32.6 C
Jakarta
Saturday, Apr 4, 2020
Image default
Bisnis

Menhub Pindahkan Pelabuhan Logistik menuju Wae Kelambu Agar Wisatawan Nyaman di Labuan Bajo

Untuk memastikan wisatawan yang akan ke Labuan Bajo khususnya lewat Pelabuhan berasa nyaman, Menteri Perhubungan (Menhub), Budi Karya Sumadi akan memindahkan Pelabuhan Logistik dari Pelabuhan Bajo ke Wae Kelambu. Karena Pelabuhan Bajo nantinya akan dikhususkan untuk penumpang. Kunjungan ini merupakan kunjungan lanjutan yang sudah dilakukan tahun 2019 lalu. Dimana, Labuan Bajo menjadi salah satu dari lima destinasi wisata super prioritas atau Lima Bali Baru.

"Kita berniat membangun Pelabuhan untuk logistik. Karena pelabuhan lama ada dua kegiatan yang kurang sinkron," kata Menhub di Wae Kelambu, Kecamatan Komodo, Kabupaten ManggaraiBarat, Minggu (19/1/2020). Pelabuhan lama, kata Menhub, terbagi dua ada pelabuhan penumpang dan logistik. Tentu ini harus steril karena mayoritas penumpang adalah turis lokal maupun luar negeri. "Dalam perencanaan yang akan datang Pelabuhan lama akan dibuat khusus untuk penumpang. Pelabuhan ini akan dikhususkan untuk penumpang yang akan pergi ke destinasi wisata Labuan Bajo ke Komodo," paparnya.

Karena logistik ini menjadi kontraproduktif dalam kegiatan wisata maka dicarikan tempat terpisah di Wae Kelambu. Nantinya kata mantan Dirut AP II ini traffic daripada logistik ini bertambah banyak. Jika kemudian disiapkan 100 ribu TEus padahal volumenya 4 ribu TEus, Menhub mengatakan ini untuk masa depan. "Kita yakin ini akan tumbuh pesat," ujarnya.

Untuk menyinergikan pelabuhan ini Menhub juga akan menyiapkan tempat suplai dari Pertamina untuk BBM. Jadi satu tempat namun beranekaragam kegiatan. Ini kerjasama Kementerian Perhubungan dengan Pelindo III untuk jangka panjang. "Pelindo III untuk pengawasannya dan konstruksinya oleh APBN. Kami juga sudah berkoordinasi dengan Kementerian PU bahwa jalan dari dan menuju pelabuhan akan diperbaiki," tegasnya.

Tempat ini kata Menhub sangat ideal karena dari bandara hanya 19 menit dan dari Pelabuhan Labuan Bajo 30 menit. Diharapkan nanti Pelindo III yang akan mengelola ini. "Kita harapkan selesai Desember 2020. Dengan Skema pembiayanya adalah tahap pertama APBN Rp 200 miliar. Presiden intruksi pelabuhan lama selesai cepat, jika ini selesainya lama kita harus kerja keras," pungkasnya. Diketahui untuk Pelabuhan eksisting, akan dilakukan perpanjangan dermaga eksisting sepanjang 245 meter menjadi 300 meter, memperpanjang trestle yang semula 44 meter menjadi 134 meter, pembangunan reklamasi seluas 40 x 50 meter persegi, serta dalam jangka menengah akan membangun terminal penumpang baru.

Sementara pelabuhan multipurpose yang akan berfungsi sebagai pelabuhan khusus kargo dan curah cair ini akan dibangun oleh PT Pelindo III (Persero) dan dilengkapi lapangan penumpukan peti kemas serta terminal curah cair. Dermaga ini rencananya akan dapat disandari kapal berkapasitas 25.000 DWT. Dijadwalkan Presiden Joko Widodo akan meninjau lokasi proyek pembangunan multipurpose tersebut pada Senin besok (20/1).

Baca Lainnya

Kembangkan Teknologi UAV, Garuda Target Operasikan 100 Pesawat Kargo Udara Nirawak Pada 2024

Ristia Afifah

63 Triliun Penyelenggaraan ISEF 2019 Catatkan Kesepakatan Bisnis Senilai Rp 22

Ristia Afifah

Berikut Komentar PT CAS Menang Tender Proyek Bandara Komodo Labuan Bajo

Ristia Afifah

Presiden Jokowi wajib Jaga Perekonomian Indonesia Tahun 2020

Ristia Afifah

Tak Lagi Gunakan Boeing 747 400, Lion Air Siap Datangkan Airbus 330 900NEO

Ristia Afifah

Tak Ada Penerbangan dari Bali menuju China dari Hari Ini

Ristia Afifah

Faisal Basri Khawatirkan Pemberantasan Korupsi Didominasi Politisi di Kursi BPK

Ristia Afifah

Hari Ini PT KAI Gratiskan Kereta Api Lokal, Berikut Daftar 42 Kereta dan Rutenya!

Ristia Afifah

Bukan hanya Jiwasraya! Ada 3 Kasus Gagal Bayar Lain di Bisnis Asuransi

Ristia Afifah

1 Triliun/Hari Rata-rata Transaksi Rp 9 1 Juta Bursa Efek Sebut Investor Saham Capai 1

Ristia Afifah

Dinilai Bagian dari Warisan Budaya, Pemerintah Perlu Lindungi Pabrik Rokok Kretek

Ristia Afifah

Ditjen Bea Cukai Pastikan Tarif Cukai Rokok Naik Mulai 1 Januari Tahun Depan

Ristia Afifah

Leave a Comment