24.3 C
Jakarta
Wednesday, Feb 19, 2020
Image default
Kesehatan

Studi Ilmiah Ungkap Wanita yang Menelan Sperma Berisiko Rendah Keguguran

Wanita mana pun yang telah hamil tentunya tidak ingin mengalami keguguran, bukan? Menurut sebuah penelitian, wanita yang sering melakukan seks oral pada pasangannya memiliki risiko lebih rendah mengalami keguguran berulang. Penelitian tersebut menyoroti bagaimana paparan oral terhadap sperma dapat mempengaruhi hasil kehamilan dengan cara yang positif.

Temuan yang dipublikasikan dalam Journal of Reproductive Immunology, mendukung penelitian sebelumnya yang menyatakan, ada beberapa faktor dari ayah, terutama air mani, yang dapat mempengaruhi sistem kekebalan tubuh wanita sebelum dan sesudah pembuahan. Para peneliti dari Leiden University Medical Center di Belanda menemukan bahwa paparan oral terhadap cairan mani dapat menyebabkan toleransi ibu terhadap antigen ayah. Temuan ini adalah hasil dari analisis data 97 wanita yang memiliki setidaknya tiga keguguran berturut turut sebelum penelitian dan 137 wanita yang tidak pernah kehilangan kehamilan. Demikian dilansir dari medical daily.

Tim Belanda memberikan kuesioner yang menanyakan peserta tentang kegiatan seksual mereka dengan pasangan pria mereka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 56,9 persen dari kelompok keguguran melaporkan melakukan hubungan seks oral dengan pasangannya, sementara 72,9 persen dari kelompok keguguran melaporkan lebih banyak melakukan seks oral. "Studi kontrol kasus yang cocok ini menunjukkan bahwa wanita dengan keguguran berulang memiliki seks oral lebih sedikit dibandingkan dengan wanita dengan kehamilan yang lancar," kata para peneliti dalam penelitian tersebut.

"Ini sejalan dengan hipotesis bahwa usus memiliki penyerapan yang paling memadai dalam ketiadaan lingkungan inflamasi, dan cairan mani mengandung antigen HLA terlarut yang sudah dapat menginduksi toleransi imun ibu terhadap antigen ayah yang diwariskan dari janin sebelum implantasi." Pada penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa menelan sperma dapat mengurangi terjadinya preeklampsia gangguan kehamilan. Temuan terbaru tidak memberikan hubungan langsung antara seks oral dan pengurangan keguguran.

Namun, para peneliti mengatakan cairan mani berpotensi memiliki beberapa faktor imunoregulasi, yang dapat memainkan peran penting dalam menciptakan toleransi ibu untuk melindungi janin selama kehamilan. Faktor faktor tersebut, termasuk sitokin, hormon dan antigen HLA yang larut telah terbukti efektif melalui paparan vagina. Para peneliti mencatat penelitian yang lebih besar diperlukan untuk mengkonfirmasi temuan mereka dan untuk menyediakan hubungan langsung antara paparan sperma dan risiko yang lebih rendah dari berulang mikro.

Baca Lainnya

dari Kompres Air Hangat hingga Banyak Minum Cairan 5 Cara Menurunkan Panas pada Anak

Ristia Afifah

Kardiolog Harry Suryapranata Memperoleh Gelar Kehormatan di Belanda

Ristia Afifah

3 Minuman Ini Bisa Turunkan Berat Badan, Cocok Diminum Sebelum Tidur

Ristia Afifah

Implementasi Peraturan tentang Nutrisi Medis Khusus buat Memenuhi Nutrisi Anak Berpenyakit Langka

Ristia Afifah

70 buat Memperoleh Kesehatan Tubuh yang Baik Kenali Konsep 30

Ristia Afifah

Perangkat Unik yang Hadirkan Sensasi Unik Kurangi Rasa Nyeri Mengenal TENS HV-F013

Ristia Afifah

Produk Kesehatan yang Terbuat dari Ekstrak Teripang Emas Jawaban Atasi Masalah Kesehatan

Ristia Afifah

Indonesia Butuh 400 Rumah Sakit buat Tangani Penderita Stroke

Ristia Afifah

Sosialisasi Pentingnya Bahaya Penularan Penyakit dari Hewan Lewat Pertunjukan Teater ‘SUN’

Ristia Afifah

Kata Dokter Sandiaga Gangguan Lambung, Mungkinkah Ini Pengaruhi Tenggorokannya Hingga Tak Bersuara?

Ristia Afifah

Madu hingga Teh Kantong Cara Mengatasi Iritasi Mata Pakai Bahan Alami

Ristia Afifah

Pencernaan Bermasalah & Jerawat Tak Terkontrol 9 Tanda Kamu wajib Berhenti Minum Susu

Ristia Afifah

Leave a Comment