26.7 C
Jakarta
Sunday, Apr 5, 2020
Image default
Pendidikan

JPPI Kritik Langkah Pemerintah Hapus Ditjen PAUD Dikmas di Kemendikbud

Koordinator Nasional Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI) Ubaid Matraji mengkritik langkah pemerintah yang menghapus Direktorat Jenderal PAUD dan Pendidikan Masyarakat pada Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Menurut Ubaid, seharusnya pemerintah memberikan ruang kepada pendidikan nonformal. Dirinya menilai pembubaran Ditjen PAUD Dikmas bukti tidak berpihaknya pemerintah terhadap model pendidikan ini. "Harusnya pemerintah memberikan perhatian lebih kepada jenis pendidikan ini, bukan malah menganaktirikan. Dengan dihapusnya Ditjen PAUD Dikmas di struktur Kemendibud, maka ini akan menjadi ancaman bagi keberlangsungan pendidikan rakyat kecil, kelompok marjinal," ujar Ubaid pada acara Catatan Akhir Tahun JPPI di Cikini, Jakarta Pusat, Senin (30/12/2019).

Padahal menurut Ubaid, pendidikan tidak hanya di bangku formal saja. Namun selama ini, pemerintah hanya fokus kepada pendidikan formal. "Pemerintah itu hanya fokus kepada pendidikan formal, sekolah dan pendidikan tinggi. Sementara untuk pendidikan non formal anggaran di level daerah enggak sampai 1 persen. Artinya keberpihakan kebijakan dan anggaran tidak ada sama sekali. Apalagi hari ini dihapus," tutur Ubaid. Seperti diketahui, Presiden Joko Widodo (Jokowi) merombak struktur Kemendikbud yang dipimpin oleh Menteri Nadiem Makariem.

Perombakan struktur Kemendikbud itu ditetapkan dengan dikeluarkan Peraturan Presiden (Perpres) No 82 Tahun 2019 yang dikeluarkan pada 16 Desember 2019. Perpres ini menggantikan Perpres sebelumnya yakni Perpres No 72 Tahun 2019 yang dikeluarkan sekira dua bulan lalu yakni 24 Oktober 2019. Dalam Perpres No 82 Tahun 2019 itu, Jokowi merampingkan struktur Kemendikbud dari semula 16 pos disederhanakan menjadi 10 pos. Ditjen PAUD dan Dikmas termasuk dalam direktorat yang dihapus.

Baca Lainnya

Daftar Perguruan Tinggi Indonesia yang Masuk 200 Terbaik Asia Versi QS World Ranking Sampai 4ICU

Ristia Afifah

Perguruan Tinggi Hadapi Kesenjangan Antara Teori dengan Implementasi di Dunia Industri Praktisi IT

Ristia Afifah

Surga Belajar Bahasa di Kampung Inggris

Ristia Afifah

Syaiful Huda Minta Sekolah Tingkatkan Pengawasan Cegah Aksi Bullying

Ristia Afifah

Perempuan dan Pendidikan, Polemik Kesetaraan dan Ekonomi

Ristia Afifah

Al-Mizan Majalengka Menjadi Pilot Project Pesantren Go Digital Bagi Pesantren di Indonesia

Ristia Afifah

Edutrip Bagi Siswa Berprestasi SD di Sintang Kalimantan Barat

Ristia Afifah

Esri Indonesia capai UI Award 2019 Berkontribusi di Bidang Pendidikan

Ristia Afifah

Global NAMA Foundation & Wafaa Gelar Program ‘Uni Here I Come’ buat Pelajar Indonesia

Ristia Afifah

Bergambar Lengkap Bahasa Indonesia & Inggris Belum Terlambat! 50 Ucapan Selamat Hari Ibu

Ristia Afifah

10 Perguruan Tinggi Masuk Daftar Kampus dengan Penelitian Terbaik di Indonesia

Ristia Afifah

Nggak Harus Mahal, Program S2 Ilmu Komputer Kini Makin Diminati

Ristia Afifah

Leave a Comment