25.6 C
Jakarta
Sunday, Dec 8, 2019
Image default
Nasional

KPK Periksa Tenaga Ahli Politisi PAN Terkait Suap Dana Perimbangan Pegunungan Arfak Papua

Tenaga ahli anggota DPR RI Sukiman, Suprapto, diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan suap pengurusan dana perimbangan pada APBN P 2017 dan APBN 2018 untuk Kabupaten Pegunungan Arfak, Papua. "Yang bersangkutan diperiksa sebagai saksi untuk SUK (Sukiman)," ujar Juru bicara KPK Febri Diansyah kepada wartawan, Senin (9/9/2019). Sebelumnya, KPK juga pernah mengonfirmasi tenaga ahli dari politisi PAN yang lain, yakni Suherlan dalam kasus yang sama beberapa waktu lalu.

Dalam kasus ini, KPK menetapkan Anggota Komisi XI DPR Fraksi PAN Sukiman dan Pelaksana Tugas dan Penanggung Jawab Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Pegunungan Arfak Natan Pasomba sebagai tersangka. Tersangka Sukiman selaku anggota DPR 2014 2019 diduga menerima sesuatu, hadiah, atau janji terkait dengan pengurusan dana perimbangan pada APBN P 2017 dan APBN 2018 untuk Kabupaten Pegunungan Arfak. Pihak Pemkab Pegunungan Arfak melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang mengajukan dana Dana Alokasi Khusus (DAK) pada APBN P 2017 dan APBN 2018 ke Kementerian Keuangan.

Pada proses pengajuan, Natan Pasomba bersama sama pihak rekanan (pengusaha) melakukan pertemuan dengan pegawai Kementerian Keuangan untuk meminta bantuan. Pihak pegawai Kementerian Keuangan kemudian meminta bantuan kepada Anggota DPR, Sukiman. Diduga, terjadi pemberian dan penerimaan suap terkait dengan alokasi anggaran Dana Alokasi Khusus/Dana Alokasi Umum/Dana Insentif Daerah untuk Kabupaten Pegunungan Arfak Tahun Anggaran 2017 2018. Pemberian dan penerimaan suap ini dilakukan dengan tujuan mengatur penetapan alokasi anggaran dana perimbangan dalam APBN P Tahun 2017 dan APBN Tahun 2018 di Kabupaten Pegunungan Arfak, Papua Barat.

Natan Pasomba diduga memberi uang dengan tujuan mendapatkan alokasi dana perimbangan untuk Kabupaten Pegunungan Arfak, Papua Barat. Natan Pasomba diduga memberi uang Rp4,41 miliar dalam bentuk mata uang rupiah sejumlah Rp3,96 miliar dan valas USD33.500. Jumlah itu merupakan commitment fee sebesar 9 persen dari dana perimbangan yang dialokasikan untuk Kabupaten Pegunungan Arfak.

Dari sejumlah uang tersebut, Sukiman diduga menerima sejumlah Rp2,65 miliar dan USD22 ribu. Sukiman diduga menerima suap ini antara Juli 2017 sampai dengan April 2018 melalui beberapa pihak sebagai perantara. Dari pengaturan tersebut, akhirnya Kabupaten Pegunungan Arfak mendapatkan alokasi DAK pada APBN P 2017 sebesar Rp49,915 miliar dan mendapatkan alokasi DAK pada APBN 2018 sebesar Rp79,9 miliar. Penetapan status tersangka terhadap keduanya merupakan pengembangan dari perkara sebelumnya.

Dimana, KPK telah lebih dulu menjerat empat tersangka sebelumnya yang terdiri dari Anggota Komisi ‎XI DPR Amin Santono, pihak swasta Eka Kamaluddin, Kasie Pengembangan dan Pendanaan Kawasan dan Pemukiman pada Kemenkeu Yaya Purnomo, serta kontraktor Ahmad Ghiast. Kini status keempatnya telah divonis bersalah oleh Pengadilan Tipikor Jakarta.

Baca Lainnya

Hasil Investigasi TGPF: Serangan Tidak untuk Bunuh Novel tapi Membuatnya Menderita

Ristia Afifah

Jabat Komisaris penting hingga Menanti Kelahiran Anak 2019 Jadi Tahun Keberuntungan Ahok

Ristia Afifah

Prabowo Soroti Negara Asing di Bumi Pertiwi yang Bikin Negara Rapuh

Ristia Afifah

Anggota DPD yang Tampil Sederhana Saat Pelantikan Bukan Orang Sembarangan Siapa Angelo Wake Kako

Ristia Afifah

Darurat Narkoba Jangan Hanya Retorika

Ristia Afifah

Begini Ekspresi AHY Saat Uluran Tangannya Ditolak Video Megawati Buang Muka di Depan Surya Paloh

Ristia Afifah

Akun Twitter Atas Nama Kwik Kian Gie Komentari E Sports Dan Situng KPU, Anak Jokowi: Ini Beneran?

Ristia Afifah

Jokowi Ingin PKH Bermanfaat untuk Peningkatan Gizi Anak

Ristia Afifah

NTT Bangga Sudah Mulai Merdeka Sinyal

Ristia Afifah

Seleksi PPDB Ketat, Perlu Persiapan Finansial Sejak Dini

Ristia Afifah

PT Cogindo DayaBersama (PLN Group) Buka Lowongan Kerja untuk Lulusan SMK, Buka hingga 29 Agustus

Ristia Afifah

Wilayah Manado Berawan Sepanjang Hari Prakiraan Cuaca BMKG 33 Kota Indonesia Rabu 20 November 2019

Ristia Afifah

Leave a Comment