30.4 C
Jakarta
Monday, Jan 20, 2020
Image default
Metropolitan

Komplotan Penipu Online Asal Tiongkok Dirungkus Polisi Dari Rumah Mewah di Jakarta Barat

Tim gabungan Polda Metro Jaya menggerebek sebuah rumah mewah di Jalan Anggrek Neli Murni, Kemanggisan, Palmerah, Jakarta Barat, Senin (25/11/2019). Penggerebekan tersebut dilakukan terkait tindak pidana penipuan online. Selain itu, tim gabungan Polda Metro Jaya juga menggerebek rumah mewah lainnya di Puri Botanical Kembangan, Jakarta Barat atas dugaan kasus serupa.

Dari rumah itu polisi mengamankan 16 orang dimana 15 orang diantaranya adalah warga negara asing asal Tiongkok. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan pihaknya melakukan penggerebekan di 6 lokasi terpisah di wilayah hukum Polda Metro Jaya, Senin (25/11/2019) sore. Semuanya terkait asus dugaan tindak pidana fraud atau penipuan online jaringan Tiongkok.

"Semuanya terkait kasus penipuan online," kata Yusri. Dalam penggerebekan yang dilakukan di sejumlah lokasi tersebut kata Yusri para terduga pelaku ada yang mencoba kabur dan kocar kacir. "Namun semuanya berhasil kami amankan," katanya.

Yusri Yunus mengatakan dalam penggerebekan di rumah mewah di Anggrek Neli, Kemanggisan, Jakarta Barat, ada 26 pekerja yang diamankan aparat. Sebanyak 24 di antaranya warga negara Tiongkok. "Ada 26 yang diamankan, 24 diantaranya customer abal abal yang menjalankan aksi penipuan," kata Yusri.

Di ruang tengah rumah, terdapat belasan kotak yang ditempel busa peredam suara, diduga digunakan pelaku ketika menghubungi calon korban. Selain itu, terdapat sejumlah telepon genggam dan jaringan wifi di lokasi. Untuk penggerebekan rumah di Jalan Permata Jaya Hijau, Kebon Jeruk, Jakarta Barat polisi juga mengamankan WN Tiongkok, dan menyita puluhan handphone, komputer untuk melakukan kegiatan penipuan.

Bahkan saat petugas masuk ke dalam rumah tersebut tak sedikit dari mereka nekat loncat dari atap rumah sehingga ada yang terluka dibagian kaki. "Jaringan penipu internasional ini memanfaatkan lokasi perumahan sepi untuk menghindari kecurigaan petugas. Hingga kini kami masih melakukan pendataan WN Tiongkok dari lokasi penggerebekan lain," katanya. Yusri menjelaskan, modus yang digunakan pelaku adalah menelepon ke korban dan menyampaikan sejumlah kesalahan korban.

Misalnya soal tunggakan pajak. Para pelaku kemudian menawarkan bantuan untuk menyelesaikan masalah korban. "Rata rata ini warga negara dari Tiongkok dan korbannya juga sama warga negaranya," ujar Kombes Yusri.

Mereka yang ditangkap di 6 lokasi terpisah tersebut katanya akan langsung dibawa ke Mapolda Metro Jaya untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Baca Lainnya

Polisi Berencana Tertibkan Lapak Tukang Pembuat Pelat Nomor Pinggir Jalan

Ristia Afifah

Polisi Tahan Seorang Motivator yang Dilaporkan Cabuli Murid SD

Ristia Afifah

KPK hingga ICW Tanggapi Kasusnya Sandiaga Uno Minta Ari Askhara Jangan Dihancurkan Habis-habisan

Ristia Afifah

Polisi Sterilkan Lokasi Ledakan di Monas

Ristia Afifah

Rio Pulang Bugil & Mengalami Hal Mengerikan Janjian Dengan Cewek Idaman di TPU Prumpung

Ristia Afifah

Bocah Enam Tahun di Bekasi Tewas Lemas Terkunci Saat Sembunyi Dalam Mobil Tetangga

Ristia Afifah

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Sebut LRT Jakarta Proyek Gagal

Ristia Afifah

Mendagri Nilai Lobi Anies ke DPRD Jadi Kunci Mempercepat Penunjukan Wagub DKI

Ristia Afifah

Pedagang Sebut Sudah Sebulan Beredar Monyet Liar Berkeliaran di JPO Grogol Bikin Geger Warga

Ristia Afifah

Ini Kata Mahfud MD Reuni 212 Digelar di Monas

Ristia Afifah

Jalan Budi Kemuliaan Padat Peserta Aksi Reuni 212 Membubarkan Diri

Ristia Afifah

IndoXXI Website Yang Merugikan Mabes Polri

Ristia Afifah

Leave a Comment