32.4 C
Jakarta
Tuesday, Jul 7, 2020
Image default
Metropolitan

Kalau Mas Anies Ngomong Begini Kan Jelas 3 Rencana Anies Baswedan Atasi Banjir Jakarta Ira Koesno

Presenter Ira Koesno mendapat kejelasan setelah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memaparkan tiga rencana Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI dalam menghadapi banjir di Ibu Kota. Pada acara Prime Show with Ira Koesno, Kamis (27/2/2020), Anies menjelaskan apa saja yang akan dilakukannya untuk menghadapi bahaya banjir yang diprediksi akan terus mengancam hingga bulan Maret. Anies mengatakan ada tiga hal yang akan dilakukannya mulai dari pemantauan sistem drainase hingga menyiagakan seluruh jajaran Pemprov.

Dikutip dari video YouTube Official iNews , Kamis (27/2/2020), awalnya Ira Koesno menanyakan kepada Anies bagaimana langkah Pemprov dalam menanggulangi curah hujan yang diprediksi akan terus lebat hingga bulan Maret. Anies lalu menjawab, pertama yang akan ia lakukan adalah memastikan kondisi drainase selalu baik. "Memastikan semua sistem drainase kita berjalan tanpa hambatan," katanya.

Anies mengatakan pada saat ini, ia hanya bisa melakukan pemantauan, karena pembangunan tidak mungkin dilakukan sekarang. "Itu yang bisa dikerjakan saat ini, membangun yang baru enggak mungkin," terangnya. Kedua Anies menjelaskan Pemprov DKI akan terus memastikan alat alat yang berfungsi dalam pengelolaan air agar terus berjalan dengan baik.

"Kemudian yang kedua, semua alat alat yang terkait dengan pengairan, pengelolaan air, itu berfungsi tanpa masalah," katanya. Anies lalu menceritakan bagaimana pentingnya pompa air di Jakarta. Ia mencontohkan lokasi perkampungan yang letaknya berada di bawah sungai.

"Sebagian dari sungai sungai kita itu lebih tinggi dari pada perkampungan, jadi harus diangkat dengan pompa," cerita Anies. Ia juga menyinggung saluran banjir kanal barat yang letaknya lebih tinggi dbandingkan perkampungannya. Langkah terakhir Anies adalah mempersiapkan personalia.

Mulai dari personil Sumber Daya Air, hingga Dinas Sosial akan terus disiagakan hingga ancaman banjir mereda. "Ketiga, seluruh personalia, baik itu dari Sumber Daya Air, ataupun dari pemadam kebakaran, atau dari semua yang sifatnya terkait dengan hujan, Dinas Sosial, semua dalam status siaga," tegas Anies. Ira Koesno lalu menanggapi pemaparan Anies tentang rencananya menghadapi banjir.

Ia merasa tercerahkan setelah Anies membahas langkah langkah penanggulangan banjir Pemprov DKI. "Nah kalau Mas Anies Ngomong begini kan jelas," ujar Ira Koesno. Ramainya masyarakat soal masalah banjir di Jakarta disebabkan oleh pernyataan pernyataan dari sejumlah tokoh dan pemberitaan dari media.

Anies mengakui banyak di antara mereka mengutip data yang salah soal isu banjir di Ibu Kota. Namun ia tak ingin menggubris itu semua, dirinya hanya ingin membuktikan komitmennya mengurus Jakarta lewat kerja nyata. Awalnya Anies mengklarifikasi perihal isu penurunan anggaran penyelesaian banjir.

Ia menunjukkan data yang bahwa anggaran banjir Jakarta justru naik dari Rp 3,8 triliun di tahun 2019, menjadi Rp 4,1 triliun di tahun 2020. Presenter Ira Koesno kemudian menanyakan kepada Anies perihal tanggapannya soal banyaknya tokoh dan media yang mengutip data tak valid. Anies mengakui hal tersebut sudah sering terjadi.

"Kita sudah terlalu sering," katanya. Ia kemudian memberikan sebuah komparasi. Dicontohkannya sebuah kertas berwarna putih, namun ketika 100 orang menyebut kertas tersebut hitam, maka akan terbentuk opini bahwa kertas itu memang berwarna hitam.

Sedangkan suara satu orang yang menyuarakan fakta tidak akan digubris karena kalah banyak. Merujuk dari contoh itu, Anies hanya ingin membuktikan kinerjanya lewat hasil nyata. "Jadi begini, saya ingin bedakan antara yang kita kerjakan dan yang dipercakapkan," kata Anies.

"Yang dirasakan masyarakat itu adalah yang kita kerjakan, bukan dipercakapkan." "Kita kerjakan semua," sambungnya. Anies bahkan mempersilahkan kepada seluruh pihak untuk mengecek langsung lapangan, bagaimana dirinya telah menangani banjir dengan baik.

Namun ketika melihat sosial media, Anies mengatakan hal yang ada di sana tidak akan sesuai dengan fakta yang ada di lapangan. "Tapi kalau Anda lihat sosmed, Anda akan ketemu percakapan," ujarnya. Kemudian Anies membahas soal hubungan antara pemerintah pusat dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.

Ia merasa selama ini ada pihak yang memprovokasi agar pemerintah pusat dan Pemprov saling berlawanan. "Itu lah kalau berusaha dibenturkan," katanya. Anies meluruskan ia telah bertemu dengan pemerintah pusat dan membicarakan solusi terbaik menanggulangi banjir.

Ia juga membantah hanya memperdebatkan normalisasi dan naturalisasi dengan Pemprov. "Kita berbicara tentang bagaimana kita mengendalikan air, supaya tidak mengalami banjir," terangnya. Solusi yang didiskusikan oleh Anies dengan Pemprov khususnya adalah pengendalian air di hulu agar tidak banjir.

"Kalau air turun dari hujan, kita tidak bisa atur," kata Anies. "Tapi air yang datangnya dari hulu bisa dikendalikan, dengan cara dibuatkan bendung bendung." "Sehingga selebat apapun hujan di sana, alirannya ke Jakarta bertahap."

"Kita bukan saja bicara tentang pelebaran sungai, tapi juga perlu mengendalikan volume air," imbuhnya.

Baca Lainnya

Kepadatan Kendaraan Pemudik Mulai Terlihat di GT Cikampek sampai Cibitung

Ristia Afifah

Awal Kecelakaan Maut Tangerang: Sopir Truk Hindari Razia Polisi hingga As Roda Patah

Ristia Afifah

Dalam 52 Hari, 11.290 Pelanggar Lalu Lintas Terekam E TLE

Ristia Afifah

Polisi Berjaket Ojol Setop Pemotor Ugal-ugalan Pernah Ditusuk Lerai Preman Palak Sopir 7 Tahun Lalu

Ristia Afifah

Dihukum Hormat Bendera, Oknum Polisi Marahi Pedagang Nasi Bebek

Ristia Afifah

Secara Umum susah buat Melihat Keberhasilan & Kegagalan Pemerintah kata Karyono Wibowo

Ristia Afifah

Rusanya Nggak Tahu Kemana Pohonnya Ditebang Bang Yos Sedih Lihat Kondisi Monas Sekarang

Ristia Afifah

Terekam CCTV Pakai Seragam Ojek Online Maling Sepeda Motor Beraksi di Grogol Petamburan

Ristia Afifah

Ceroboh Undang Perempuan HTI, Kepala Dinas DPPAPP DKI Jakarta agar Diberi Sanksi

Ristia Afifah

Oknum Diriver Ojol Pelaku Pelecehan Seksual Siswi SMK di Ciracas Sudah 6 Kali Beraksi

Ristia Afifah

Ada Gangguan Di Antara Stasiun Tanah Abang Palmerah, KCI Rekayasa Pola Operasi KRL

Ristia Afifah

Massa Gabungan Gerakan Indonesia Memanggil Berhenti di Depan Gedung Kementerian Agama

Ristia Afifah

Leave a Comment