30.2 C
Jakarta
Thursday, Jul 16, 2020
Image default
Sains

Mudah Dijumpai di Indonesia, Siapa Sangka Bunga Jepun Oleander Menyimpan Racun Mematikan

Kebanyakan dari kita lebih menaruh kewaspadaan pada binatang yang dikenal mematikan baik karena racun maupun terkamannya. Padahal hal yang mematikan tak selamanya datang dari binatang, tanaman di sekitar kita pun perlu diwaspadai. Tanaman memang tidak bisa menyerang, tetapi zat yang terkandung di dalamnya ternyata berbahaya bagi manusia bahkan bisa mematikan.

Beberapa tanaman memiliki racun yang membahayakan manusia. Di antarnya adalah tanaman Oleander, atau nama populer di Indonesia ialah bunga jepun. Pasalnya, bunga jepun mudah dijumpai di taman, pekarangan rumah hingga tepian jalan penghias trotoar.

Namun ternyata bunga jepun merupakan tanaman yang amat beracun bahkan tergolong mematikan. Racun ini tersebar diseluruh bagian tanaman, mulai dari daun, bunga, biji buah, dahan, dan tangkai hingga getah batang pohonnya. Racun yang terkandung dalam bunga ini bisa langsung menyerang pencernaan.

Bahkan jika sudah dilakukan pengobatan, tetap saja akan menimbulkan kerusakan yang permanen. Dikatakan bahwa Aleksander Agung, raja Kekaisaran Makedonia, pernah kehilangan beberapa anak buahnya ketika sengaja mengkosumsi daging pada ranting Oleander. Kedua kandungan tersebut termasuk pada golongan cardiac glycoside , yakni suatu zat yang menyebabkan perlambatan denyut jantung dan gagal jantung.

Jika zat tersebut masuk ke tubuh manusia akan menimbulkan beberapa reaksi tubuh. Yakni dimulai dari muntah, diare, mata menjadi kabur, denyut jantung melambat, hingga koma bahkan bisa memicu kematian. Cara utama untuk mengatasi keracunan tanaman Oleander ini adalah dengan merangsang muntah.

Cara ini dilakukan agar racun yang masuk ke tubuh dapat keluar seluruhnya. Jika di rumah Anda terdapat anak anak, ada baiknya tidak menanam bunga ini di pekarangan rumah. Cara lain juga bisa dilakukan dengan mengedukasi anak ataupun orang sekitar yang belum mengetahui bahaya yang terkandung dalam Bunga Jepun.

Namun, jika upaya tersebut gagal, korban harus segara dilarikan ke rumah sakit untuk mendapat perawatan medis. Tindakan preventif perlu dilakukan untuk mengurangi resiko keracunan bunga jepun.

Baca Lainnya

Konsorsium Covid-19 Kembangkan Dua Rapid Diagnostic Test & Polymerase Chain Reaction

Ristia Afifah

Mulai Waktu Datangnya hingga Tembat Sambarannya Mitos-mitos Tentang Petir & Faktanya

Ristia Afifah

Dikhawatirkan Masuk Tanpa Terdeteksi Ilmuwan Mempertanyakan Tak Ada Kasus Virus Corona di Indonesia

Ristia Afifah

Berikut Perbedaan Ular Kobra & King Cobra Sama-sama Punya Bisa Mematikan

Ristia Afifah

Pelepah Hingga Bungkil Sawit Bisa Jadi Pakan buat Tingkatkan Bobot Sapi

Ristia Afifah

Intip Foto-fotonya Nora Alexandra & Jerinx SID Gelar Resepsi Pernikahan Sederhana namun Intim

Ristia Afifah

Menjernihkan Kembali Teluk Jakarta dengan Kerang Hijau

Ristia Afifah

Waspada Cuaca Ekstrem & Gelombang Tinggi Prakiraan Cuaca BMKG 5 – 12 Januari 2019 di Indonesia

Ristia Afifah

Inilah Penjelasan Ilmiah Melahirkan Dalam Kubur Dapatkah Janin Keluar pada Jenazah Perempuan Hamil

Ristia Afifah

Menyebabkan Diabetes hingga Lupus Mengenali Penyakit Autoimun yang Diderita Ashanty

Ristia Afifah

Langit Indonesia Akan Dihiasi Supermoon & Penampakan Planet Merkurius Bulan Februari

Ristia Afifah

Buaya Afrika Jadi Alasan Helmy Yahya Dipecat dari Dirut TVRI Apa Bedanya dengan di Indonesia

Ristia Afifah

Leave a Comment