25.5 C
Jakarta
Saturday, Jan 18, 2020
Image default
Sport

Sisi Religius Ahsan/Hendra, Lakoni Hal Ini Sebelum Menang di Kejuaraan Dunia 2019

Ganda putra Indonesia, / ternyata sosok yang religius. Sisi agamis ganda putra Indonesia, / baru baru ini dibeberkan oleh pelatih mereka, Herry Iman Piengardi. Lewat unggahan Instagram pribadinya, pelatih ganda putra Indonesia itu mengunggah potret Ahsan/Hendra sebelum bertanding di pekan lalu.

Dalam unggahan tersebut, tampak ganda berjuluk The Daddies itu terlihat berdoa sebelum bertanding dengan cara masing masing. Di foto kiri, Hendra tampak berdoa sementara di foto kanan, Ahsan juga tengah berdoa. "Doa sebelum tanding, berserah kepada tuhan," tulis Herry.

Terlepas dari sisi agamisnya, Ahsan/Hendra berhasil kembali menjuarai Kejuraan Dunia edisi 2019. Hasil ini membuat pasangan Ahsan/Hendra berhasil menyabet gelar Kejuaraan Dunia sebanyak tiga kali selama berpasangan. Sebelumnya, pasangan Ahsan/Hendra telah dua kali berhasil memenangi Kejuaraan Dunia pada 2013 dan 2015.

Sementara itu, Hendra terhitung telah empat kali menjuarai Kejuaraan Dunia. Satu lagi diperoleh Hendra saat berpasangan dengan Markis Kido 2007. Medali emas menjadi pencapaian terbaru pasangan ganda putra Indonesia, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan sepanjang tahun.

Diberitakan BolaSport.com sebelumnya, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan meraih titel juara dunia, Minggu (25/8/2019) waktu setempat usai menang atas Takuro Hoki/Yugo Kobayashi (Jepang) Ahsan/Hendra menaklukkan Hoki/Kobayashi 25 23, 9 21, 21 15 dalam laga berdurasi 1 jam empat menit di lapangan 1 St Jakobshalle, Basel, Swiss, tersebut. Medali emas meneruskan kiprah cemerlang Ahsan/Hendra sejak awal tahun ini.

Hingga Agustus 2019, pasangan berjulukan The Daddies tersebut sudah melakoni tujuh babak final. Final pertama Ahsan/Hendra terjadi pada turnamen di Istora Senayan, Jakarta, pada pertengahan Januari lalu. Kala itu, Ahsan/Hendra bersua rekan senegara, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo.

Namun, saat itu, Ahsan/Hendra hanya bisa menjadi runner up karena kalah 17 21, 11 21 dari Marcus/Kevin. Ahsan/Hendra meneruskan kiprah mereka pada All England Open 2019. Lagi lagi, mereka mampu menembus babak final.

Hasil akhir Ahsan/Hendra pada All England Open 2019 berbeda dengan final sebelumnya. Mereka menjuarai turnamen bulutangkis tertua di dunia itu setelah mengalahkan wakil Malaysia, Aaron Chia/Soh Wooi Yik, 11 21, 21 14, 21 12. Usai meraih gelar juara All England Open 2019, The Daddies kembali menembus babak final.

Kali ini, mereka mencapai partai puncak turnamen Singapore Open 2019. Namun, Ahsan/Hendra gagal naik ke podium kampiun. Mereka kalah dari pasangan Jepang, Takeshi Kamura/Keigo Sonoda, 13 21, 21 19, 17 21.

Kekalahan pada final Singapore Open 2019 kemudian dibalas Ahsan/Hendra pada New Zealand Open 2019. Pada partai puncak, mereka mengalahkan Hiroyuki Endo/Yuta Watanabe (Jepang). Ahsan/Hendra menang melalui laga tiga gim, 20 22, 21 15, 21 17, pada turnamen pembuka kualifikasi Olimpiade Tokyo 2020 tersebut.

Final kelima Ahsan/Hendra kembali terjadi di kandang sendiri di Istora Senayan, Jakarta. Mereka melaju ke babak final Indonesia Open 2019. Seperti final Indonesia Masters 2019, Ahsan/Hendra kembali bersua Marcus/Kevin.

Hasilnya pun identik. Ahsan/Hendra lagi lagi takluk dari pasangan berjulukan Minions itu. Mereka kalah straight game, 19 21, 16 21. Derbi Indonesia kembali tersaji satu pekan setelah Indonesia Open 2019.

Untuk ketiga kalinya sepanjang tahun, Ahsan/Hendra dan Marcus/Kevin bersua pada babak final. Japan Open 2019 menjadi arena pertemuan dua ganda putra Indonesia. Namun, Ahsan/Hendra masih gagal revans dari Marcus/Kevin. Mereka kalah 18 21, 21 23 usai melewati pertarungan yang ketat.

Kejuaraan Dunia 2019 menjadi turnamen ketujuh tempat Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan melaju hingga ke babak final. Lewat laga versus Takuro Hoki/Yugo Kobayashi, Ahsan/Hendra mengantongi gelar ketiga mereka sepanjang tahun.

Baca Lainnya

Indonesia Kirim Empat Wakil Live Score Hasil Laga Semifinal Kejuaraan Dunia Bulutangkis Junior 2019

Ristia Afifah

Live Streaming Twitch ESL One Mumbai 2019, Natus Vincere Melawan Keen Gaming

Ristia Afifah

Live Streaming Twitch EPICENTER Major, Virtus.pro VS Forward Gaming

Ristia Afifah

Bulutangkis Malaysia Kembali Tercoreng, Dua Pemain Ganda Putra Terjerat Rentenir Gegara Judi Online

Ristia Afifah

Hasil FP2 MotoGP 2019 Prancis Maverick Vinales Tercepat, Marc Marquez Kedua, Valentino Rossi?

Ristia Afifah

LADI Intensifkan Kegiatan Anti-Doping Rusia Dijatuhi Sanksi Empat Tahun oleh WADA

Ristia Afifah

KONI Banggai Nilai Herwin Yatim Pantas Sandang Penghargaan ‘Bupati Peduli Olahraga’

Ristia Afifah

Ducati Terlihat Lemah di MotoGP Belanda 2019 kata Andrea Dovizioso

Ristia Afifah

SIWO PWI Jakarta Gelar Diskusi Menakar Kesiapan DKI Jakarta Sebagai Tuan Rumah Popnas XV tahun 2019

Ristia Afifah

Putri Universitas Esa Unggul dan Putra UPH Juara Basket LIMA Basketball Jakarta

Ristia Afifah

Valentino Rossi Selalu Jaga Fisiknya Tetap Bugar Makanya Tetap Kompetitif kata Wayne Rainey

Ristia Afifah

Marc Marquez Start Posisi 5, Valentino Rossi Posisi 7, Marquez Anggap Rossi Bukan Pesaing

Ristia Afifah

Leave a Comment