25.7 C
Jakarta
Wednesday, Nov 13, 2019
Image default
Internasional

Malah 4 Tahun Tak Bisa Dilepas Pria Ini Jepitkan Pinset menuju Alat Kelamin Diduga Demi Hasrat Seksual

Diduga demi memuaskan hasrat seksual, pria ini menjepitkan pinset ke alat kelaminnya. Namun nahas, pinset tersebut justru tak bisa dilepas selama 4 tahun. Dilansir Metro , insiden itu menimpa pria Arab Saudi yang berusia 22 tahun.

Pria yang tak disebutkan namanya itu pergi ke dokter untuk mengonsultasikan keluhan yang dialami. Ia mengatakan, dirinya merasakan sakit sejak memasukkan pinset ke dalam uretra. Aksi itu dilakukannya pada empat tahun silam.

Lantas, dokter pun memeriksa kondisi alat kelaminnya. Saat dilakukan pemindaian sinar X, terdapat pinset sepanjang 2,7 inci berada di dalam uretra pria tersebut. Di dalam uretra, pinset itu berada dalam kondisi terbuka.

Oleh karena itu, kondisi tersebut memberikan rasa sakit pada alat kelamin. Dokter pun mencoba melakukan penanganan. Pria tersebut harus menjalani anestesi umum untuk menjalani proses pengeluaran pinset.

Dokter memastikan agar pinset dalam keadaan tertutup saat dikeluarkan. Hal itu dilakukan agar ujung ujungnya yang tajam tidak merusak uretra. Akhirnya, proses pengeluaran pinset pun berjalan lancar.

"Operasi berjalan lancar dan pasien dapat pulang ke rumah dengan kondisi baik," kata dokter. Pria tersebut juga direkomendasikan untuk menjalani evaluasi psikiatri. Namun, dia menolak.

Pria itu pun langsung pulang ke rumah tanpa menginginkan pelayanan rawat jalan. Meskipun telah menyelesaikan perawatan, tetapi pria itu tidak mengungkapkan alasannya menjepitkan pinset ke alat kelamin. Namun, dalam beberapa kasus, pria menikmati memasukkan sesuatu ke alat kelamin mereka untuk kesenangan seksual.

Dokter mengatakan, beberapa pria melakukannya ketika mereka mabuk atau memiliki masalah kejiwaan. Pria pria tersebut biasanya tidak pergi ke dokter karena malu, kecuali jika mereka menemui masalah atas akibat perbuatannya. Sementara itu, pada kasus pria Arab Saudi itu, ia tidak mengalami masalah saat buang air kecil.

Kondisi fisiknya juga baik dan sehat. Lantas, kasus ini dimasukkan sebagai jurnal internasional di Science Direct dan Urology Case Reports. Diketahui, ternyata pria itu sebelumnya sering memasukkan barang barang logam ke uretranya.

Kasus serupa juga terjadi di Australia. Dilansir Kompas.com , sejumlah dokter berhasil menyingkirkan sebuah garpu baja sepanjang 10 cm dari dalam alat kelamin seorang pria. Kejadian nahas itu dialaminya setelah sebuah petualangan seksual berubah menjadi hal yang mengerikan.

Pria berusia 70 tahun itu datang ke unit gawat darurat Canberra Hospital di Australia dengan keluhan perdarahan di alat kelamin. Dia kemudian buru buru mengaku, dirinya telah memasukkan sebuah sendok garpu ke dalam uretra atau saluran kencingnya dalam upaya untuk memuaskan dirinya. Sayangnya, upaya itu menjadi bumerang dan garpu tersebut macet atau terjebak di dalam penisnya.

Hal itu tentu saja membuatnya menderita rasa sakit yang lumayan. Meskipun demikian, dia tidak langsung ke rumah sakit. Pria tua itu, mungkin karena malu, butuh waktu 12 jam untuk mengumpulkan keberanian sebelum akhirnya mencari bantuan medis.

Garpu tersebut begitu kuat bersarang di dalam tubuh pria tersebut, sehingga para dokter awalnya tidak bisa melihat penyebab ketidaknyamanan itu, demikian menurut laporan di The International Journal of Surgery . Namun, begitu diketahui persoalannya, sejumlah metode pengambilan dengan penarikan menggunakan tang dan pelumas yang berlimpah sukses dilakukan. Setelah prosedur tersebut berhasil, pria tua itu dikirim pulang ke rumahnya tanpa mengalami kerusakan jangka panjang pada penisnya.

Menurut artikel yang berjudul "An Unusual Urethral Foreign Body", sangat jarang terjadi benda asing bersarang di saluran kencing bagian bawah seorang pria. Namun, artikel itu mengemukakan, banyak benda yang tak terduga telah diambil dari bagian lain tubuh manusia. Benda benda itu, antara lain, sikat gigi, pensil, kunci, gelas plastik, bola lampu, termometer, tanaman dan sayuran, lintah, ular, lilin, dan lem.

Dokter Krishanth Naidu, Maurice Mulcahy, dan Amanda Chung mengatakan, mereka memutuskan untuk memublikasikan kasus yang tidak biasa itu demi menciptakan diskusi di kalangan medis terkait tantangan manajemen besar yang dihadapi oleh keanehan dan kejarangan sebuah garpu ditemukan dalam uretra alat kelamin. Mereka menambahkan, motif memasukkan benda benda ke dalam suatu wilayah yang sensitif sulit untuk dipahami. Menurut laporan tersebut, dalam serangkaian 20 kasus pada orang dewasa selama 9 tahun, memasukkan benda asing ke dalam saluran kencing bagian bawah merupakan insiden yang jarang.

Para dokter itu mengatakan, praktik tersebut cenderung terjadi "dalam kondisi tersebut yang menjadi patologis, penyalahgunaan obat dan mabuk". Dalam kebanyakan kasus di mana pasien malu, mereka berusaha untuk menangani masalah sendiri dengan risiko cedera. Menurut mereka, dalam situasi seperti itu, bahaya sesungguhnya adalah infeksi yang menyebabkan kematian karena pasien yang malu sering menunda perawatan medis.

Para dokter biasanya mencoba untuk menghindari operasi dalam kondisi seperti itu. Mereka memilih opsi yang akan meminimalkan trauma dan melestarikan fungsi ereksi. Berdasarkan laporan tersebut, gejala khas setelah kemasukan benda asing ke dalam uretra laki laki mencakup nyeri perut bagian bawah, nyeri alat kelamin, pembengkakan kelenjar atau batang alat kelamin, peradangan uretra, dispareunia (nyeri saat berhubungan seks), urine bernoda darah, piuria (ada nanah dalam urine), peningkatan frekuensi kencing, ketidakmampuan untuk buang air kecil, dan demam.

Baca Lainnya

Serpihan Logam Berjatuhan Akibat Pesawat Norwegian Airlines Terindikasi Alami Kegagalan Teknis

Ristia Afifah

Seorang Ibu di Brasil Mutilasi Anaknya Hanya karena Sang Bocah Berkata Ingin Jadi Perempuan

Ristia Afifah

Dokter Angkat Tumor Seberat 25 Kg di Tubuh Wanita 59 Tahun, Awalnya Mengeluh Sesak Napas

Ristia Afifah

Jokowi Ma’ruf Dilaporkan Menang Telak Di Australia

Ristia Afifah

Jadi Sorotan, Inilah Postingan Foto Terbaru Hyuna di Instagram

Ristia Afifah

Kedelai Dengan Iklim di Indonesia Dinilai Bagus untuk Membuat Miso Jepang

Ristia Afifah

Media Turki Ungkap Transkrip Rekaman Mengerikan Pembunuhan Jurnalis Arab Saudi Jamal Khashoggi

Ristia Afifah

Antusiasme WNI Ikuti Pemilu 2019 di India di Tengah Suhu Udara Panas 39 Derajat Celcius

Ristia Afifah

Tentara India dan Pakistan Baku Tembak di Perbatasan Kashmir, 5 Orang Tewas

Ristia Afifah

Antrean Warga Demi Stempel Heisei Terakhir di Stasiun Kereta Api Kota Kumamoto Jepang

Ristia Afifah

BNI Tokyo Ingin Mudahkan WNI Yang Ada di Jepang Lewat Aplikasi Pengiriman Uang

Ristia Afifah

Gadis Asal AS Berhasil Diterima di 115 Kampus dan Dapat Tawaran Beasiswa Lebih dari Rp 52,5 Miliar

Ristia Afifah

Leave a Comment