30 C
Jakarta
Tuesday, Apr 7, 2020
Image default
Nasional

Wakil Ketua KPK Tak hendak Tanggapi Isu Keberadaan Nurhadi

Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Alexander Marwata mengaku tak tahu keberadaan bekas Sekretaris Mahkamah Agung (MA) Nurhadi. Nurhadi adalah tersangka kasus dugaan suap dan gratifikasi penanganan perkara di MA tahun 2011 2016. "Saya enggak tahu itu (lokasi Nurhadi)," ucap Alexander di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (20/2/2020).

Alex sapaan karibnya juga tak mau menanggapi isu liar soal keberadaan Nurhadi. Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) sebelumnya menginfokan, buronan kasus korupsi sebesar Rp46 miliar itu kemungkinan bersembunyi di tiga lokasi. Pertama di apartemen di kawasan Sudirman Center Business District (SCBD), Jakarta Selatan; vila di Gadog Kabupaten Bogor, Jawa Barat; serta rumah di bilangan Patal Senayan, Jakarta Selatan. "Kalau lokasi jangan disebut lah, saya sendiri juga enggak ngerti lokasi mana itu yang sudah dipantau penyidik KPK," ujar Alex.

"Sejauh ini penyidik melakukan monitoring. Itu jadi tugas penyidik, tempatnya enggak perlu saya sampaikan. Kadang kadang pimpinan juga enggak tahu di mana akan dicari itu. Berdasarkan info yang diterima penyidik, itulah yang kami pasti akan pantau," imbuhnya. Selain Nurhadi, KPK turut menetapkan menantunya, Rezky Herbiyono dan Direktur Utama PT Multicon Indrajaya Terminal (MIT) Hiendra Soenjoto sebagai buron. Mereka terlibat dalam kasus yang sama dengan Nurhadi. Ketiganya diumumkan masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) olehKPKpada 13 Februari lalu. Keputusan menjadikan Nurhadi, Rezky, dan Hiendra sebagai buron dilakukan KPK lantaran ketiganya mangkir dari dua panggilan pemeriksaan.

Baca Lainnya

Panji Petualang Pernah Turun Tangan Lika-Liku Penyelamatan Buaya Berkalung Ban di Kota Palu

Ristia Afifah

BMKG: Peringatan Dini Wilayah Alami Cuaca Ekstrem Hari Ini Senin 22 Juli 2019, Termasuk Jabar

Ristia Afifah

22.354 Penumpang Berangkat dari Stasiun Pasar Senen H-1 Jelang Natal

Ristia Afifah

Bagi-bagi sama Wapres Tak Penuhi Undangan Hari Antikorupsi Sedunia KPK Jokowi Pilih Datangi SMK 57

Ristia Afifah

Jatah Menteri Setelah Prabowo Bertemu Megawati, Dedi Mulyadi Yakin Jokowi Pilih Sesuai Keahliannya

Ristia Afifah

Bila Perlu Pisah Tempat Duduk Laki-laki & Perempuan Menteri Agama Ingin di Aceh Ada Bioskop Lagi

Ristia Afifah

TNI Polri Bakal Tindak Tegas Upaya Ganggu Ketertiban Masyarakat Dan Aksi Inkonstitusional

Ristia Afifah

Pemerintah Indonesia Tak Bisa Intervensi Kasus Reynhard Sinaga Pakar Hukum

Ristia Afifah

Tanggapan Perum PPD Terkait Tayangan Video Di Bus Transjakarta

Ristia Afifah

Ini Kata Elite Parpol & Pengamat Wacana Presiden Dipilih oleh MPR

Ristia Afifah

Merasa Terdesak Jadi Alasan Banyaknya Teroris Yang Ditangkap di Papua

Ristia Afifah

Kasatgas Nusantara Polri Sebut Dominasi Low Class dalam Demokrasi Jadi Sebab Lahirnya Intoleransi

Ristia Afifah

Leave a Comment