Image default
Sport

Valentino Rossi Selalu Jaga Fisiknya Tetap Bugar Makanya Tetap Kompetitif kata Wayne Rainey

Dukungan diberikan legenda Yamaha,Wayne Rainey, kepadaValentino Rossiuntuk terus membalap diMotoGP. Meski memiliki basis penggemar yang besar, keputusanValentino Rossiterus bertahan diMotoGPtetap menimbulkan kontroversi. Sebagian pihak berpendapat bahwa Rossi sebaiknya pensiun karena dianggap sudah habis dan menghalangi jalan pembalap muda untuk bersinar.

Pendapat ini semakin menguat menyusul penampilan impresif dua penunggang Yamaha, Maverick Vinales dan Fabio Quartararo. Meniliki dari usia yang lebih muda, Vinales dan Quartararo dianggap pantas mengisi kursi pembalap utama Yamaha pada 2021 daripada Rossi. Pun begitu ketika dilihat dari hasil yang dicapai sepanjang musim lalu.

Vinales dan Quartararo dapat tampil cepat sejak sesi latihan bebas dan bertengger di atas podium. Keduanya sama sama mengoleksi tujuh podium musim lalu. Penampilan Rossi sebenarnya tidak bisa dibilang buruk buruk amat. The Doctor tampil menawan pada seri seri awal dan menjadi rider Yamaha pertama yang finis tiga besar. Namun, performa Rossi terus menurun. Kendati tak pernah finis lebih buruk dari posisi delapan, dia tak pernah naik ke podium sejak seri ketiga di Amerika Serikat.

Tidak heran apabila kemudian muncul opini yang mendesak Rossi untuk pensiun dari MotoGP dengan segera. Tentu saja tidak semua orang berpendapat demikian. Pemenang tiga gelar juara grand prix 500cc bareng Yamaha, Wayne Rainey, salah satunya. Dalam video yang ditayangkan MotoGP, Rainey berpendapat apabila tidak ada alasan Rossi untuk pensiun jika masih memiliki motivasi dan mendapat hasil bagus.

"Rossi hampir selalu dapat menjaga fisiknya tetap bugar dan saya pikir itulah kuncinya," kata Rainey. "Jika tetap bugar, tetap kompetitif—setidaknya pada hari Minggu seperti Rossi biasanya—dan motornya berkembang sehingga tetap membuatnya termotivasi. "Ketika semua hal itu masih ada dan dia dapat mendapatkan hasil [yang bagus,red], kenapa tidak membalap sampai beberapa tahun lagi," imbuhnya.

Fisik yang bugar menjadi salah satu kunci Rossi bisa bersaing di MotoGP hingga usianya melewati 40 tahun. Sebab, pria asal Pesaro itu jarang bersinggungan dengan cedera. Hanya dua kali Valentino Rossi mengalami cedera parah yang membuatnya absen dalam balapan. Dua cedera itu adalah patah tulang tibia di GP Italia pada 2010 kemudian tulang tibia dan fibula saat berlatih motokros pada 2017. Keduanya terjadi di bagian kaki kanannya.

Torehan 402 balapan di ajanggrand prixpun telah dicatat oleh Rossi sejak debutnya di kelas terbawah 125cc (sekarang Moto3) pada 1996. Kontrak Rossi dengan Yamaha sendiri akan habis pada 2020.Il Dottorebaru akan memutuskan masa depannya di MotoGP setelah melihat pencapaian pada seri seri awal.

Baca Lainnya

Alex Rins Curi Perhatian Tim Ducati Makanya Andrea Dovizioso Diminta Waspada

Ristia Afifah

Ini Dia Cara Kerja Sistem Elektronik Pada Motor MotoGP

Ristia Afifah

WGM Medina Balas Kekalahan Irene dari Le Thanh Tu di Mongolia

Ristia Afifah

Dramatis Set 1 JPE Kalahkan Jakarta BNI 46 SEDANG BERLANGSUNG Live Streaming Proliga 2020

Ristia Afifah

Dani Pedrosa Bikin Galau KTM di Sesi Tes MotoGP Misano, Ada Apa Nih?

Ristia Afifah

Hasil Japan Open 2019: Grreysia Polii/Apriyani Rahayu Menang Mudah Atas Wakil Belanda

Ristia Afifah

Mario Suryo Aji Sukses 10 Besar di Tes Pramusim Sirkuit Jerez

Ristia Afifah

Tahun 2020 Diwarnai Turnamen Besar Seperti Uber Cup Akankah TVRI Kembali Jadi Rumah Bulutangkis

Ristia Afifah

Toronto Raptors vs Golden State Warriors: Draymond Green Dapat Pujian dari Kyle Lowry

Ristia Afifah

Ninjas in Pyjamas vs paiN Gaming Live Streaming DOTA Summit 11

Ristia Afifah

Jelang MotoGP Belanda 2019: Dovizioso Belum Menyerah Kejar Marquez, Progres Positif Motor Rossi

Ristia Afifah

Hasil Laga Khabib Nurmagomedov vs Dustin Poirier, Menangi Lewat TKO, Khabib Jadi Juara Sejati

Ristia Afifah

Leave a Comment