24.3 C
Jakarta
Wednesday, Feb 19, 2020
Image default
Bisnis

Rincian Perubahan Perjalanan Kereta Api di DAOP I Jakarta karena Gapeka 2019

PT KAI Daerah Operasional (Daop) 1 meminta pengguna untuk memperhatikan jadwal keberangkatan saat melakukan transaksi tiket dan pada waktu keberangkatan. Mulai 1 Desember 2019, sejumlah perjalanan kereta di stasiun keberangkatan Daop 1 Jakarta mulai mengalami perubahan jadwal. Perubahan jadwal perjalanan kereta api (KA) tersebut terjadi karena per 1 Desember 2019 Grafik Perjalanan Kereta Api (Gapeka) 2019 mulai diberlakukan.

Melalui Gapeka baru, perjalanan KA di area Daop 1 Jakarta juga mengalami peningkatan melalui penambahan enamKA baru dengan sejumlah relasi yang memiliki okupansi penumpang yang cukup tinggi. “Penetapan Gapeka 2019 merupakan penggantian terhadap Gapeka 2017 yang sebelumnya digunakan oleh KAI. Tentunya dengan beroperasinya KA baru ini kami berharap dapat memenuhi aspirasi dan kebutuhan pelanggan terhadap layanan kereta api, sehingga kereta api selalu menjadi transportasi yang dapat diandalkan,” jelas Executive Vice President Daop 1 Jakarta, Dadan Rudiansyah dalam keterangan tertulis yang diterima Kontan.co.id, Minggu (1/12/2019). Pengguna yang biasa menggunakan KA Senja Utama Solo relasi Pasar Senen Solo kini juga harus menyesuaikan keberangkatan yang sebelumnya malam hari menjadi pagi hari dengan keberangkatan dari Stasiun Pasar Senen pukul 05.50 WIB.

Gapeka 2019 yang akan berlaku di Daop 1 Jakarta menunjukkan peningkatan pada jumlah perjalanan kereta api sebesar 111,8 % dari realisasi Gapeka 2017. Pada Gapeka 2017 jumlah perjalanan kereta api sebanyak 1.460 dan naik menjadi 1.633 perjalanan kereta api di Gapeka 2019 Jumlah Tempat Duduk (TD) Keberangkatan di Daop 1 Jakarta juga meningkat hingga 114,8%, dari sebesar 36.874 di Gapeka 2017 menjadi 42.336 tempat duduk di Gapeka 2019. Melalui Gapeka 2019, stasiun yang mengalami penambahan layanan naik turun penumpang yaitu Stasiun Karawang.

Jika pada Gapeka 2017, stasiun Karawang hanya melayani 4 KA Jarak Jauh (KA Jayabaya dan Singasari), kini dengan Gapeka 2019 akan bertambah 6 KA yang berhenti dan melayani naik turun penumpang, yaitu KA Serayu, Jaka Tingkir dan Tawangjaya Premium. “Kami mengimbau kepada calon penumpang KA dengan keberangkatan 1 Desember 2019 dan seterusnya agar memperhatikan lagi jadwal yang tertera di tiket untuk keberangkatan dari Stasiun Karawang. Karena baru diberlakukan menggunakan Gapeka 2019, kami berharap calon penumpang tidak tertinggal kereta," tutup Dadan. Dari enam penambahan KA baru, tiga di antaranya keberangkatan dari Stasiun Gambir dan tiga KA lainnya keberangkatan dari Stasiun Pasar Senen.

Pengguna yang biasa menggunakan KA Senja Utama Solo relasi Pasar Senen Solo kini juga harus menyesuaikan keberangkatan yang sebelumnya malam hari menjadi pagi hari dengan keberangkatan dari Stasiun Pasar Senen pukul 05.50 WIB. Gapeka 2019 yang akan berlaku di Daop 1 Jakarta menunjukkan peningkatan pada jumlah perjalanan kereta api sebesar 111,8 % dari realisasi Gapeka 2017. Pada Gapeka 2017 jumlah perjalanan kereta api sebanyak 1.460 dan naik menjadi 1.633 perjalanan kereta api di Gapeka 2019. Jumlah Tempat Duduk (TD) Keberangkatan di Daop 1 Jakarta juga meningkat hingga 114,8%, dari sebesar 36.874 di Gapeka 2017 menjadi 42.336 tempat duduk di Gapeka 2019.

Melalui Gapeka 2019, stasiun yang mengalami penambahan layanan naik turun penumpang yaitu Stasiun Karawang. Bila pada Gapeka 2017, stasiun Karawang hanya melayani 4 KA Jarak Jauh (KA Jayabaya dan Singasari), kini dengan Gapeka 2019 akan bertambah 6 KA yang berhenti dan melayani naik turun penumpang, yaitu KA Serayu, Jaka Tingkir dan Tawangjaya Premium. “Kami mengimbau kepada calon penumpang KA dengan keberangkatan 1 Desember 2019 dan seterusnya agar memperhatikan lagi jadwal yang tertera di tiket untuk keberangkatan dari Stasiun Karawang. Karena baru diberlakukan menggunakan Gapeka 2019, kami berharap calon penumpang tidak tertinggal kereta," kata Dadan.

Baca Lainnya

Beli Rumah Bukanlah Impian UMK Baru di Tahun 2020

Ristia Afifah

Desainer Property Global asal Inggris Mulai Garap Pasar Indonesia

Ristia Afifah

Luhut: Kalau Uni Eropa Sikat CPO, Kami Akan Bereaksi Keras

Ristia Afifah

Ini Harapan Pelaku Industri Properti kepada Kabinet Baru

Ristia Afifah

IRDI Boyong Puluhan Investor Indonesia Ke Indonesia China Businees Forum

Ristia Afifah

Apresiasi Pengamen Kini Bisa Lewat GO PAY

Ristia Afifah

Wanita Karir Aktif Jadi Dokter hingga Pebisnis berhasil Mengenal Sosok Fitrie Oktavia asal Makassar

Ristia Afifah

Ketahuilah Pengelolaan dan Perhitungan Suku Bunga Deposito Bank Agar Jadi Nasabah yang Cermat

Ristia Afifah

Kembangkan Teknologi UAV, Garuda Target Operasikan 100 Pesawat Kargo Udara Nirawak Pada 2024

Ristia Afifah

1 Triliun/Hari Rata-rata Transaksi Rp 9 1 Juta Bursa Efek Sebut Investor Saham Capai 1

Ristia Afifah

Irfan Hakim & Omesh Prihatin Dengan Kasus Bandung Makuta

Ristia Afifah

Kemenristek Dikti Sambut Baik GOJEK Berikan Beasiswa menuju Mitra Driver

Ristia Afifah

Leave a Comment