26.7 C
Jakarta
Sunday, Apr 5, 2020
Image default
Bisnis

Perhutani Sabet Penghargaan BUMN Branding and Marketing Award 2019

Perum Perhutani raih penghargaan BUMN Branding and Marketing Award 2019 yang diselenggarakan BUMN Track di Ritz Carlton Hotel, Jakarta, Selasa (5/11/2019). Ajang BUMN Branding and Marketing Award 2019 adalah ajang pemberian penghargaan sebagai bentuk apresiasi Majalah BUMN Track terhadap perusahaan yang mampu meraih kinerja terbaik dibidang branding dan marketing. Acara ini dihadiri Guru Besar FEB Universitas Indonesia Prof. Rhenald Kasali, Ph. D dan Sekjen Kementerian Perhubungan Joko Saseno.

Penghargaan diserahkan oleh Harris Thajeb NON Excecutive Chairman DAN Indonesia Dentsu Aegis Network selaku dewan juri kepada dirut Perhutani yang diwakili Direktur Keuangan Eko Wahyudi. Perhutani menyabet penghargaan untuk kategori Corporate Marketing BUMN Bidang Usaha Industri Agro dan Farmasi sebagai pemenang International Sales & Marketing Terbaik 2019. CEO BUMN Track, SH. Sutarto menyatakan, BUMN Track telah berhasil menyelenggarakan BUMN Branding and Marketing Award selama 6 tahun terakhir.

Di tahun penyelenggaraan yang ke 7 BUMN Track bekerjasama dengan Arrbey Consulting dengan mengangkat tema ‘Beyond Innovation on Branding and Marketing’ "Branding and Marketing tidak hanya bermanfaat untuk meningkatkan kinerja perusahaan dan membangun citra positif dalam rangka meningkatkan corporate value, tetapi juga bermanfaat bagipemegang stakeholder," ujar Sutarto. Direktur Keuangan Perhutani Eko Wahyudi menjelaskan, selama ini Perhutani secara konsisten melakukan branding dan marketing melalui media sosial dan pemberitaan online.

Strategi ini diharapkan dapat mengenalkan produk produk Perhutani dengan jangkauan yang luas baik dalam negeri maupun luar negeri. "Perhutani saat ini telah mengembangkan penjualan online Toko Perhutani dan aplikasi mobile Toko Perhutani yang merupakan mobile apps pertama platform produk kehutanan," ujarnya. Aplikasi ini akan terus diperkaya dengan fitur fitur yang memudahkan proses interaksi dan transaksi produk Perhutani.

Di sektor wisata Perhutani juga semakin aktif mengembangkan bisnis pariwisata dengan memanfaatkan kekayaan aset hutan. Konsep ecopark tourism ini dikembangkan di berbagai hutan dengan menyediakan pusat wisata dan fasilitas pendukung. Perhutani saat ini mengelola lebih dari 170 destinasi wisata alam dan aset aset tersebut mulai ditata dan dilakukan rebranding. "Salah satu caranya, membuat standardisasi berdasarkan standard kementerian pariwisata yang kami sebut sebagai 'Canopy'", jelas Eko.

Baca Lainnya

5 Triliun PT Pegadaian Kanwil IX Jakarta Targetkan Penyaluran Pinjaman Rp 5

Ristia Afifah

Adira Finance Klaim Kuat di Segmen Commercial Car

Ristia Afifah

DVD Tayo Ayo Berpetualang Baru Dilaunching Terjual 500.000 Keping

Ristia Afifah

Ketahuilah Pengelolaan dan Perhitungan Suku Bunga Deposito Bank Agar Jadi Nasabah yang Cermat

Ristia Afifah

Implementasi NDPE Biodiesel di Indonesia Baru 64 Persen

Ristia Afifah

Asbisindo Harap Tenggat Waktu Pemisahaan Unit Usaha Syariah dari Perbankan Diundur

Ristia Afifah

Apresiasi Pengamen Kini Bisa Lewat GO PAY

Ristia Afifah

63 Triliun Penyelenggaraan ISEF 2019 Catatkan Kesepakatan Bisnis Senilai Rp 22

Ristia Afifah

Merintis Bisnis Batik Cirebon dari Bawah, Taty Sugiarti Punya Pelanggan Tetap Sampai Mancanegara

Ristia Afifah

Harga Emas Antam Naik Rp 2.000 Jadi Rp 743.000 Per Gram

Ristia Afifah

Pengelolaan Jaminan Sosial oleh Taspen Sudah Sesuai UU Dirut

Ristia Afifah

GOJEK Resmi Mengaspal di Thailand dengan Nama GET

Ristia Afifah

Leave a Comment