28.5 C
Jakarta
Saturday, Aug 8, 2020
Image default
Metropolitan

Tak Gunakan Seatbelt Jadi Pelanggaran Terbanyak Tilang Elektronik

Sejak diberlakukan mulai 1 Juli 2019 kemarin, sudah ribuan pengendara mobil terciduk kamera tilang elektronik atau electronic traffict law enforcement ( ETLE). Kamera tersebut disebar di 10 titik pantau sekitar Thamrin Sudirman, Jakarta. Berdasarkan laporan Ditlantas Polda Metro Jaya, pelanggar terbanyak adalah pengguna mobil yang tidak mengenakan sabuk pengaman.

Dari 1.440 pelanggar (1 Juli sampai 7 Juli 2019), 824 pelanggar tidak mengenakan sabuk pengaman saat berkendara. "Sedangkan pelanggaran marka jalan sebanyak 306 pelanggar, ganjil genap sebanyak 252 pelanggar, sedangkan pengendara yang bermain telepon genggam (HP) ketika mengemudi terpantau sebanyak 58 pelanggar," ujar Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, Kompol Muhammad Nasir saat dihubungi, Jakarta, Selasa (9/7/2019). Pelanggar yang tidak mengenakan sabuk pengaman pun terus bertambah, lanjut Nasir. Berdasarkan data terbaru (8 Juni 2019), dilaporkan sudah ada 76 pengendara mobil yang tidak mengenakan sabuk pengaman.

Sedangkan pelanggar ganjil genap sebanyak 67 pengendara, dan pelanggaran karena menggunakan HP sebanyak 12 pelanggar. Pelanggaran pelanggaran itu terpantau di jembatan penyeberangan orang (JPO) depan Kementerian Pariwisata, Simpang Bundaran Patung Kuda, dan Simpang Sarinah arah HI. Pelanggaran juga terjadi di Simpang Sarinah arah Monas, JPO Plaza Gajah Mada, Flyover Jalan Layang Non Tol (JLNT) Kasablanka arah Semanggi, JLNT Kasablanka arah HI, JPO Kemenpan, JPO Ratu Plaza, dan JPO Hotel Sultan.

Mobil yang ditilang adalah berpelat B. Saat ini kita sedang berkoordinasi dengan Kakorlantas agar bisa menindak kendaraan diluar pelat B yang berada di Jakarta. Sedang proses," jelas Nasir. Sabuk pengaman sendiri merupakan fitur standar pada tiap produk roda empat yang harus dikenakan saat digunakan. Penggunaannya juga sudah diatur dalama Undang undang No.22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) tepatnya pada pasal 106 ayat 6. Pada aturan tersebut tertulis bahwa setiap orang yang mengemudikan kendaraan bermotor beroda empat atau lebih di jalan dan penumpang yang duduk di sampingnya wajib mengenakan sabuk keselamatan.

Bagi pengemudi yang tidak mentaatinya akan diberikan sanksi pidana, sebagaimana tertuang pada pasal 289 di Undang undang yang sama. Yaitu, pidana kurungan paling lama satu bulan atau denda paling banyak sebesar Rp 250.000.

Baca Lainnya

Ada Gangguan Di Antara Stasiun Tanah Abang Palmerah, KCI Rekayasa Pola Operasi KRL

Ristia Afifah

Rio Pulang Bugil & Mengalami Hal Mengerikan Janjian Dengan Cewek Idaman di TPU Prumpung

Ristia Afifah

KAI & MRT Bentuk Perusahaan Patungan Kembangkan Potensi TOD

Ristia Afifah

Diduga Ini Penyebab Kematian Mendadak Selebgram Desy Nurhakiki Bukan Karena Overdosis Narkoba

Ristia Afifah

48 RW di 12 Kecamatan DKI Jakarta Kebanjiran BPBD DKI

Ristia Afifah

IndoXXI Website Yang Merugikan Mabes Polri

Ristia Afifah

Sidang Praperadilan Enam Aktivis Papua Ditunda Polda Metro Jaya Tidak Hadir

Ristia Afifah

YLKI Desak Grab Stop Bisnis Sewa GrabWheel Jatuh Korban Jiwa

Ristia Afifah

Ratna Sarumpaet Ungkap Alasannya Tulis Buku Autobiografi Dirilis Januari 2020

Ristia Afifah

Sepekan Perluasan Aturan Ganjil Genap, 8014 Pengendara Ditilang karena Melanggar

Ristia Afifah

Minta Maaf & Beberkan Perubahan Ayah Ini Melan Refra Anak John Kei Kemunculannya Curi Perhatian

Ristia Afifah

Gelar Resepsi di Tengah Corona Fakta Kapolsek Kembangan Kompol Fahrul Sudiana Dicopot dari Jabatan

Ristia Afifah

Leave a Comment