34.1 C
Jakarta
Tuesday, May 26, 2020
Image default
Sains

Langit Indonesia Akan Dihiasi Supermoon & Penampakan Planet Merkurius Bulan Februari

Pemandangan langit di bulan Februari 2020 akan semakin romantis dengan adanya fenomena Supermoon dan penampakan Planet Merkurius. "Untuk Februari ini hanya ada dua fenomena langit yang akan terjadi," ujar peneliti sains antariksa LAPAN Bandung, Dr. Johan Muhammad kepada Kompas.com, Sabtu (1/2/2020). Bulan akan tampak lebih besar pada bulan Februari ini.

Fenomena Supermoon atau bulan super ini diperkirakan akan terjadi pada 9 Februari mendatang. "Supermoon terjadi ketika Bulan berada pada fase purnama dan Bulan berada di jarak terdekat dengan Bumi," kata Johan. Akibatnya, bulan akan tampak lebih besar dari bulan purnama biasa.

Johan menambahkan pada Februari tahun ini, menjadi waktu di mana jarak Bulan dan Bumi berada paling dekat. "Sudah termasuk yang paling dekat (jarak Bulan dan Bumi)," sambung dia. Terkait dampaknya terhadap Bumi, Johan menjelaskan tidak ada pengaruh yang signifikan.

Seperti bulan purnama seperti biasa, kemungkinan pengaruhnya pada air pasang di laut. "Mungkin ada sedikit pengaruh air pasang di laut, tapi tidak berbahaya," jelas Johan. Planet Merkurius seperti melansir Space, merupakan planet yang paling cepat mengitari Matahari, karena jaraknya yang sangat dekat dengan Matahari.

Oleh karena itu, ornag Romawi menamakannya dengan nama dewa utusan mereka, yang dikenal sangat cepat. Planet ini juga dikenal sebagai planet terkecil dalam sistem tata surya ini. Namun, lebih besar sedikit dari Bulan Bumi.

Johan memaparkan, Planet Merkurius termasuk planet yang sulit diamati dari Bumi. Sebab, jarak planet ini di langit terlalu dekat dengan Matahari, sehingga terkena hamburan cahaya dari Matahari. "Namun, pada saat Merkurius berada pada jarak elongasi terjauhnya dari Matahari, Merkurius akan dapat cukup terlihat dari Bumi dengan mata telanjang saat Matahari tenggelam," jelas Johan.

Fenomena ini akan terjadi pada 10 Februari. Saat itu, Merkurius akan mungkin dilihat di langit sebelah barat saat Matahari tenggelam. "Hanya saja waktu untuk mengamati Merkurius juga cukup singkat, karena beberapa saat kemudian Merkurius juga akan tenggelam," sambung Johan.

Fenomena Supermoon dan penampakan planet Merkurius ini dapat disaksikan dengan mata telanjang secara langsung dari Bumi. Terutama penampakan langka planet Merkurius, yang nanti dapat dilihat saat Matahari terbenam.

Baca Lainnya

Ada Kucing yang Punya Bibir hingga Berwujud seperti Tupai 20 Foto Kucing dengan Tanda Lahir Unik

Ristia Afifah

Ini Kata Psikolog Agar Penyimpangan Tak Tumbuh di Masyarakat VIRAL Pemuda Curi Pakaian Dalam Wanita

Ristia Afifah

8 Hal Menarik Tentang Hewan Misterius Di Bunyu, Mirip Laba Laba Hingga Hasil Pemeriksaan BPSDPL

Ristia Afifah

Ini 12 Fenomena Langit Indonesia di Bulan Desember Dari Gerhana Matahari hingga Hujan Meteor

Ristia Afifah

Mudah Dijumpai di Indonesia, Siapa Sangka Bunga Jepun Oleander Menyimpan Racun Mematikan

Ristia Afifah

VIDEO Rezky Aditya Kesulitan Cium Citra Kirana Setelah Halal Jadi Suami Apa Masalahnya

Ristia Afifah

Iklim & Pengeboran Minyak Bumi Jadi Penyebab Kasus Kanibalisme Antar Beruang Kutub Meningkat

Ristia Afifah

Ini Dia Drone Yang Hampir Memicu Perang AS Iran, Lihat Kehebatan Dan Harganya

Ristia Afifah

Menyebabkan Diabetes hingga Lupus Mengenali Penyakit Autoimun yang Diderita Ashanty

Ristia Afifah

2 Oktober 1852 Pecapai Nobel Kimia 1904 Lahir William Ramsay Hari Ini dalam Sejarah

Ristia Afifah

Ini Tata Cara Salat Gerhana Bulan atau Salat Khusuf Gerhana Bulan Penumbra Terjadi 11 Januari

Ristia Afifah

Kenapa Menguap Bisa Menular? Berikut Penjelasan Ilmiahnya

Ristia Afifah

Leave a Comment