27 C
Jakarta
Friday, Jan 24, 2020
Image default
Kesehatan

Menimbang Gizi Makanan Berbuka Puasa, Sehat Mana Kolak Pisang atau Es Buah?

Kolak pisang merupakan salah satu menu buka puasa yang biasanya wajib disantap sebagai hidangan takjil. Kolak biasanya terbuat dari pisang, ubi, terkadang kolang kaling, yang disiram dengan kuah santan bercampur gula merah. Menu buka puasa ini cocok dihidangkan secara dingin maupun hangat.

Selain menyantapnya, apakah pernah memikirkan kandungan nutrisi di dalam makanan manis satu ini? Berikut penjabarannya jika dipisahkan berdasarkan bahan makanannya. Melansir Medical News Today, pisang kaya akan mineral yang disebut dengan kalium.

Satu pisang berukuran sedang mengandung 422 miligram kalium. Mineral ini penting karena membantu menjaga kadar cairan dalam tubuh dan mengatur pergerakan nutrisi dan produk limbah masuk dan keluar sel. Satu porsi pisang dianggap sekitar 126 gram dan mengandung 110 kalori, 30 gram karbohidrat dan 1 gram protein. Pisang secara alami bebas dari lemak, kolesterol, dan natrium.

Pisang juga mengandung vitamin (B6, C, A), magnesium, zat besi, mangan, serat hingga folat. Dalam laporan hsph.harvard.edu, sebanyak 80% hingga 90% mengandung lemak jenuh. Inilah yang memberikan tekstur kuat pada seuhu dingin atau ruang.

Laporan tersebut juga mengatakan santan tidak mengandung kolesterol, tidak ada serat, dan hanya jejak vitamin, mineral, dan sterol tumbuhan. Sterol tumbuhan memiliki struktur kimia yang meniru kolesterol darah, dan dapat membantu menghambat penyerapan kolesterol dalam tubuh. Namun sayangnya, jumlah yang ditemukan dalam beberapa sendok makan santan terlalu kecil untuk menghasilkan efek yang menguntungkan.

Ubi Menurut database nutrisi nasional USDA , satu ubi jalar panggang dengan kulit (diameter 2 inci, panjang 5 inci, sekitar 114 gram) menyediakan 103 kalori, 24 gram karbohodrat, 4 gram serat dan 7 gram gula. Ubi juga mengandung protein sebesar 2,3 gram.

Selain di atas, di dalam ubi juga terdapat kalsium, besi, magnesium, fosfor, vitamin E, folat hingga seng. Dari hasil studi penelitian yang dilansir dari NDTV Food menemukan, gula ini mengandung mineral seperti kalium , fosfor, seng, besi , mangan dan tembaga. Selain itu juga mengandung sejumlah kecil fitonutrien seperti polifenol, flavonoid, dan antosianidin, serta antioksidan.

Gula jawa kaya akan vitamin B terutama inositol (Vit8) yang diperlukan untuk pembentukan sel sel sehat, serta tiamin, riboflavin, asam folat dan kolin. Ini mengandung 16 asam amino yang sama dengan yang ada dalam getah dari mana ia berasal. Asam amino adalah blok bangunan protein dan dibutuhkan untuk pertumbuhan dan perbaikan sel.

Lalu bagaimana jika sudah dijadikan kolak? Berdasarkan Kompas.com, dalam satuan 100 gram penyajian kolak, terdiri dari isian lengkap, terdapat 163 kalori dengan rincian 47% lemak, 48% karbohidrat, dan 6% protein. Lemak dalam kolak terdiri dari lemak jenuh sebesar 7,804 gram, serta lemak tak jenuh sebesar 0,484 gram. Karbohidrat dalam kolak adalah kombinasi dari 2,8 gram serat serta 11,95 gram gula.

Kolak mengandung sodium sebesar 51 mg dan kalium sebanyak 219 mg. Satu yang biasanya ada dalam campuran kolak adalah kolang kaling. Buah berwarna putih yang kenyal itu mampu melancarkan pencernaan, obat radang sendi, mencegah osteoporosis, mengobati gatal gatal.

Kolang kaling kaya akan karbohidrat dan sumber vitamin A, B, dan C. Setelah melihat data di atas, kandungan kolak jauh lebih lengkap daripada es buah. Es buah secara keseluruhan hanya mengandung serat, vitamin, mineral, dan karbohidrat.

Artinya, es buah tidak menyuplai asupan protein yang juga dibutuhkan tubuh.

Baca Lainnya

Kena Infeksi Bakteri Pemakan Daging, Ada Benjolan Kehitaman di Tangan dan Kaki Pria Ini

Ristia Afifah

5 Perawatan Rumahan untuk Mengobati dan Mencegah Tangan Kering Menggunakan Lidah Buaya hingga Lemon

Ristia Afifah

Nutrisi yang Sesuai buat Pasien Kanker Caring People 2019

Ristia Afifah

9 Hal yang Terjadi Jika Terlalu Banyak Konsumsi Soft Drink, Bisa Sebabkan Penyakit Kronis?

Ristia Afifah

Ikan Lele Ternyata Ampuh buat Cegah Anak Stunting Tak wajib Daging Sapi yang Mahal

Ristia Afifah

Barbie Kumalasari Mengaku Berhubungan Intim 8 Kali Sehari, Bahayakah? Ini Kata dr Boyke

Ristia Afifah

Suara Orangtua Ardi & Ardan Bergetar Terharu Usai Operasi Pemisahan Anak Kembarnya Berhasil

Ristia Afifah

Cegah Kanker Hingga Penuaan Dini Tingkatkan Fungsi Otak 5 Manfaat Tak Terduga dari Teh Hijau

Ristia Afifah

KPAI Sarankan Masalah Stunting Jadi Program Strategis Nasional

Ristia Afifah

Bisa Bikin Gampang Sakit Hingga Susah Fokus 6 Dampak Buruk Malas Mandi Bagi Kesehatan

Ristia Afifah

Siapkan Biaya Persalinan Sejak Dini untuk Sambut Kelahiran Si Kecil

Ristia Afifah

Jangan Disepelekan Aida Saskia Prank Bunuh Diri Kenali 4 Hal Penting buat Cegah Upaya Bunuh Diri

Ristia Afifah

Leave a Comment