32.4 C
Jakarta
Tuesday, Jul 7, 2020
Image default
Metropolitan

Panggung Politik hingga Sakiti Hati Rakyat PSI Kritik Anies Baswedan & Sekda DKI soal Banjir

Anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Justin Adrian menyebut, banjir di Jakarta digunakan Anies Baswedansebagai panggung politik. Ia menilai, langkah Anies yang langsung meninjau korban banjir, digunakan sebagai kesempatan swafoto dengan warga. Menurut Justin, Anies Baswedan tak punya solusi untuk mengatasi masalah banjir dari awal jabatannya.

"Anies justru menjadikan bencana banjir sebagai panggung politik untuk menaikkan elektabilitas," ujar Justin Adrian, dikutip dari , Jumat (28/2/2020). "Beliau punya kesempatan untuk datang ke lokasi banjir, lalu menyapa warga terdampak banjir sambil foto foto," lanjutnya. Justin menyebut, program naturalisasi yang disampaikan Anies Baswedan di masa kampanye itu terbengkalai.

"Kalau kita perhatikan, Pak Anies hanya bereaksi setelah banjir terjadi, itu juga hanya berupa aksi panggung." "Sepertinya itu memang strategi Beliau sesuai dengan hasil survei baru baru ini," jelasnya. Diketahui, dalam survei yang dikeluarkan oleh Indo Barometer pada 9 15 Januari 2020, sebanyak 27,5 persen responden memilih Anies Baswedan karena berjiwa sosial besar.

"Sepertinya Beliau lebih suka dikenal sebagai gubernur yang berjiwa sosial, dibandingkan gubernur yang mampu bekerja mengatasi banjir," ungkap Justin. Justin Adrian juga menyampaikan kritikannya atas pernyataan Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta, Saefullah yang meminta warga untuk menikmati banjir. Menurutnya, Saefullah tak menunjukkan sikap empati kepada masyarakat yang menjadi korban banjir.

"Pernyataan Pak Sekda itu menyakitkan hati rakyat Jakarta yang terkena banjir," kata Justin, dikutip dari , Jumat (28/2/2020). Sementara itu, Wakil Ketua DPW PSI DKI Jakarta, Rian Ernest menganggap Saefullah selalu menutupi kesalahan Anies Baswedan yang tak bisa menangani banjir. "Jika Pemprov punya konsep, Pak Sekda akan membeberkan panjang lebar."

"Karena tidak punya konsep pencegahan, apa boleh buat, pernyataan tidak berkelas semacam itu yang meluncur dari Beliau." "Pak Sekda jangan asal menutupi kesalahan Gubernur Anies dengan cara cara yang menyakiti rakyat," jelas Rian Ernest. Ia menilai, para korban sangat menderita, jadi mustahil bisa menikmati peristiwa banjir.

Selain itu, mereka harus mengungsi, barang barang rusak atau hancur, dan banyak yang terjangkit penyakit. Diberitakan , Rian Ernest menilai pernyataan Saefullah tak mencerminkan sikap seorang pejabat. “Pernyataan itu hanya mencerminkan ketiadaan empati dan kepedulian kepada para korban."

"Tidak pantas keluar dari mulut seorang pejabat." "PSI sangat menyesalkan karena menyakiti hati rakyat,” katanya. Diketahui, Saefullah meminta warga menikmati banjir saja pada Rabu (26/2/2020) lalu.

Ia mengatakan, tak ada gubernur di Ibu Kota Jakarta yang tak mengalami banjir. "Jadi dinikmati saja, itu soal manajemen, tubuh kita dua per tiga persen air, sering keluar air, di kepala di mata, harus ada manajemennya," ujar Saefullah di Balai Kota DKI. Sebelumnya, aktivis sosial sekaligus KomisarisAncol,Geisz Chalifah menuding, kritikan PSI terhadap Anies merupakan buntut dari Pilkada DKI Jakarta.

"Sakit hati Pilkada salahkan demokrasi, karena ini persoalan sakit hati pilkada," kata GeiszChalifah, dikutip dari YouTube , Rabu (26/2/2020). Menurutnya, PSI selalu mencecar AniesBaswedan soal banjir. "Persoalan banjir Jakarta, dihabiskan Anies, sampai dia menyatakan Anies tidak bekerja," katanya.

"Itu anak PSI enggak ribut tuh, jadi yang mereka inginkan sebenarnya apa?" "Menjadikan negara ini lebih baik atau ingin menghambat warga Jakarta untuk bahagia? karena prestasi Anies luar biasa," ungkapnya. GeiszChalifah menyebut, prestasi AniesBaswedan sudah diakui secara internasional.

"secara internasional kita diakui sebagai kota yang grand city apa saya lupa itu, tapi belum lama kita dapat penghargaan dari Amerika," ungkapnya.

Baca Lainnya

GrabWheels Disarankan Beroperasi di Tempat Wisata Bukan Alat Transportasi

Ristia Afifah

Ratusan Driver Gelar Syukuran & Doa di Tugu Proklamasi Nadiem Jadi Menteri

Ristia Afifah

Tomy Winata Minta Maaf terkait Insiden Pengacaranya Serang Hakim PN Jakarta Pusat

Ristia Afifah

Jangan Duduk di Kantor Saja Tunggu Laporan Anak Buah Ketua DPRD DKI Minta Anies Rajin Blusukan

Ristia Afifah

Komite Seni Budaya Nusantara & Teater Wayang Indonesia Gelar Wayang Orang Srikandi Mustokoweni

Ristia Afifah

Di DKI Jakarta, Jokowi Ma’ruf Unggul Di 4 Wilayah Ini

Ristia Afifah

Ketua DPRD DKI Usul Anies Pamer Alat Penanganan Banjir yang Pernah Dibeli

Ristia Afifah

Diperkosa dan Kerap Dicekoki Narkoba, Remaja 17 Tahun Loncat dari JPO di Terminal Depok

Ristia Afifah

Pengawasan dari Pemprov DKI Dinilai Lemah Sejumlah Mobil Terperosok di Proyek Galian

Ristia Afifah

Depok & Bekasi Lebih Buruk Lagi Terpantau Kualitas Udara di Jakarta Jauh dari Sehat

Ristia Afifah

Ini Kata Pegawai Toko Kue di Depok Viral Karena Tak Terima Pesanan Cake Bertuliskan Happy Birthday

Ristia Afifah

YLKI Desak Grab Stop Bisnis Sewa GrabWheel Jatuh Korban Jiwa

Ristia Afifah

Leave a Comment