32.9 C
Jakarta
Tuesday, Oct 15, 2019
Image default
Nasional

KPK Periksa Tenaga Ahli Politisi PAN Terkait Suap Dana Perimbangan Pegunungan Arfak Papua

Tenaga ahli anggota DPR RI Sukiman, Suprapto, diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan suap pengurusan dana perimbangan pada APBN P 2017 dan APBN 2018 untuk Kabupaten Pegunungan Arfak, Papua. "Yang bersangkutan diperiksa sebagai saksi untuk SUK (Sukiman)," ujar Juru bicara KPK Febri Diansyah kepada wartawan, Senin (9/9/2019). Sebelumnya, KPK juga pernah mengonfirmasi tenaga ahli dari politisi PAN yang lain, yakni Suherlan dalam kasus yang sama beberapa waktu lalu.

Dalam kasus ini, KPK menetapkan Anggota Komisi XI DPR Fraksi PAN Sukiman dan Pelaksana Tugas dan Penanggung Jawab Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Pegunungan Arfak Natan Pasomba sebagai tersangka. Tersangka Sukiman selaku anggota DPR 2014 2019 diduga menerima sesuatu, hadiah, atau janji terkait dengan pengurusan dana perimbangan pada APBN P 2017 dan APBN 2018 untuk Kabupaten Pegunungan Arfak. Pihak Pemkab Pegunungan Arfak melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang mengajukan dana Dana Alokasi Khusus (DAK) pada APBN P 2017 dan APBN 2018 ke Kementerian Keuangan.

Pada proses pengajuan, Natan Pasomba bersama sama pihak rekanan (pengusaha) melakukan pertemuan dengan pegawai Kementerian Keuangan untuk meminta bantuan. Pihak pegawai Kementerian Keuangan kemudian meminta bantuan kepada Anggota DPR, Sukiman. Diduga, terjadi pemberian dan penerimaan suap terkait dengan alokasi anggaran Dana Alokasi Khusus/Dana Alokasi Umum/Dana Insentif Daerah untuk Kabupaten Pegunungan Arfak Tahun Anggaran 2017 2018. Pemberian dan penerimaan suap ini dilakukan dengan tujuan mengatur penetapan alokasi anggaran dana perimbangan dalam APBN P Tahun 2017 dan APBN Tahun 2018 di Kabupaten Pegunungan Arfak, Papua Barat.

Natan Pasomba diduga memberi uang dengan tujuan mendapatkan alokasi dana perimbangan untuk Kabupaten Pegunungan Arfak, Papua Barat. Natan Pasomba diduga memberi uang Rp4,41 miliar dalam bentuk mata uang rupiah sejumlah Rp3,96 miliar dan valas USD33.500. Jumlah itu merupakan commitment fee sebesar 9 persen dari dana perimbangan yang dialokasikan untuk Kabupaten Pegunungan Arfak.

Dari sejumlah uang tersebut, Sukiman diduga menerima sejumlah Rp2,65 miliar dan USD22 ribu. Sukiman diduga menerima suap ini antara Juli 2017 sampai dengan April 2018 melalui beberapa pihak sebagai perantara. Dari pengaturan tersebut, akhirnya Kabupaten Pegunungan Arfak mendapatkan alokasi DAK pada APBN P 2017 sebesar Rp49,915 miliar dan mendapatkan alokasi DAK pada APBN 2018 sebesar Rp79,9 miliar. Penetapan status tersangka terhadap keduanya merupakan pengembangan dari perkara sebelumnya.

Dimana, KPK telah lebih dulu menjerat empat tersangka sebelumnya yang terdiri dari Anggota Komisi ‎XI DPR Amin Santono, pihak swasta Eka Kamaluddin, Kasie Pengembangan dan Pendanaan Kawasan dan Pemukiman pada Kemenkeu Yaya Purnomo, serta kontraktor Ahmad Ghiast. Kini status keempatnya telah divonis bersalah oleh Pengadilan Tipikor Jakarta.

Baca Lainnya

Diduga Selama 2 Jam Setnov ‘Mengadali’ Petugas Pengawal di Rumah Sakit

Ristia Afifah

Ketua DPR Dukung Pemindahan Ibu Kota Negara

Ristia Afifah

‎Pesan Jokowi untuk 781 Perwira TNI dan Polri: Jangan Pernah Kecewakan Orang Tua dan Bangsa

Ristia Afifah

Sujiwo Tejo, Mantan Jurnalis yang Jadi Seniman Wayang

Ristia Afifah

5 Pembunuhan Tersadis di Indonesia Lewat Algojo Bayaran, Korban dari Direktur Hingga Istri Pejabat

Ristia Afifah

Jatah Menteri Setelah Prabowo Bertemu Megawati, Dedi Mulyadi Yakin Jokowi Pilih Sesuai Keahliannya

Ristia Afifah

Kemenhub Undang Swasta Kembangkan Pelabuhan Tanah Ampo

Ristia Afifah

PT Cogindo DayaBersama (PLN Group) Buka Lowongan Kerja untuk Lulusan SMK, Buka hingga 29 Agustus

Ristia Afifah

Mardani Ali Sera Komentari Sosok yang Masuk Kakbah Demi Elektabilitas, Cak Lontong: Kebacut

Ristia Afifah

NTT Bangga Sudah Mulai Merdeka Sinyal

Ristia Afifah

Merasa Ditipu, Massa Pengunjuk Rasa di Jayapura Tidak Mau Lagi Ikut Aksi Demonstrasi

Ristia Afifah

Pasca OTT di Talaud, KPK Gelar Apresiasi Jurnalis Lawan Korupsi 2019 di Manado

Ristia Afifah

Leave a Comment