26.3 C
Jakarta
Friday, Jan 24, 2020
Image default
Sport

Valentino Rossi tak Mungkin Hengkang dari Yamaha kata Lucio Cecchinello

BosLCR,Lucio Cecchinello memperkirakanValentino RossidanMarc Marqueztidak akan membuat gebrakan pada bursa pembalap MotoGP. Setelah sukses menggelar kompetisi musim 2019, ajang balap motor paling bergengsi di dunia, MotoGP, siap menatap perhelatan musim 2020. Ada satu hal yang membuatMotoGP 2020begitu dinantikan oleh penggemar MotoGP di seluruh dunia, yakni bursa transfer pembalap.

Seperti diketahui, hampir semua kontrak pembalap dengan tim yang dibela akan berakhir pada akhir musim 2020. Dengan demikian, dipastikan akan ada manuver yang dinamis dari para tim untuk mengamankan pembalap terbaik pada musim 2021 mendatang. Valentino RossidanMarc Marquezmenjadi dua pembalap yang cukup banyak menyita perhatian pada bursa pembalap kali ini.

Keputusan dari keduanya diprediksi akan mempengaruhi alur perpindahan pembalap padasilly seasonmendatang. Seperti diketahui, teka teki masa depan Rossi telah menghiasi berita MotoGP hampir sepanjang musim ini. Keputusannya untuk tidak menggantung helmnya membuat Yamaha harus berpikir keras untuk menentukan komposisi pembalapnya.

Sementara itu, dengan gelar juara dunia yang selalu berhasil diamankan sejak musim 2016, Marquez menjadi salah satu pembalap yang paling diincar. Kendati demikian, hampir dapat dipastikan bahwa Repsol Honda akan berjuang sekuat tenaga untuk mengamankan servis pembalap andalannya. Bos tim LCR, Lucio Cecchinello berspekulasi bahwa baik Rossi maupun Marquez tidak akan membuat gerakan apapun.

"Para tim kontestan akan mulai membuat gerakan dengan sangat segera. Mungkin pada akhir bulan April," tutur Cecchinello. "Mengenai itu, saya sama sekali tidak berpikir bahwa Marquez dan Valentino akan hengkang dari Honda maupun Yamaha," ujarnya. Namun, Cecchinello melihat ada satu pembalap yang gerakannya berpotensi meramaikan bursa pembalap nanti.

Sosok yang dimaksud Cecchinello adalah pembalap tim pabrikan Ducati, Andrea Dovizioso. "Kita akan melihat apa yang akan dilakukan oleh Dovizioso," sambungnya. Sudah menjadi rahasia umum bahwa Ducati tidak cukup puas dengan performa pembalap asal Italia tersebut.

Tiga tahun berturut turut "hanya" menjadi runner up tentu bukanlah hasil yang diharapkan oleh tim yang diklaim memiliki motor balap terbaik tersebut. Dengan usia yang semakin menua (kini 33 tahun), banyak pihak memperkirakan Dovizioso akan mengakhiri karier di pabrikan Borgo Panigale dalam waktu dekat.

Baca Lainnya

Rekap Hasil New Zealand Open 2019 Hari Pertama: 2 Ganda Campuran Indonesia Maju ke Babak Kedua

Ristia Afifah

Link Live Streaming Motogp Belanda 2019 Sabtu Free Pactice 3 Dan Kualifikasi Balapan Live Trans7

Ristia Afifah

Jelang Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2019, Susy Susanti Targetkan Satu Gelar

Ristia Afifah

Daftar Pemain Tim Putri Bulutangkis Indonesia di Babak Perempat Final SEA Games 2019

Ristia Afifah

Jonatan Christie Hadapi Anthony Ginting Derbi Indonesia di Semifinal Hong Kong Open 2019

Ristia Afifah

WGM Medina Balas Kekalahan Irene dari Le Thanh Tu di Mongolia

Ristia Afifah

Ninjas in Pyjamas vs paiN Gaming Live Streaming DOTA Summit 11

Ristia Afifah

Jadwal Kualifikasi MotoGP 2019, Sirkuit Bruno Ceko, Peluang Marc Marquez Raih Pole Position

Ristia Afifah

Danilo Petrucci Masih Tunggu Kontrak Anyar Ducati

Ristia Afifah

Kuda Prince Zizou Bikin Aan Tampil Percaya diri Equinara Pulomas Open 2019

Ristia Afifah

Sektor Putra Memiliki Peluang Untuk Mengambil Poin Lebih Besar kata Susy Susanti

Ristia Afifah

Seri MotoGP Amerika 2019, Marc Marquez Kenang Saat Bersama Mendiang Nicky Hayden

Ristia Afifah

Leave a Comment