Unggul

Ristia Afifah

SMF Gandeng Driver Taksi Online Perluas Akses KPR

Ristia Afifah

Leave a Comment