32.3 C
Jakarta
Wednesday, Dec 11, 2019
Image default
Bisnis

Luhut: Kalau Uni Eropa Sikat CPO, Kami Akan Bereaksi Keras

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan menegaskan, pemerintah pasti akan bereaksi keras andai Uni Eropa mengesahkan Delegated Act yang mendiskriminasi minyak kelapa sawit ( CPO). Bila disahkan atau diadopsi, aturan itu merugikan Indonesia karena mengklasifikasikan CPO sebagai komoditas tidak berkelanjutan dan berisiko tinggi. "Jadi akhirnya kalau ini menyikat sampai begini jauh, tentu kami akan bereaksi dengan keras karena kami (Indonesia) bukan negara miskin," ujarnya dalam acara briefing diskriminasi CPO di Kantor Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Rabu (20/3/2019).

Luhut juga mengatakan, Indonesia tidak akan mengemis kepada Uni Eropa terkait persoalan CPO. Sebab, kata dia, sebagai bangsa Indonesia memiliki martabat dan kedaulatan. CPO, sebut Luhut, tak sekedar komoditas ekpor utama Indonesia, namun juga terkait dengan sekitar 17 juta penduduk Indonesia yang bekerjaan terkait dengan sektor industri kelapa sawit. Bila Delegeted Act diadopsi oleh Uni Eropa, maka CPO Indonesia akan terdampak. Hal ini bisa mengancam nasib 17 juta tenaga kerja di sektor kelapa sawit. "Saya harap teman teman Eropa mengerti, jangan hanya lihat dari kacamata bapak saja, tolong lihat dari kacamata kami," kata dia. "Kalau presiden atau pemerintah tidak melawan ini, lantas kami bela rakyat kami itu gimana? Presiden sangat keras mengenai hal ini," sambungnya.

Delegated Act dirumuskan oleh Komisi Eropa dan akan dibawa ke Parlemen Uni Eropa untuk diambil keputusan. Ada waktu dua bulan ke depan untuk Uni Eropa mengambil keputusan. Namun pemerintah meyebutkan keputusan tersebut bisa lebih cepat karena ada sejumlah pertemuan pada April 2019.

Baca Lainnya

Tujuh Rute Baru Dibuka Di Bandara Bandara AP II, Berikut Daftar Lengkapnya

Ristia Afifah

PGN Konsisten Bangun Infrastruktur Optimalkan Gas Bumi

Ristia Afifah

Operasional Bank Indonesia Tutup 3 7 Juni Karena Libur Lebaran

Ristia Afifah

Rumah Sakit Bisa Bernafas Dululah Iuran Peserta BPJS Kesehatan Naik Menkes Terawan

Ristia Afifah

Tol Layang Japek Perlu Batasi Kecepatan & Bebas Truk ODOL Pengamat

Ristia Afifah

FTM Indopremier Gairahkan Investasi Milenial Jakarta

Ristia Afifah

Ombudsman: Blokir Ponsel Ilegal Hanya Selesaikan Masalah di Sektor Hilir, Tidak di Sektor Hulu

Ristia Afifah

Pengumuman Tata Cara Diskon Tiket Maskapai Biaya Rendah Ditunda

Ristia Afifah

Hospitality Indonesia Dorong Peningkatan Transaksi Industri Furnitur

Ristia Afifah

Penerimaan dari Cukai Kantong Plastik Bakal Dialokasikan untuk Pengelolaan Limbah Sampah

Ristia Afifah

Lebaran Tahun Ini, Pemudik Sudah Bisa Lewat Tol Trans Sumatera

Ristia Afifah

Perumnas Fasilitasi Penyediaan Perumahan buat Karyawan Astra International

Ristia Afifah

Leave a Comment