32.6 C
Jakarta
Saturday, Apr 4, 2020
Image default
Travel

Punya Pohon ‘Naga’ yang Keluarkan Darah Jika Ditebang Jelajah Pulau Socotra

Ada sebuah pulau kecil di Laut Arab, Timur Tengah di mana kehidupan di sana seperti berada di planet luar angkasa. Terletak tepat di antara Afrika di timur dan Semenanjung Arab di barat, pulau ini dikenal sebagai tempat paling asing di bumi. Di tengah pantai merah dan bukit pasir putih kristal, 800 ratus spesies yang berbeda, beberapa di antaranya ada selama lebih dari 20 juta tahun, dapat ditemukan di Socotra.

Nama Socotra berarti “Pulau Malcolm ”dalam bahasa Sansekerta kuno. Ekosistem di sana seolah terpisah dengan lainnya. Sebut saja succulents yang sangat langka, gigas Dorstenia, seringkali disebut sebagai ara Socotran, pohon baobab, serta Adenium Obesum (Desert Rose) yang memiliki bunga merah muda cantik yang tumbuh darinya di atas.

Di antara banyaknya tanaman langka di sana, ada satu yang cukup aneh. Mereka menyebutnya Pohon darah naga, Legenda menyebut jika pohon ini berasal dari seekor naga yang diubah menjadi pohon karena menghancurkan surga.

Berbeda dari namanya yang tampak menyeramkan, penampilan pohon ini cukup unik. Sekilas seperti jamur raksasa dengan daun berwarna hijau. Pohon ini secara ilmiah diberinama Dracaena Cinnabari.

Tak cuma penampilannya yang unik, namun juga getahnya. Getah pohon ini berwarna merah darah. Meski hanya sedikit mengikisnya, getah darah ini dapat langsung keluar dari pohon.

Penduduk asli menggunakan getah merahnya, darah naga, sebagai obat ajaib, obat untuk semua penyakit. Mereka telah menggunakannya untuk menyembuhkan segala sesuatu mulai dari diare, demam, virus, bisul, lesi, dan berbagai gangguan kulit dan ruam, seperti eksim. Mereka telah menggunakannya selama berabad abad.

Sejak darah naga digunakan sebagai obat, pulau itu segera berkembang menjadi tempat bagi para dukun dan penyembuh spiritual. Kini lebih dari 40.000 orang tinggal di pulau ini. Sangat sedikit orang luar yang mengunjungi atau bahkan mengetahui keberadaannya.

Pulau ini seolah terputus dari dunia luar dan secara geografis dari daratan Afrika selama jutaan tahun. Orang orang lokal sudah ada di sini selama yang mereka ingat. Mereka berbicara bahasa mereka sendiri dan memiliki tradisi mereka sendiri.

Mereka masih menggunakan darah naga sebagai obat ajaib serba guna. Padahal itu belum terbukti efektif. Meskipun demikian, Socotra dianggap sebagai habitat paling bio beragam di laut Arab, jika tidak seluruh Samudera Hindia.

UNESCO menamai pulau itu sebagai Situs Warisan Dunia dan menetapkan kawasan itu sebagai Cagar Biosfer Manusia. Tidak ada hotel, dan jalan beraspal baru dibangun baru baru ini. Namun ada pohon yang mengeluarkan darah dan mungkin saja mereka mengeluarkan darah karena mereka tidak ingin ditebang.

Baca Lainnya

Ukurannya Hanya Seluas Kamar Mandi Potret Apartemen Termurah di Hong Kong

Ristia Afifah

Mulai Besok Inilah 9 Promo Dan Diskon Hingga 74 Peringati Hari Kemerdekaan Mcd Hingga Kfc

Ristia Afifah

4 Tips Berfoto di Hutan Pinus, Usahakan Datang Lebih Pagi untuk Dapatkan Foto Instagramable

Ristia Afifah

Solusi makan Bersama Keluarga, Ayam Geprek Bensu Pilihannya

Ristia Afifah

Punya Pahlawan Wanita Terbanyak hingga Wanita dengan Mahar Terbesar 8 Fakta Unik Aceh

Ristia Afifah

Tiket Murah ke Singapura dari Jakarta, Tarifnya Mulai Rp 500 Ribuan

Ristia Afifah

Potret Liburan Artis Indonesia di Resor Mewah Ayana Komodo

Ristia Afifah

Kue Asida, Kudapan Manis Khas Maluku Utara yang Selalu Ada Saat Ramadan

Ristia Afifah

Tarif dari Rp 119 Ribu Per Malam 7 Hotel Murah di Magelang buat Liburan Akhir Pekan

Ristia Afifah

Bisa jadi Korban Penipuan! 10 Alasan Tidak Posting Boarding Pass di Media Sosial

Ristia Afifah

Konon Bikin Langgeng Pasangan yang Melewatinya Jembatan Asmara Coban Talun

Ristia Afifah

Diminta Matikan Rokok, Penumpang Mabuk Serang Pramugari dan Pilot Maskapai Aeroflot

Ristia Afifah

Leave a Comment