24.3 C
Jakarta
Wednesday, Feb 19, 2020
Image default
Travel

Punya Pohon ‘Naga’ yang Keluarkan Darah Jika Ditebang Jelajah Pulau Socotra

Ada sebuah pulau kecil di Laut Arab, Timur Tengah di mana kehidupan di sana seperti berada di planet luar angkasa. Terletak tepat di antara Afrika di timur dan Semenanjung Arab di barat, pulau ini dikenal sebagai tempat paling asing di bumi. Di tengah pantai merah dan bukit pasir putih kristal, 800 ratus spesies yang berbeda, beberapa di antaranya ada selama lebih dari 20 juta tahun, dapat ditemukan di Socotra.

Nama Socotra berarti “Pulau Malcolm ”dalam bahasa Sansekerta kuno. Ekosistem di sana seolah terpisah dengan lainnya. Sebut saja succulents yang sangat langka, gigas Dorstenia, seringkali disebut sebagai ara Socotran, pohon baobab, serta Adenium Obesum (Desert Rose) yang memiliki bunga merah muda cantik yang tumbuh darinya di atas.

Di antara banyaknya tanaman langka di sana, ada satu yang cukup aneh. Mereka menyebutnya Pohon darah naga, Legenda menyebut jika pohon ini berasal dari seekor naga yang diubah menjadi pohon karena menghancurkan surga.

Berbeda dari namanya yang tampak menyeramkan, penampilan pohon ini cukup unik. Sekilas seperti jamur raksasa dengan daun berwarna hijau. Pohon ini secara ilmiah diberinama Dracaena Cinnabari.

Tak cuma penampilannya yang unik, namun juga getahnya. Getah pohon ini berwarna merah darah. Meski hanya sedikit mengikisnya, getah darah ini dapat langsung keluar dari pohon.

Penduduk asli menggunakan getah merahnya, darah naga, sebagai obat ajaib, obat untuk semua penyakit. Mereka telah menggunakannya untuk menyembuhkan segala sesuatu mulai dari diare, demam, virus, bisul, lesi, dan berbagai gangguan kulit dan ruam, seperti eksim. Mereka telah menggunakannya selama berabad abad.

Sejak darah naga digunakan sebagai obat, pulau itu segera berkembang menjadi tempat bagi para dukun dan penyembuh spiritual. Kini lebih dari 40.000 orang tinggal di pulau ini. Sangat sedikit orang luar yang mengunjungi atau bahkan mengetahui keberadaannya.

Pulau ini seolah terputus dari dunia luar dan secara geografis dari daratan Afrika selama jutaan tahun. Orang orang lokal sudah ada di sini selama yang mereka ingat. Mereka berbicara bahasa mereka sendiri dan memiliki tradisi mereka sendiri.

Mereka masih menggunakan darah naga sebagai obat ajaib serba guna. Padahal itu belum terbukti efektif. Meskipun demikian, Socotra dianggap sebagai habitat paling bio beragam di laut Arab, jika tidak seluruh Samudera Hindia.

UNESCO menamai pulau itu sebagai Situs Warisan Dunia dan menetapkan kawasan itu sebagai Cagar Biosfer Manusia. Tidak ada hotel, dan jalan beraspal baru dibangun baru baru ini. Namun ada pohon yang mengeluarkan darah dan mungkin saja mereka mengeluarkan darah karena mereka tidak ingin ditebang.

Baca Lainnya

Diminta Matikan Rokok, Penumpang Mabuk Serang Pramugari dan Pilot Maskapai Aeroflot

Ristia Afifah

Kost-kostan yang Menjadi Saksi Sejarah Lahirnya Sumpah Pemuda 5 Fakta Museum Sumpah Pemuda

Ristia Afifah

Rekomendasi 7 Tempat Makan Legendaris di Pekalongan yang Cocok untuk Sarapan

Ristia Afifah

5 Tips Atasi Hipotermia saat Mendaki Gunung ala Medina Kamil

Ristia Afifah

Trik Bikin Menjaga Kantong Tidak Bolong Saat Pelesir di Luar Negeri

Ristia Afifah

4 Fakta Unik Rumah Makan Padang Benarkah Porsinya Lebih Banyak jika Dibawa Pulang

Ristia Afifah

5 Kebiasaan Wanita di Maroko untuk Menyambut Bulan Ramadan

Ristia Afifah

Ini 7 Tempat Wisata di Arab Saudi yang Bisa Dikunjungi Umrah di Tanah Suci

Ristia Afifah

Tak Hanya Pasar Tanah Abang, Ini 7 Tempat Belanja Baju Lebaran Murah di Jakarta

Ristia Afifah

Mengintip Suasana RedQ, Kantor Pusat AirAsia di Malaysia yang Bikin Betah Karyawan

Ristia Afifah

Tempat Tempat Wisata Di Jawa Barat Yang Populer

Ristia Afifah

Tempat Wisata di Magelang yang Instagramable 7 Potret Mata Langit Borobudur yang Viral di Medsos

Ristia Afifah

Leave a Comment