25.7 C
Jakarta
Wednesday, Nov 13, 2019
Image default
Bisnis

Kesepakatan IA CEPA, Bahana Rekomendasi Beli Saham Sektor Konsumer

Setelah sekitar delapan tahun melakukan negoisasi kemitraan di bidang perekonomian antara Indonesia dan Australia, dalam pekan ini akhirnya mencapai kata sepakat untuk meningkatkan kerjasama dibidang perdagangan, investasi hingga jasa melalui penandatanganan Indonesia Australia Comprehensive Economic Partnership Agreement (IA CEPA). Berdasarkan kesepakatan baru ini, Indonesia akan menghapuskan tariff impor sekitar 94% atas sebanyak 10.252 jenis barang impor Australia, sedangkan Australia akan menghapuskan seluruhnya tariff impor atau 100% atas sebanyak 6.474 jenis barang Indonesia yang masuk ke Australia. Kesepakatan ini berlaku efektif bila telah mendapat persetujuan dari parlemen masing masing negara. Menurut Bahana Sekuritas, perjanjian ekonomi komprehensif ini akan memberi dampak positif bagi perekonomian kedua negara, meski pada awalnya Australia akan mendapat manfaat lebih besar dibanding Indonesia.

Data dari kementerian perdagangan memperlihatkan, pada 2018, perdagangan dengan Australia mengalami defisit sebesar $3,03 miliar, lebih baik dibanding pencapaian 2017, yang mencatat defisit sebesar $3,48 miliar. Ekspor terbesar Indonesia ke Australia adalah bahan bakar mineral, termasuk minyak mentah. Barang ekspor lainnya yang cukup besar ada kayu dan barang barang yang terbuat dari kayu, pakaian, alas kaki dan mesin. ‘’Dengan memperhatikan data ini, IA CEPA lebih menguntungkan bagi Australia mengingat surplus perdagangannya dengan Indonesia, terutama bagi produsen hasil pertanian,’’ papar Analis Senior Bahana Sekuritas Lucky Ariesandi dalam keterangan persnya, Rabu (6/3/2019).

Bila kesepakatan baru ini berlaku, maka eksportir sapi hidup jantan Australia akan menikmati tariff bebas bea, dari yang selama ini berlaku sebesar 5%, sedangkan tariff untuk ekspor daging sapi beku dan domba masing masing sebesar 2,5% untuk volume tak terbatas dan selanjutnya akan mendapar tariff bebas bea setelah 5 tahun. Tarif impor 5% atas beberapa produk susu juga akan dihapuskan, meski ada kemungkinan tariff bebas bea ini tidak berlaku bagi susu bubuk skim. Untuk impor sereal hingga 500.000 ton juga akan berlaku bebas bea, dan selanjutnya akan bertahap naik 5% per tahun. Sementara itu, bagi Indonesia, kesepakatan baru ini diharapkan mampu mendorong ekspor tekstil dan otomotif. Dengan penghapusan tariff 5% untuk tekstil, akan memungkinkan Indonesia bersaing dengan Thailand, Malaysia dan Vietnam, yang selama ini sudah menikmati tariff bebas bea dari Australia.

Sedangkan untuk ekspor kendaraan hibrida dan listrik akan menikmati bebas pajak bila kendaraan yang diekspor sedikitnya 35% dari total konten kendaraan, sudah dirakit di Indonesia. ‘’Dengan kesepakatan kendaraan hybrid ini, akan semakin memperkuat posisi Indonesia di daerah kawasan karena Indonesia memiliki banyak bahan baku untuk pembuatan baterai EV yang diperlukan bagi kendaraan hybrid,’’ papar Lucky. Dampaknya bagi inflasi juga akan positif karena harga daging sapi, tepung dan produk susu akan semakin stabil, setelah berlakunya tariff bebas bea, tambahnya.

Melihat kesepatakan IA CEPA terbaru ini, Bahana merekomendasikan beli atas beberapa saham sektor konsumer seperti saham Indofoof CBP yang selama ini mencatat beban pembelian tepung yang cukup besar , Mayora Indah yang membutuhkan gula cukup besar dalam produksinya juga akan mendapat keuntungan.

Baca Lainnya

Lebih Dari 900 Unit Royal Sentul Park Terjual

Ristia Afifah

Hospitality Indonesia Dorong Peningkatan Transaksi Industri Furnitur

Ristia Afifah

Tak Lagi Gunakan Boeing 747 400, Lion Air Siap Datangkan Airbus 330 900NEO

Ristia Afifah

Polisi Dalami Dugaan Pelanggaran Pidana Oleh Perusahaan Fintech Pinjaman Online

Ristia Afifah

Lebaran Tahun Ini, Pemudik Sudah Bisa Lewat Tol Trans Sumatera

Ristia Afifah

Prudential dan Ovo Umumkan Kemitraan Strategis di Indonesia

Ristia Afifah

TKI di Taiwan Diminta Pulang ke Indonesia, Bangun Usaha Waralaba

Ristia Afifah

Enam Hari Setelah Coblosan Pilpres, Jokowi dan Sri Mulyani Akan Hadiri Pertemuan Tahunan ABAC

Ristia Afifah

Dinilai Bagian dari Warisan Budaya, Pemerintah Perlu Lindungi Pabrik Rokok Kretek

Ristia Afifah

Waskita Karya Garap Proyek Renovasi Bandara Juanda Senilai Rp 685,5 Miliar

Ristia Afifah

IRDI Boyong Puluhan Investor Indonesia Ke Indonesia China Businees Forum

Ristia Afifah

SMF Bakal Salurkan KPR buat Karyawan PNM

Ristia Afifah

Leave a Comment