25.5 C
Jakarta
Tuesday, Apr 7, 2020
Image default
Metropolitan

Panggung Politik hingga Sakiti Hati Rakyat PSI Kritik Anies Baswedan & Sekda DKI soal Banjir

Anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Justin Adrian menyebut, banjir di Jakarta digunakan Anies Baswedansebagai panggung politik. Ia menilai, langkah Anies yang langsung meninjau korban banjir, digunakan sebagai kesempatan swafoto dengan warga. Menurut Justin, Anies Baswedan tak punya solusi untuk mengatasi masalah banjir dari awal jabatannya.

"Anies justru menjadikan bencana banjir sebagai panggung politik untuk menaikkan elektabilitas," ujar Justin Adrian, dikutip dari , Jumat (28/2/2020). "Beliau punya kesempatan untuk datang ke lokasi banjir, lalu menyapa warga terdampak banjir sambil foto foto," lanjutnya. Justin menyebut, program naturalisasi yang disampaikan Anies Baswedan di masa kampanye itu terbengkalai.

"Kalau kita perhatikan, Pak Anies hanya bereaksi setelah banjir terjadi, itu juga hanya berupa aksi panggung." "Sepertinya itu memang strategi Beliau sesuai dengan hasil survei baru baru ini," jelasnya. Diketahui, dalam survei yang dikeluarkan oleh Indo Barometer pada 9 15 Januari 2020, sebanyak 27,5 persen responden memilih Anies Baswedan karena berjiwa sosial besar.

"Sepertinya Beliau lebih suka dikenal sebagai gubernur yang berjiwa sosial, dibandingkan gubernur yang mampu bekerja mengatasi banjir," ungkap Justin. Justin Adrian juga menyampaikan kritikannya atas pernyataan Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta, Saefullah yang meminta warga untuk menikmati banjir. Menurutnya, Saefullah tak menunjukkan sikap empati kepada masyarakat yang menjadi korban banjir.

"Pernyataan Pak Sekda itu menyakitkan hati rakyat Jakarta yang terkena banjir," kata Justin, dikutip dari , Jumat (28/2/2020). Sementara itu, Wakil Ketua DPW PSI DKI Jakarta, Rian Ernest menganggap Saefullah selalu menutupi kesalahan Anies Baswedan yang tak bisa menangani banjir. "Jika Pemprov punya konsep, Pak Sekda akan membeberkan panjang lebar."

"Karena tidak punya konsep pencegahan, apa boleh buat, pernyataan tidak berkelas semacam itu yang meluncur dari Beliau." "Pak Sekda jangan asal menutupi kesalahan Gubernur Anies dengan cara cara yang menyakiti rakyat," jelas Rian Ernest. Ia menilai, para korban sangat menderita, jadi mustahil bisa menikmati peristiwa banjir.

Selain itu, mereka harus mengungsi, barang barang rusak atau hancur, dan banyak yang terjangkit penyakit. Diberitakan , Rian Ernest menilai pernyataan Saefullah tak mencerminkan sikap seorang pejabat. “Pernyataan itu hanya mencerminkan ketiadaan empati dan kepedulian kepada para korban."

"Tidak pantas keluar dari mulut seorang pejabat." "PSI sangat menyesalkan karena menyakiti hati rakyat,” katanya. Diketahui, Saefullah meminta warga menikmati banjir saja pada Rabu (26/2/2020) lalu.

Ia mengatakan, tak ada gubernur di Ibu Kota Jakarta yang tak mengalami banjir. "Jadi dinikmati saja, itu soal manajemen, tubuh kita dua per tiga persen air, sering keluar air, di kepala di mata, harus ada manajemennya," ujar Saefullah di Balai Kota DKI. Sebelumnya, aktivis sosial sekaligus KomisarisAncol,Geisz Chalifah menuding, kritikan PSI terhadap Anies merupakan buntut dari Pilkada DKI Jakarta.

"Sakit hati Pilkada salahkan demokrasi, karena ini persoalan sakit hati pilkada," kata GeiszChalifah, dikutip dari YouTube , Rabu (26/2/2020). Menurutnya, PSI selalu mencecar AniesBaswedan soal banjir. "Persoalan banjir Jakarta, dihabiskan Anies, sampai dia menyatakan Anies tidak bekerja," katanya.

"Itu anak PSI enggak ribut tuh, jadi yang mereka inginkan sebenarnya apa?" "Menjadikan negara ini lebih baik atau ingin menghambat warga Jakarta untuk bahagia? karena prestasi Anies luar biasa," ungkapnya. GeiszChalifah menyebut, prestasi AniesBaswedan sudah diakui secara internasional.

"secara internasional kita diakui sebagai kota yang grand city apa saya lupa itu, tapi belum lama kita dapat penghargaan dari Amerika," ungkapnya.

Baca Lainnya

Atas Inisiatif Sendiri setelah Lihat Berita Ayu Ting Ting Beri Bantuan Korban Banjir di Depok

Ristia Afifah

Polisi Berencana Tertibkan Lapak Tukang Pembuat Pelat Nomor Pinggir Jalan

Ristia Afifah

Ini Dalih Gubernur Anies Bangun Hotel Mewah Pakai APBD di Taman Ismail Marzuki

Ristia Afifah

Massa Gabungan Gerakan Indonesia Memanggil Berhenti di Depan Gedung Kementerian Agama

Ristia Afifah

Masih Berstatus Saksi, Kivlan Zen : Saya akan Terima Keputusan Penyidik Apa Adanya

Ristia Afifah

Korban Sempat Dicekik Menggunakan Tali Rafia Rekonstruksi Pengeroyokan Sadis Alfian di Cengkareng

Ristia Afifah

Anies Baswedan Enggan Komentari Masukan Jokowi soal Banjir di Jakarta POPULER

Ristia Afifah

AR Tak Miliki Pekerjaan & Kurang Mampu Namanya Ikut Dicatut Kasus Lamborghini Todongkan Pistol

Ristia Afifah

ASN wajib Berhati-hatilah & Bersikap Arif dalam Menggunakan Media Sosial kata Suhardi Alius

Ristia Afifah

Sepekan Perluasan Aturan Ganjil Genap, 8014 Pengendara Ditilang karena Melanggar

Ristia Afifah

Pengawasan dari Pemprov DKI Dinilai Lemah Sejumlah Mobil Terperosok di Proyek Galian

Ristia Afifah

Polisi Berlakukan Kamera Tilang Elektronik Mulai Hari ini, Berikut 10 Lokasinya

Ristia Afifah

Leave a Comment