25.5 C
Jakarta
Tuesday, Apr 7, 2020
Image default
Bisnis

Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek Bisa Kurangi Kepadatan 40 Persen dari Beroperasi

PT Jasa Marga Jalan Layang Cikampek memprediksi Tol Layang Jakarta Cikampek mampu mengurangi kepadatan jalan Tol Jakarta Cikampek sampai 40 persen. "Prediksinya bisa kurangi kepadatan di jalur bawah hingga 40 persen dari kondisi saat ini," kata General Manager Traffic PT Jasa Marga Jalan Layang Cikampek (JJLC) Aprimon di Simpang Susun Cikunir, Bekasi, Minggu. Mulai pukul 06.05 WIB, jalan Tol Layang Jakarta Cikampek bisa digunakan atau dilewati kendaraan golongan 1 non bus. Untuk sementara, pengoperasian jalan tol ini tanpa tarif atau gratis.

Corporate Communication & Community Development Group Head PT Jasa Marga (Persero) Tbk Dwimawan Heru mengatakan dengan kondisi seperti ini, maka rasio antara kapasitas jalan dengan volume kendaraan (VC Ratio) akan meningkat. "Selama ini, khususnya di ruas Cikunir Karawang Barat VC Ratio nya sudah di atas satu. Jika berkurang 40 persen volumenya, maka rasionya bisa meningkat ke 0,7," kata Heru. Dengan VC Ratio sebesar itu, kata Heru, maka pengguna jalan tol di ruas itu memungkinkan pengguna jalan leluasa pindah jalur karena sudah tidak padat lagi.

Aprimon mengimbau pengguna di jalan tol layang sepanjang 38 kilometer itu tidak memacu kendaraan di atas 80 km per jam. "Kami sarankan 60 80 km per jam demi keselamatan dan kenyamanan," katanya. Pihaknya menyiapkan delapan lokasi untuk tempat berputar ke arah sebaliknya (u turn) guna evakuasi jika terjadi kecelakaan atau kondisi darurat lainnya.

"Tempat istirahat terdekat setelah melewati jalan tol layang ini di KM 50 sehingga sebaiknya semuanya dipersiapkan baik pengguna maupun kendaraannya," katanya. Ketika awak media mencoba jalan tol layang tersebut di rute arah Jakarta Cikampek maupun sebaliknya, kondisi lajur jalan tol memang sudah bisa dilalui. Pantauan ANTARA, rambu dan perlengkapan jalan tol sudah komplit. Hanya saja, ketika kendaraan melintas pada setiap sambungan girder (expansion joint) masih terasa sedikit ketidakrataannya.

Namun operator tol layang ini pada pekan lalu telah menyatakan kesiapannya untuk memberi perhatian serius atas hal itu sehingga penggunanya akan lebih aman dan nyaman.

Baca Lainnya

Kami Dapat Tangani Kasus Jiwasraya Lebih Cepat dari KPK Stafsus Erick Thohir

Ristia Afifah

Kepala BPPT Ajak Pemda Aceh dan Unsyiah Dirikan Pusat Pengembangan SDM Berbasis Iptek

Ristia Afifah

GOJEK Resmi Mengaspal di Thailand dengan Nama GET

Ristia Afifah

PGN Konsisten Bangun Infrastruktur Optimalkan Gas Bumi

Ristia Afifah

Ombudsman: Blokir Ponsel Ilegal Hanya Selesaikan Masalah di Sektor Hilir, Tidak di Sektor Hulu

Ristia Afifah

Chitose Incar Laba Bersih Naik 55 Persen Jadi Rp 21 Miliar

Ristia Afifah

IRDI Boyong Puluhan Investor Indonesia Ke Indonesia China Businees Forum

Ristia Afifah

BCA Donasikan Alat Operasi Katarak & Donor Darah Demi Tingkatkan Layanan Kesehatan

Ristia Afifah

Perumnas Fasilitasi Penyediaan Perumahan buat Karyawan Astra International

Ristia Afifah

SMF Gandeng Driver Taksi Online Perluas Akses KPR

Ristia Afifah

Resmikan Bandara Raden Inten II, Jokowi Minta Buka Rute Internasional dalam Dua Pekan

Ristia Afifah

Asbisindo Harap Tenggat Waktu Pemisahaan Unit Usaha Syariah dari Perbankan Diundur

Ristia Afifah

Leave a Comment