25.6 C
Jakarta
Saturday, Apr 4, 2020
Image default
Metropolitan

Pemotor Pria yang Pamer Kemaluan Kepada Siswi SMK di Bekasi wajib Ditindak Tegas KPAD

Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Kota Bekasi berharap aparat kepolisian segera menangkap pemotor pria yang pamer kemaluan terhadap siswi SMK di wilayahnya. Wakil Ketua KPAD Kota Bekasi, Rusham, menyarankan agar siswi SMK yang menjadi korban pelecehan seksual pemotor pria tersebut segera melapor kepada pihak berwajib atau lembaganya. "Saya pikir ini sebuah penyakit, seharusnya korban segera melapor ke kepolisian atau ke KPAD Kota Bekasi," kata Rusham, Kamis (26/12/2019).

Dia berharap pihak kepolisian dapat segera mengungkap pelaku sehingga dapat diproses secara hukum. Sebab, jika dibiarkan khawatir tidak menimbulkan efek jera. "Harus ditindak tegas, karena kejadian seperti ini merupakan penyakit di masyarakat," jelas dia.

Ia juga menghimbau agar masyarakat yang mengalami atau menemukan kejadian serupa agar tidak segan melapor baik ke polisi atau ke KPAD. "Tidak saja memviralkan videonya, tapi harus juga melaporkan ke pihak berwenang agar diberikan sangsi hukum, agar kedepannya tidak terulang kembali, tidak ada ruang bagi pelaku kejahatan seksual di Kota Bekasi," tuturnya. Sebelumnya, aksi pemotor pria pamer kemaluan di hadapan siswi SMK terjadi di Jalan Raya Pasar Kranggan, Kecamatan Jatisampurna, Kota Bekasi.

Insiden itu terjadi, Kamis (19/12/2019), sekitar pukul 13.00 WIB atau jam pulang sekolah. Detik detik aksi bejat pelaku sempat direkam korban hingga videonya viral di media sosial. Dalam rekaman video, nampak korban sedang berbonceng sepeda motor dengan rekannya sambil berusaha merekam aksi bejat pria yang berkendara di belakangnya.

Ketika posisi kendaraan keduanya semakin mendekat, korban langsung memberanikan diri meneriaki pria tersebut yang nampak sudah mengeluarkan kemaluannya. Usai diteriaki, pria yang menggunakan sepeda motor Honda Vario warna hitam bernomor polisi B 4743 TEZ itu berbalik arah kabur menjauh dari lokasi kejadian.

Baca Lainnya

Ini Jawaban Kapolres Bogor Ombudsman Pertanyakan Patwal di Jalur Puncak Bisa Dibeli

Ristia Afifah

Ratna Sarumpaet Ungkap Alasannya Tulis Buku Autobiografi Dirilis Januari 2020

Ristia Afifah

Jawa & Sumatera Harusnya Disambung Banjir Jakarta Fahri Hamzah Singgung Kepadatan Penduduk

Ristia Afifah

Massa Gabungan Gerakan Indonesia Memanggil Berhenti di Depan Gedung Kementerian Agama

Ristia Afifah

KPK hingga ICW Tanggapi Kasusnya Sandiaga Uno Minta Ari Askhara Jangan Dihancurkan Habis-habisan

Ristia Afifah

Mobil Xenia Masuk menuju dalam Lubang Galian di Jl DI Pandjaitan

Ristia Afifah

Jangan Duduk di Kantor Saja Tunggu Laporan Anak Buah Ketua DPRD DKI Minta Anies Rajin Blusukan

Ristia Afifah

Polisi Sudah Kantongi Identitas Pelaku Persekusi Terhadap 2 Anggota Banser NU di Jakarta Selatan

Ristia Afifah

Oknum Purnawirawan TNI Jadi Pemodal Deretan Fakta Miras Oplosan di Bandara Soekarno-Hatta

Ristia Afifah

Wali Kota Jakarta Barat Angkat Bicara terkait Video Viral Pegawai Honorer Masuk Got

Ristia Afifah

Badan Pajak DKI di RAPBD Jakarta 2020 Disorot DPRD 9 Miliar Nilai Fantastis 1 Set Komputer Rp 128

Ristia Afifah

Bahas Kondisi di Bogor hingga Normalisasi Vs Naturalisasi Bagus Mana Viral Analisis Banjir Jakarta

Ristia Afifah

Leave a Comment