30.2 C
Jakarta
Thursday, Jul 16, 2020
Image default
Nasional

Jokowi Ingin PKH Bermanfaat untuk Peningkatan Gizi Anak

Presiden Joko Widodo meminta para penerima manfaat Program Keluarga Harapan (PKH) untuk pandai merencanakan penggunaan dana bantuan sosial tersebut sehingga tepat guna. Apalagi mulai tahun ini, besaran dana bantuan yang diterima para keluarga prasejahtera meningkat dibanding tahun tahun sebelumnya. Hal itu disampaikan Jokowi saat menyalurkan bantuan PKH kepada masyarakat di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, Senin (25/2/2019).

Penyaluran dilakukan di Gedung Patra Ria Pertamina, Kabupaten Cilacap. "Tolong dihitung direncanakan dipakai untuk apa biar penggunaannya betul betul tepat sasaran dan kita merencanakan betul secara jernih," ujar Jokowi seperit dalam keterangan yang dikirim Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden. Dalam acara tersebut, hadir 1.257 orang penerima manfaat PKH yang berasal dari keluarga prasejahtera di Kabupaten Cilacap.

Turut hadir pula kurang lebih 243 SDM pendamping PKH. Tumbuh kembang generasi muda Indonesia menjadi perhatian tersendiri dari Presiden Joko Widodo. Apalagi program kerja pemerintah ke depan juga berkaitan langsung dengan peningkatan kapasitas sumber daya manusia.

Maka itu, Kepala Negara meminta para keluarga penerima manfaat untuk meningkatkan gizi anak maupun ibu hamil dengan menggunakan dana bantuan PKH ini. "Anak didahulukan agar anak kita ini sehat sehat semua," tuturnya. Mengutip siaran pers Biro Humas Kementerian Sosial, untuk tahap pertama, Provinsi Jawa Tengah mendapat alokasi anggaran sebesar Rp2 triliun untuk PKH dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) pada tahun ini.

Khusus Kabupaten Cilacap, tahun ini dianggarkan dana bantuan PKH sebesar Rp92 miliar untuk 77.745 keluarga penerima manfaat. Untuk diketahui, implementasi PKH pada tahun ini berbeda dengan tahun tahun sebelumnya. Selain bantuan tetap yang besarnya mencapai kurang lebih Rp1,5 juta per keluarga tiap tahunnya, keluarga penerima manfaat juga mendapatkan dana tambahan yang besarannya disesuaikan dengan indeks bantuan sosial PKH.

Dalam indeks tersebut ditetapkan bahwa penerima manfaat akan menerima tambahan dana bila dalam satu keluarga terdapat ibu hamil, anak usia dini, anak usia SD hingga SMA, anggota yang mengalami disabilitas berat, serta lansia. Tampak hadir mendampingi Presiden di acara ini, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita, Menteri BUMN Rini Soemarno, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, dan Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji.

Baca Lainnya

DPR Tawarkan Solusi Lain Jokowi Tolak Lockdown

Ristia Afifah

Mulai Rasakan Gejala Virus Corona seperti Batuk & Demam Haruskah Segera menuju Dokter

Ristia Afifah

Jokowi Pimpin Rapat Percepatan Ekonomi Hadapi Virus Corona melalui Video Conference

Ristia Afifah

Kawasan Papua yang Masuk Daftar Warisan Dunia Taman Nasional Lorentz Tampil di Google Doodle

Ristia Afifah

Ini Alasannya BNN Gandeng Go-Jek & Grab buat Awasi Peredaran Narkoba

Ristia Afifah

Ini 4 Menteri yang Diprediksi Aman dari ‘Ancaman’ Reshuffle Jokowi

Ristia Afifah

Ini Pembelaan Arya Sinulingga Soal Lonjakan Tarif Listrik Tak hendak PLN Disebut Membohongi Rakyat

Ristia Afifah

Jaksa Agung Ajak Masyarakat Kawal Sidang Korupsi Jiwasraya di Pengadilan Tipikor Jakarta

Ristia Afifah

Pengadilan Negeri Jakarta Selatan Kembali Tolak Praperadilan Nurhadi BREAKING NEWS

Ristia Afifah

Mendagri Minta Dana Hibah Daerah Segera Dicairkan Jelang Pilkada Serentak 2020

Ristia Afifah

Bak Pepatah ‘Soldier Never Die’ Isu Prabowo Kembali Maju Pilpres 2024 Pengamat

Ristia Afifah

Mantan Ketua PB PGRI Sebut Mayoritas Guru & Kepala Sekolah Setuju UN Dihapus

Ristia Afifah

Leave a Comment